| Rawr dengan segala variannya |
Minggu, 06 September 2026
Thankful
Sabtu, 25 April 2026
Hal-Hal yang Dipelajari Saat Sendiri
Tepatnya jalan sendiri alias solo trip.
Btw, aku pernah cerita di sini, kalau tahun 2018 aku perdana solo trip dengan agenda utama nonton Konser Winner. Tentunya trip di-stretch jadi seminggu karna aku aji mumpung kesana kemari mencoret wishlist di ibukota hehe. Tahun 2022, empat tahun kemudian dari trip pertama, aku kembali solo trip. Kali ini tujuannya ke Jogjakarta dengan agenda utama JAFF17. Lagi-lagi trip dijadikan seminggu.
Dan percaya ga percaya, aku yang seumur hidup biasa sendirian, kalau solo trip gini ada sepi dan sedihnya juga lohhhh. Haha. Bahkan di tengah keramaian, ya terutama di tengah keramaian.
Hari-hari pertama solo trip tentu euforia yaa. Berada di Bandara, naik pesawat sendiri tuh sangat therapeutic buat aku. Aku berasa wow AKU BISA & AKU SUKA!! Kalau di keluarga kan aku passenger princess ya yang apa apa dah disediakan, trus kalau trip sama teman tuh aku people pleaser banget alias ga punya opini alias terima aja sama semua keputusan bersama. Jadi dengan jalan-jalan sendiri aku bisa atur pace, aku bisa memenangkan preferensi aku dari yang mainstream sampai yang paling unik dan nyeleneh sekalipun. Ini jeleknya aku sih, kalau debat itu selalu mikirnya hitam-putih, kalah-menang. Padahal ga harus dipikir gitu kan, tapi yaa, gimana ya sist ngubahnya?!?? T_T
Bagian paling kusuka tentunya bagian mengkhayal yang biasanya jadi pemicu ide cerita (dari novel-novel yang tidak pernah juga kutulis *sad
Jadi ya itulah euforianya. Terutama kalau aspek hari pertama itu include coba hal-hal baru ya seperti naik KA Bandara, coba walking tour, dll. Trus hari ketiga, grafik mulai menurun. Boleh ga sih ini percaya zodiak? Tapi aku berasa Cancer banget aja, segitunya ga bisa mengendalikan mood karna dari hari ketiga inilah kesepian melanda. Bahkan walaupun aku di tengah pasar yang penuh dengan manusia. Berasanya hampa aja. In worst case scenario, hari ketiga ke atas ini ada aja kelakuanku yang di luar nalar. Antara tiba-tiba diam doang di penginapan seharian atau ngubah itinerary. Buat aku si kaum mendang mending sih ini sangat merugikan karna kan jadi ga efisien huhu, tapi namanya liburan kan intinya pengen rileks, jadi ya udah sih. Yang penting tujuan rileksnya itu tercapai.
Fast forward ke dua hari terakhir yang aku rasakan adalah mellow. Mellow liburan ini mau selesai, jadi different kind of mellow dengan yang sebelumnya. Dan rasa mellow ini tipis aja karna yang dirasakan selanjutnya di sisa liburan adalah excited. Ngebut coba makanan X, oleh-oleh Y, nongkrong di Z. Aku semangat lagi saat bangun pagi (flow aku kalau liburan adalah aku bangun pagiii, habis subuh sudah langsung beraktivitas) sampai mengakhiri hari.
Hufttt begitulah grafik emosiku saat liburan yang turun naik sesuka hati. Penasaran kalau kalian lagi liburan sendiri apakah kayak aku atau tipe yang lempeng-lempeng aja???
Namanya Ghea Indrawari
Aku udah tau Ghea dari lama. Seingat aku, pertama kenal karna dari lagu dia yang judulnya "Kamu Anggap Apa". Years ago. Trus lagunya ada yang viral yaitu "Jiwa Yang Bersedih", dan aku suka juga. Makin ke sini, jadi tau lagu-lagu dia yang lain dan jadi terobsesi. Kayaknya level obsesinya udah sama kayak dulu aku dengerin Hanin Dhiya melulu hehe. Satu hal yang aku mau note soal lagu-lagu Ghea adalah liriknya. Luv banget, hampir semua terasa ketulusannya. Dan juga walau kebanyakan ga bisa dikategorikan lagu religi tapi liriknya menurutku Islam banget. Bahkan untuk lagu-lagu cintanya menurutku masih Islam deh, aku sukaaaa!
