Sabtu, 13 Agustus 2022

Daftar Lagu Galau

1. Di Ujung Jalan - Samsons

Ini originalnya lagu galau temanku, tapi karna emang vibenya sedih banget, jadi aku mau klaim juga jadi lagu galauku!! :P After all, mengakhiri sesuatu, apapun itu, memang tidak pernah mudah ya kan?

"Ketika malam telah tiba, aku menyadari, kau takkan kembali.."


2. Darling - Hanin Dhiya

Ratu galau yang paling kusayangggg. Beneran deh ya Tuhan, aku berharap banget suatu saat nanti bisa nonton Hanin Dhiya live trus diam diam nangis sampai ingusan. Lirik lagu galaunya sih standar banget ya, tapi lagunya selalu sukses menyayat hatiku. Emang faktor di Haninnya sih menurutku #FansHanin #GarisKeras #Haninours #PleaseHaninAyokeSMD #AtaukeBPPdeh

"Bila memang ujungnya, ku harus relakanmu.. Bila pisah akhirnya, ini kan semua maumu.."


3. Suatu Saat Nanti - Hanin Dhiya

Sudah pernah dibahas di sini, tapi tetap aku masukkan lagi karna sesayang itu sama lagu ini dan semua orang harus tau lagu ini #teteup #Haninours

"Meski perih kuterima

Meski sedih kunikmati

Tak mampu aku, sedikitpun lupakanmu.."


4. Kau Ada - The Panasdalam Bank ft Hanin Dhiya

Hehe belum bosan kan kelen?!?! Tapi lagunya beneran bagus beneran galau #Haninours #Forever

"Terlibat pada saat aku ingin melupakanmu

Terlibat pada saat aku ingin menghilangkanmu

Terlibat bahkan saat aku ingin menentangmu"


5. Cintaku Hilang - Devano

Tipe - tipe lagu yang seketika bikin mood hancur dan jadi ga pengen ngapa-ngapain di sepanjang hari.

"Aku tak bisa bayangkan

Kau hilang tanpa alasan

Kuharap kau masih fikirkanku

Tuhan, kembalikan dia padaku."


6. Sudah - Afgan

Lagu ini layak dapat gelar "si paling bertepuk sebelah tangan".

"Terluka, sendiri kupendam segala rasa,

Karna aku tak bisa, mengharapkan cinta yang takkan pernah ada."


7. Selesai - Glenn Fredly

Sebenarnya begitu aku baca artikel soal intensi awal almarhum bikin lagu ini sih kebayang banget kalau lagu ini beneran bukan semata tentang cinta picisan. Tapi tetap ini masuk kualifikasi lagu galau ala aku hehe.

"Kangen kamu,

Sunggu hati bicara,

Aku kangen kamu meski jauh.

Kangen kamu,

Pikiranku ke kamu,

Rasa ini tak pernah selesai."


8. Aku Rindu Padamu - Ribas

Ribas, the underrated king :')

Aku pribadi suka banget ya sama karya-karyanya Ribas, di hidup aku dia tuh versi cowonya Hanin Dhiya hehe.

"Ingatkah engkau padaku?

Yang dulu menatap pergimu dengan penuh duka

Ingatkah engkau padaku?

Yang pernah menahanmu dengan air mata"


9. Akhir Tak Bahagia - Misellia

Satu kalimat pertanyaan yang otomatis bikin roboh segala pertahanan :')

"Dari banyaknya insan di dunia, mengapa dirimu yang aku sangka, bisa temani hari-hariku yang tak selalu indah?"


10. Pelangi di Malam Hari - Vidi Aldiano

Perumpamaannya juara sih. Karna mengharapkan orang yang ga cinta buat cinta, hanya karna kamu dah berusaha tuh ya beneran kayak menanti pelangi di malam hari. Ga mungkin.

"Cinta..

Apa saja yang membuatmu bahagia

Telah kulakukan untukmu

Demi mengharapkan cintamu"


11. Rumit - Langit Sore

Kaget banget pas pertama dengar*, loh ini lagu apa kisahku?!?!?!

*Pertama dengar pas nonton Mariposa btw, makasih Fajar Bustomi udah masukin lagu ini di filmnya, I owe you a lot <3

"Cinta itu sederhana,

yang rumit itu kamu.

Mencintaimu itu mudah,

yang sulit adalah membuatmu juga mencintaiku."


12. Adinda - Numata

Ini nih tipe lagu galau dengan lirik ga kacangan dan penampilan vokal paripurna. Sayang banget lagunya pakai kata ganti orang kedua yang ga relate sama aku haha. Tapi tiap dengerin sih ya langsung kebayang lah. Kebayang perihnya.

"Dinda, tak menyenangkan lagi,

hidupku tak seindah dulu, kala kau masih bersamaku.

Adinda, seribu hujan yang turun,

tak bisa lukiskan sedihku.

Tak ada seseorang tuk ku peluk.

Tak ada kata kau dan aku."


13. Berhenti Mengerti - Prinsa Mandagie

Satu lagu lagi untuk kamu yang bertepuk sebelah tangan.

"Kesederhanaanku tak buat mu kuat, inginkan aku"


14. Remedi - Tulus

Lagu untuk merayakan perpisahan, sungguh butuh kedewasaan level tinggi sih buat "get" lagu ini.

"Pasti sedih menghalang legaku,

Melepasmu berawan pandangku,

Sendu mengingat pipi merahmu,

Dan semua baik manis kenangmu,

Ku harus mampu."


15. Tentang Dirimu - Raisa

Nomor pertama tentang perpisahan, maka daftar ini juga akan ditutup lagu dengan tema yang sama.

"Untuk apa kini semua yang kutahu, tentang dirimu?"


PS, ditulis terutama karna ingin ngumpulin sesama fans Hanin Dhiya dan Ribas, ayok temenan yokkk.

Rabu, 08 Juni 2022

Laporan Keuangan Mei

Di tahun yang berbeda hahahaha...

Alhamdulillah dengan income yang berbeda juga, dan lebih tinggi.


Kali ini aku mau telaah pengertian dari saving, invest dan expense itu sendiri.

=> Saving

Setelah belajar selama setahunan kemarin, aku berkesimpulan kalau mungkin belum waktunya aku bisa menabung dengan budget X setiap bulan. Belum, bukan berarti suatu saat nanti tidak bisa :) Karna ada sesuatu yang pengen aku kejar di tahun ini, dan tahun depan, maka saat ini saving aku masih dibagi dua.

1. Dana Liburan

Yupppp ini harusnya masuk di expense kali ya, tapi like I said, saat ini aku masih belum bisa ke arah sana. Jadi aku korbankan porsi saving sebagian untuk nabung liburan tahunan. Bukan sebagian lagi sih tapi sebagian besar haha. Ada dua target liburan yang ingin aku capai jadi ya sementara harus begini. Kalau ada rejeki nomplok juga akan diusahakan ke pos ini jadi tidak perlu makin lama menciderai arus kas bulanan.

2. Dana Darurat

Nah ini dia favoritkuuuu. Sekarang jadi sisaan aja, tapi kalau semua udah aman semua porsi saving akan dimasukkan ke sini. Agar supaya.

=> Invest

Si cupu yang bisa dibilang uangnya panas semua ini, memutuskan kasih budget sangat minimalis buat invest. Ini juga tujuannya buat diversifikasi harta (wkwk) dan melatih kedisiplinan menabung :)

=> Expense

Ini udah dikupas habis - habisan di post ini ya.

***

Nah kita beralih ke Top 3 Expense bulan ini :

Mari kita telaah poin-poin pengeluaran bulan ini :

- Duh Gifts ini yaa... selalu dilema mau ga mau dipotong haha. Kalau untuk bulan ini sendiri aku ga ada yang istilahnya regret sih. Jadi ya udah sih skip aja, emang keluarnya segitu

- Clothes juga okelah, semua emang butuh...

- Eating Out masih masuk range standarku (500-800), tapi yang pengen aku garis bawahi sih gorengan tusuk ya yang ada repeat order. Harusnya sebulan sekali aja ya Dita, yuk bisa yuk.

- Toiletry idem sama Clothes

- Communications ini... masih 2x sebulan. Harusnya bisa 1x aja sebulan T_T

- Pets idem sama Toiletry

- House idem sama Pets. Ada beberapa item deh di House yang pengen aku rutinkan tiap bulan yaitu Tisu, Tisu Basah dan Sabun Tangan. Semoga lanjut yaaa.

- Car idem sama House

- Suprisingly, post Entertainment yang paling aku takutkan melonjak (karna betapa implusifnya diriku hehe) cukup aman bulan ini. Meski ada satu pengeluaran yang kusesali pas sewa film tapi ujung - ujungnya ga ditonton juga. Huft. Should have known better.

- Tiga terakhir sih aman ya dan rasanya ga perlu dibahas lah hehe.