Btw, Ghea ini singer songwriter ya, jadi semua lirik lagunya ya dia sendiri yang nulis. Dan menurutku dia masih underrated banget di skena musik tanah air.
Oleh karna kecintaan itu, aku tergerak buat bikinin setlist ala aku kalau one day Ghea bikin konser.
>>> Depression Era
Tiga lagu teratas di era ini tuh favoritku banget dan menurutku satu jiwa banget. Lagu depresi Ghea ini walau liriknya menurutku Islam banget (terutama di tiga lagu pertama), tapi ga ada satupun yang secara gamblang nyebutkan Tuhan gitu, kecuali di lagu Teramini dan itupun cuma di satu line.
1. Melangitkanmu
Lihat aku yang penuh luka
Berantakan sekali
Bolehkah aku meminta
Renggut pilu ini
Jauh aku mencari tempat mengadu
Padahal kau dekat denganku
Dan kubersumpah
Tiada yang lain selain dirimu
2. Teramini
Jatuh bangun dan berdarah-darah
Terbawa arus tak tentu arah
Tuhan benarkah kau mendengarku
Kemana pergi doa-doaku
Ingin menyerah
Namun hati kecilku terus berbisik
Bertahanlah
Ingat kau sudah sampai sejauh ini
B aja sama reffnya (jujur kata Teramini itu aneh banget Ghe), tapi openingnya ini aku loveee. Dan lumayan remarkable juga karna sampai dijadiin judul film loh potongan liriknya ini.
3. Berdamai
Kurang setuju sama dua kalimat terakhir di reff sih sebenarnya, karna menurutku ga perlu bertemu dengan kemalangan untuk mengingat Tuhan dan berdoa hehe. Tapi selain itu aku tetap suka lagu ini dan masuk dalam segitiga bermuda lagu terbaik Ghea. Terutama dua kalimat awal di reff, waduh itu penguatku banget dalam banyak kesempatan aku merasa iri sama kebahagiaan orang lain : "Terima bukan ini saatnya, terima bukan kaulah orangnya." Aku percaya, Tuhan pasti punya alasan kenapa bukan aku orangnya :)
Apa maksudnya semua sia-sia
Pengorbananmu tak ada gunanya
Sekarang lihat kau di mana
Siapa yang sudah keras berusaha
Kalimat afirmasi positif iniiii, aku suka sekali, Ghea <3
Ku ingatkan lagi betapa besar hatimu
Menerima bukan hal yang mudah
Ini juga suka sekali <3
4. Jiwa Yang Bersedih
Ini lagu dah jadi terlalu mainstream nih, jadi di aku udah ada bosennya, izinnn. Tapi tidak bisa dipungkiri betapa paripurnanya lirik lagu ini :') Bahkan sampai di titik terakhir di mana lagi-lagi Ghea menyelipkan optimisme di tengah kepahitan hidup ini.
Selama ini kau hebat
Kau pasti kan didengar
5. Masa Mudaku Habis
Huhuuuu sempat sleep on this gem karna judulnya yang menurutku agak cringe. Tapi ternyata liriknya bagusss. Mana MVnya hits too close to home lagi, sampai nangis kecil nontonnya.
Ke mana perginya masa-masa yang indah?
Mengapa waktu begitu cepat berlalu?
Kini yang tersisa, aku yang harus bisa
Menjalani pahit manis hidup ini
6. Apa Itu Konsep Bahagia?
Salah satu lagu pertama yang buat aku suka sama Ghea. Love banget liriknyaaaa. Self love at its finest.
Sudahlah sudah
Cukup sampai di sini ku berhenti
Membunuh jiwaku sendiri untuk kau cintai
Tak akan lagi ku hidup membenci diri sendiri
Sudahlah sudah
Cukup sampai di sini ku berhenti
Biar kucari cara lain untuk dicintai
Sekali lagi ku hidup untuk diriku sendiri
7. Terima Kasih Sudah Bertahan
Pertama kali dengar lagu ini karna jadi soundtrack film Home Sweet Loan. Suka banget sama liriknya yang very uplifting.
Tapi aku percaya bahwa kau mampu
Ada yang berbeda darimu
Kau lebih dari itu
Sedap banget dengerin lagu ini sambil ngaca untuk memulai hari. Kayak duhhh, makasih banget loh diriku udah bertahan sejauh ini :'
Percaya, serahkan sisanya kepada semesta
Semua akan indah pada waktunya
Huhu lirik di atas salah satu contoh kenapa aku bilang lagu-lagu Ghea tuh mostly Islam banget.
8. Setengah Mati
Ini lagu pesanan buat Soundtrack film, tapi aku percaya lagu ini punya resonansi kuat sama hidupnya Ghea sendiri (berdasar apa yang aku dengar dari podcast yang dia bintangi). Oleh karna itu liriknya bisa dalem banget huhuuu *tenggelam
Selain mau note soal liriknya yang penuh rima, aku juga mau shoutout sama satu bagian di mana tiba-tiba musiknya mati dan yang tersisa cuma suara lirih Ghea. Ih aku suka kali bagian itu, sangat pas sama vibe dan tujuan lagunya.
Tolong bilang ini hanya mimpi
Ku merindukanmu setengah mati
Tuhan Kau tau aku menyayanginya
Tapi ternyata Kau lebih sayang dia
>>> Butterfly Era
1. Manusia Paling Bahagia
Tapi denganmu, langitku jingga
Senyumku semekar bunga-bunga
2. Malaikat
Salah satu kesamaan aku dan Ghea adalah status kita sebagai anak perempuan pertama yang zodiaknya water signs. Menurutku, fakta ini tuh ngaruh banget kenapa lirik-liriknya Ghea jadi kena banget di aku. Nah di lagu ini, Ghea menceritakan soal gimana rasanya jatuh cinta sama orang yang manis dan baik banget sampai dia mengibaratkan pasangannya sebagai malaikat. Duhhh, emang yang pantas didapatkan (anak) perempuan (pertama) tuh ya soft spoken lover boy, ya kannn? Amin! :P
Mata yang sendu
Dan tutur kata yang syahdu
Makhluk apa kamu ini?
Not gonna lie, kadang struktur kata maupun kalimat yang dibuat Ghea tuh ga konvensional kayak gini, dan emang ganggu dikit. Tapi vibenya tuh selalu dapat aja di aku sih.
Tanpa syarat kau mencintaiku
Barat ke timur, laut di darat
Tak habis cintamu
3. Oh Tuhan!
Dari semua lagu cintanya ini yang paling ga Islam wkwkwk. Maksa banget apaan, gimana kalau cowonya ga baik Gheee :P
Tapi aku maafin karna ya kadang emang pas jatuh cinta tuh ya bego aja sih haha. Di salah satu interview, Ghea bilang lagu ini terinspirasi dari kecintaan dia sama BTS Jin, dan aku sebagai sesama fangirl relate banget. Ini exactly yang kurasakan dulu pas lagi cinta-cintanya sama Winner Seunghoon hehe. Btw, lagu ini underrated banget, harusnya bisa jadi lagu kebangsaan buat siapa aja yang lagi berhubungan beda agama ceunah.
Dunia seakan berpaling dariku
Kemudian kau datang
Dan berpihak padaku
Denganmu ku bebas menjadi diriku
Kau kuatkan lemahku
Aku punya segalanya
4. 1000x
This one legendary song huhuuuuu.