***

Oke sekian. Semoga bulan-bulan ke depan makin giat melakukan ini ya karna menyenangkan kok dan juga mencerahkan ^^


Kamis, 12 Mei 2022

Ramadhan dan Lebaran

Pertama - tama, perkenankan aku mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri semuanyaaaa. Mohon maaf lahir dan batin ya teman-teman pembaca...

Seperti judulnya, aku mau bikin post yang bentuknya seperti photo essay untuk kapsul memori bagaimana aku menghabiskan bulan Ramadhan dan Lebaran di tahun 2022 ini. Ya secara garis besarnya lah ya. Mari langsung kita mulai!

Let's start with how I looked like a day before the holy month started :P

Ini kalau ga salah buka puasa hari pertama. Mamaku waktu itu buat Gorengan Platter gini yang jauhhh lebih keren dari gorengan platter kafe manapun. Semuanya enak *nangis

Fradita punya 1001 wishlist tempat makan dan GQ ini selalu jadi top list karna menunya banyak hihi. Senang banget Ramadhan kemarin ada promo diskon 25% jadi bisa traktir orang rumah makan fancy. Yang jadi star of the day tuh Truffle Pasta & Iced Popcorn Caramel Latte :9 btw, ini muka kita ga sengaja masuk jadi kontennya mereka hehe.

Nah kalau ini bukber sama si Debong, alias teman jalan dan foya-foya aku di hari biasa. Bulan Ramadhan kemarin kita beberapa kali buka di luar (ya, masih dalam rangka ngejar checklist tempat makan aku haha). Ini foto di Premium Palate yg instagrammable, star of the day sih Oriental Noodle, kopi rum dan chouxnya! Kenangan malam itu kita juga kebanjiran yang buat Deby harus nginap di rumahku dan kita malah jadi curhat2an sampai tidur jam 1 wkwk, padahal besoknya kita kerja :P

Awww sebulanan kemarin juga aku dibikin bahagia banget sama series Pachinko ini, terutama 3 episode pertama yang menurutku perfection after perfection. Dari segi akting, storytelling, pacing, production design, semuanya perfect monangesss. Pokoknya sebisa mungkin nonton 8 episodenya ya teman-teman, please ini tuh bagus banget T_T

Sama Sparkle gengsss, banyak yang berhalangan (including you, Dila, kalau baca ini wkwk). Senang banget catching up with my brightest gals, gosipin satu Samarinda. Cobain tempat baru pula ya kan di Meat Love. Trus habis itu aku jalan sama Elsa juga ke Gramed (duh tipikal waktu SMA kan kalau ke mall ya ke gramed :')) dan aku beli buku Ika Natassa terbaru, yang syukurnya, aku suka. Waktu itu jalan Minggu malam tapi ga berasa cape menyambut Seninnya.

Ini bukber keluarga disponsori pengantin baru yang adalah adikku sendiriiii. Asik AYCE. Tempatnya instagrammable juga. Highlightnya pas aku sholat maghrib karna ternyata musholla di Mesra tuh jauh dan oldies banget, walau jujur cantik :') Tapi serem, beneran :')

Buka bersama teman-teman kantor (sekali-kali ya spill kerja di mana hehe)

Nah kalau ini bukber sama teman-teman Damai yang diniatin di weekdays. Tentu saja aku bukanya pakai Starbucks dulu, sholat maghrib dulu, baru late dinner sama mereka di Solaria.

Senang sekali Ramadhan tahun ini berkesempatan coba ganja dan bumbu hitam ini di saat bersamaan. Endeus benerrr, pantes warungnya ramai. Murah pula dan nunggunya ga terlalu lama. Ini lokasinya di Cendana ya namanya Ayam Bebek Ganja Bumbu Hitam Bang Zack.

Nyobain Ganja itu sama sepupu aku, pasanganku nontonin film horor hehe. Pokoknya kalau ada film horor high profile aku pasti langsung ngajakin Faza ini. Coba tebak kita nonton apa?? Yap betul KKN di Desa Penari!! Hari pertama karna kebetulan waktu itu dah libur dari kantor jadi bisa nonton siang, dilanjut nonton Gara-Gara Warisan setelahnya. Nyoba bioskop baru juga di Mall City Centrum. Seru banget lah hari itu, nonton film2 bagus, foto2 di mall instagrammable dan ditutup buka puasa di tempat makan yang baru dan okeeee.