Suka banget banget banget! Ini level lagu cintanya buat aku sama dengan Bentuk Cinta, Angkasa dan Month of June. Pokoknya kapanpun didengerin bisa bikin aku pindah mode dari yang mode netral jadi mode butterfly :)
Kadang aku iri melihat mereka
Tercipta seperti pasangan yang sempurna
Saling mencintai dan begitu bahagia
Dan dipuja puji insan yang memandangnya
Lalu aku memandangmu dan tersadar
Betapa beruntungnya
Ada cinta seperti cintamu kepadaku
Mana tipikal liriknya applicable ga cuma buat lover, tapi juga buat semuanyaaa. Buat cinta ke orang tua, teman, even pets.
Dan bila aku terlahir seribu kali lagi
Di dunia yang lain
Aku tak peduli
Kau akan kucari
Sampai kau tau betapa kau kucintai
Bucin level dewa, water signs bangetttt :P
Cukup aku milikmu
Kau milikku
Sampai jadi debu
Sampai akhir waktu
Kau tetap milikku
Bintang di malamku
Detak di jantungku
Bintang di malamku dan detak di jantungku tuh jenius banget huhu.
>>> Honorable Mention
Sebenarnya yang di bawah ini aku sukanya biasa aja makanya ga sampai masuk di setlist imajinerku, tapi yaa tetap pengen shoutout ke lagu-lagu Ghea. Jadi aku masukin videonya aja yaa.
Rabu, 22 April 2026
Tepi Rasa - Muashan
Suka banget lagu ini, yang saking indienya, ga ada satu laman web pun yang memuat liriknya hehe. Jadi akan kutuliskan sendiri aja di diary onlineku ini ^^ Effort banget karna sepanjang lagu hampir ga ada kalimat berulang (baru nyadar karna ditulisin). Please dengerin lagu ini juga yaaaa. Penasaran kalau menurut kalian meaningnya gimana... Buat aku sendiri, lagu ini speaks volume :"
***
Langit diam tak berkata
Hanya bayangmu yang tersisa
Kita pernah jadi waktu
Yang tak ingin berlalu
Jejak langkah di ujung hujan
Masih kuraba dalam ingatan
Meski musim berganti
Kau tetap tinggal di sini.
Di tepi rasa, yang tak bernama
Kita duduk tanpa suara
Tak perlu kata, cukup hening kita baca
Seperti rindu, yang malu bicara
Aku menulis namamu
Di antara kelopak ragu
Tapi angin membawa pergi
Sebelum sempat kutitip lagi
Ada tanya tak sempat tuntas
Kau simpan di balik batas
Kita jauh tapi tak benar hilang
Seperti malam menunggu terang
Di tepi rasa, yang tak bernama
Kita tinggal sebagai sisa
Tak saling punya, tapi tak pernah lupa
Di antara diam dan doa, bersahut-sahutan..
Andai waktu bisa menepi
Aku ingin tinggal sebentar lagi
Dalam sunyi yang kita bagi
Tak ada yang harus pergi
Lembut belaian
Kita tak selesai
Tapi juga tak hilang
Hanya berubah
Jadi kenang
Yang tak sempat dibilang
Senin, 09 Maret 2026
Refleksi Terbaik Abad Ini
Tulisan di bawah ini sungguh salah satu refleksi terbaik yang pernah aku tulis soal diriku dan karakterku. Jadi walau ini sebenarnya TMI banget, aku tetap pengen taruh di blog (dan kuputuskan buat sensor sebagian teks :P). Doakan aku cepat berdamai aja ya, kalau suatu saat harapan yang satu ini bener bener ril ga bisa kegapai haha. Dari awal nyadar kok memang berat banget, dan dari awal juga selalu berharap ini romansanya cuma ada di kepala aku aja :)
***
Rasanya seperti
dihukum sama Tuhan.
Tuhan yang
saking sayangnya sama aku, selalu punya cara untuk mengingatkan kalau aku sudah
di luar batas. Dan batas yang berkali-kali aku langgar adalah menjadi sok tau.
“Oh X lucu,
kerja di Tambang, anak tunggal, I think we would work,” eh ternyata dia ga suka
sama aku wkwk.
“Y lucu,
kayaknya suka aku, kerjaan ok, ga ngerokok, suka olahraga,” lah ternyata value
hidupnya ga banget, ga cocok banget dan aku pribadi ga mau ngabisin forever
sama orang kayak dia. Takooot.