Nah ini wishlist nomor satu aku tahun ini. Alhamdulillah banget sama Tuhan dikabulin makan di sini. Mostly makanannya B aja sih, tapi takjub sama variannya karna banya bangettt. Favorit aku mihunnya, sushi yang pakai grilled chicken, siomay sama kolaknya. Lapis surabaya juga enak tapi perut dah begah banget pas makan ini :')

Another sepupuan time!! Kali ini dari pihak Abah aku, dan dadakan banget, habis buka diajakin, 15 kemudian langsung dah di jalan haha. Jalan sama Dia, Eva (yang lagi mudik dari Solo) dan Aya. Seru banget keliling Big Mall window shopping dan ditutup minum Teh 2 Daun andalan hehe.

My mom's prideeee. Aku gabung karna aku mau ambil yang aku suka-suka aja hehe. Buras dengan serundeng daging, dicampur dengan bakso dan tahu bakso. So yum,,, you gotta try it for yourself~

Liburan dalam rangka cuti bersama yang sangat panjang~ H+2 kita ke Batulicin via Tana Grogot. Kuliner sih B aja, tapi pemandangannya luv ya (suka aku tuh pantai2 di Pagatan dan Kotabaru!) dan jadi bisa icip icip hotel yang sekarang udah beragam banget di sana. 

Kalau foto sebelumnya di Batulicin, ini di Kotabaru, tepatnya di Siring Laut Kotabaru. Equal sama Tepian Mahakam tapi imo lebih inklusif (which is good!).

Foto ini diambil karna gemes sama barang-barang di minimarket lokal Kotabaru. Definisi bahagia itu sederhana ala aku. Akhir kata, semoga mentalitas ini bisa tetap lestari yaa.

Jauh kota di Irian Jaya,
Indah sungguh cendrawasih.
Cukup sekian dari saya,
Untuk perhatiannya, terimakasih.

Sabtu, 09 April 2022

Aku dan baju jalanku yang itu-itu saja...

Intinya sih mau pamer, udah jalan kemana aja selama ini hehe.

Jogjaaaaa, the popular Malioboro street

Beras Basah, Bontang. Lagi-lagi di sudut paling terkenalnya, si mercusuar

Ini kalau ga salah di Jatim Park, Malang 😀

Pantai Pamedas di Samboja yang banyak jajanannyaaa

Tangerang, Banten tepatnya di gudang Ikea wkwkwkw. Oh me and my odd travel destinations :P

Kelenteng/vihara tertua di Singkawang. Posisi muka gosong banget karna berani-beraninya keliling Singkawang ga pakai sunblock haha.

Ps, photo essay is so much fun!! I should do this more often.

Sabtu, 26 Februari 2022

Pindah Pindah Hotel

Agenda utama hari ketiga adalah pindah hotel yang mana ternyata ribet dan sangat money consuming T_T

Tapi gimana ya nafsu coba coba hotel sebanyak mungkin sangat menggelora (and I save the best for the last!). Aku total ke 4 hotel dengan karakteristik berbeda-beda. Yang pertama, yang sudah kureview di 2 postingan sebelumnya, Wonderloft Hostel. Dari namanya aja hostel ya berarti ini budget lah ya, tipe kamarnya dormitory yang box gitu. Sungguh ga disarankan buat yang fobia sama ruang sempit. Tipe penginapan yang disukai bule, terutama karna lokasinya di tengah Wisata Kota Tua. Disukai sama anak muda juga pastinya karna instagrammable abisss.

Di depan Wonderloft persis ada Indomaret. Penting banget.

Yang kedua dan ketiga jujur lupa namanya wkwk. Yang kedua ini judulnya Guesthouse dan lokasinya in the heart of SCBD, karna akoh mau nyoba hidup menjadi warga SCBD hahaha. Jenisnya juga dormitory tapi lebih manusiawi, dia pakai bunk bed biasa bukan kotak-kotak gitu. Beruntungnya aku 2 malam di sana sendirian, jadi ga berasa di dorm haha. Dia guesthouse syariah, dan sepertinya jadi favorit banyak warga timteng ya karna mba resepsionis fasih bahasa Arab.

Pemandangan dari jendela kamar hotel kedua

Nah yang ketiga adalah hotel jaringan Airy dan bagusss. Lokasi dekat sama GBK, bener bener within walking distance. Pertimbangan tentu karna agenda utamaku mau nonton konser di Tennis Indoor Senayan, jadi aku pilih yang paling dekat tapi harga masih terjangkau. Dan bener bener ga rugi karna malam itu kita pulang jalan kaki aja donggg hehe. Lokasi juga oke banget karna di depannya persis ada Alfamidi dan warung Makanan Padang.

Keempat aku pilih airbnb yang tetap di tengah kota tapi lebih secluded tempatnya. Aku cuma semalam di penginapan terakhir dan udah ga ada agenda kemana mana lagi makanya temanya staycation hehe.

Sneak peek untuk hotel keempat!

Oke kita kembali ke hari ketiga, di mana aku lagi lagi bangun pagi hehe. Sarapan, trus cus ke agenda pertama yaitu menjelajah museum di Kota Tua. Di antara banyak pilihan aku konsisten pilih yang berhubungan dengan Seni yaitu Museum Seni Rupa dan Keramik. Review untuk lokasinya sih jujuuuur ga terawat T_T Di beberapa sudut berdebu dan di beberapa bagian entah kenapa lightingnya ngaco banget gelaaaap. Kalau aku bandingkan sama Art1 atau Galnas mah jauh ya T_T Museum trip kemarin terbantu menjadi menyenangkan karna ada pameran lukisan tambahan di bagian lain dari museum yang mana aku suka suka bangettt. Oh iya untuk tiket masuk jujur aku lupa bayar atau engga, tapi kalaupun bayar murah banget kayaknya. Less than 10k.

Karya lain dari Cakmin Mustamin yang kusukaaa

Minta difotoin mba2 sesama pengunjung museum hehe

Setelah itu awalnya ga niat ke museum lain, tapi entah kenapa langkah kaki membawa ke Museum Sejarah Jakarta yang berdiri megah di jantung Lapangan Fatahillah. Biaya masuk juga murah banget atau malah gratis gitu, lupa. Lucunya pas aku ke sana barengan sama rombongan anak TK jadi auto kawaii vibe-nya hehe. Museum ini jauh lebih terang dan bersih dibanding Museum sebelumnya. Setelah itu matahari udah mulai terik dan aku memutuskan mau nongkrong cantik di sebuah coffeshop.

Museum Sejarah Jakarta

Setelah ngopi bentar, aku balik ke hostel buat checkout. Nah ini bencana pertama di mana aku menyadari kalau berpindah tempat naik mobil (at any place) tuh ga murah wkwk. Dan sedihnya lagi walau dikata penginapan selanjutnya lokasi di SCBD, ternyata lokasinya di gang kecil. Ini yang aku kurang riset nih huhu. Jadi lebih lebih takut pulang kemalaman deh buat malam malam selanjutnya. Well btw, aku check in ke hotel kedua, terus langsung keluar. Rencananya siang itu mau nukarin tiket fisik di booth sponsor di Senayan Trade Center.

Sebelumnya makan siang di warung kaki lima dekat penginapan situ. Karna lokasinya dekat dengan gedung gedung kementerian, jadi ada satu pojokan kuliner yang penuh sama pegawai dengan berbagai macam pilihan makanan. Aku pilih sate tentunya hehe. Trus jalan lewat tembusan untuk ke jalan raya lewat Kementerian Riset dan Teknologi kalau ga salah. Itu weekdays ya jadi seru lah sambil liat liat orang kantoran lalu lalang. Salah satu keuntungan kerja remote area nih bestie, liburnya beda sendiri. Trus jalan kaki jauhhhh banget (sekitar 1/2 kilo) untuk ke halte Transjakarta terdekat yaitu Halte Sarinah.

Walau cape buanget tp hepiiii karna pemandangan yang begini yang dicari hehe

Rute ke Senayan dari Thamrin ini gampil banget aku liat di google maps. Senang deh. Sekitar 15 menit kemudian turun ke halte yang paling dekat sama STC. Sat set ke tempat penukarannya, sebelumnya ke Snappy dulu untuk print beberapa dokumen. Setelah itu langsung pulang karna mau siap-siap malamnya ketemuan sama teman SMA. Ketemuannya di salah satu mall dan aku terpaksa naik gojek karna penginapan ini ga friendly buat keluar malam huhu T_T

Malam itu aku pakai office look tapi sepatunya kets biar cosplay jadi mba mba SCBD yang nongkrong after office hours :P

Receh bangetttttssss tapi aku suka wekkk

Definisi good food good mood

Selalu seru ngobrol sama Wanda dari jaman kita masih seragaman sampai kembali bertemu dengan office look masing-masing. Malam itu kita ngobrol sampai jam 9an deh. Trus kita pisah di ruang gedung dan Wanda masih nungguin aku sampai aku dapat gojek huhu baik banget, makasih ya Waaan, udah ditemanin nongkrongnya.

Oke sekian cerita hari ketiga!

Ps,
Cerita hari pertama bisa dibaca di sini
Cerita hari kedua bisa dibaca di sini