Setelah dua
yang terakhir itu, aku pikir aku yakin banget apa yang aku mau : *** dan ***. Aku, si yakin, selalu mikir kalau dua filter
ini jelas dan keliatan banget, jadi aku ga bakal tuh kecebur suka sama orang
yang lewatin bare minimum ini aja enggak. Udah beberapa kali cowo ganteng lewat,
ya karna emang ybs *** ataupun ybs ***.
But, boy
was I wrongggg.
Sekarang
tiba-tiba aja aku suka sama orang yang udahlah *** dan ***. Semua red flag lewat gitu aja, dan malah
kupu-kupunya memilih muncul di setiap kebaikan orang ini lewat di hariku. Why
oh whyyyyy. Banyak banget orang baik lain di hidup aku loh, dan entah kenapa
kupu-kupunya muncul paling banyak lewat orang ini.
Aku
berusaha merasionalisasi ini semua dengan berusaha mencari2 kenapanya. Kebetulan
ini juga bagian paling favoritku ketika lagi merasa jatuh cinta sih wkwk. Alurnya
mirip lah sama yang dulu2. Pertama, orangnya visibly banget laugh at my
jokes (yang mana bs di-counter kalau ya selera humornya aja mirip hehe).
Kedua, orangnya agak mepet ngerapet (counter-nya : bisa aja dia emang lagi
bosen dan butuh teman). Btw, bagian mepet ini awalnya aku juga merasa geer
sendiri, tapi kemudian divalidasi sama satu orang temen huhu. Kedua hal itu
dilakukan di saat aku bener2 jadi diri aku sendiri ya, makanya rasa yang
didapat itu seaman dan senyaman itu karna ya aku hidup biasa aja, tapi aku
ngerasa aku matter gitu di hidup dia T_T Karna aku merasa matter sebagai
diri sendiri, otomatis aku udah merasa paling aman dan nyaman di dekat dia. Hal
ketiga, yang biasa aku anggap sebagai bonus, adalah orangnya baik banget, ga
hanya ke aku aja. Aku liat dan dengar sendiri kebaikannya ke orang2. Sejauh
ini, tiga hal itu emang kuncian banget sih buat aku bisa suka sama orang T_T
Aku percaya
semua rasa suka, kagum, nyaman, itu datangnya dari Tuhan. Aku percaya, dengan
semua ketidakidealan yang terjadi ini pasti ada hikmah yang bisa aku ambil.
Mungkin melalui perasaan”terlarang” ini aku jadi sadar kalau semua checklist
itu ga ada artinya karna ternyata kenyamanan aku lah yang nomor satu. Dan rasa
nyaman dan aman ini yang harusnya aku perjuangkan, alias next time kalau ketemu
laki ideal tapi ga bisa buat aku nyaman dan aman ya kayaknya ga layak yaa buat
dikejar. Jadi next time aku ga hanya fokus cari cowo yg menuhin checklist
itu aja, tapi juga gimana orang itu menimbulkan perasaan2 spesifik di diri aku.
Dan perasaan itu menurutku ga akan timbul kalau dari awal aku ga jujur
sejujurnya dengan menjadi diri aku sendiri. Aku yang berisik, kadang2
sarkastik, nerd dll lah dari yang baik sampai yang jelek. Jadi penting banget
ya Dita, untuk selalu jadi diri sendiri!!! Ga usah terlalu self aware gitu lah
mau ketemu laki2 manapun wkwk.
Udah sih,
mudah2an itu hikmahnya ya.
Maafin ya
Tuhan sama sikap sok tauku. Insya Allah aku fokus sama perasaannya aja, karna
toh orangnya juga ga mungkin bisa digapai kan. Makasih hukumannya yang walau
bikin meringis ini, tapi disampaikan dengan manis. Udah lama kayaknya ga
ngerasain kupu2 di perut, jadi jujur sehappy itu sih akhirnya ngerasain lagi
:’)
Sabtu, 14 Februari 2026
Kaleidoskop Film Indonesia x Dita Tahun 2025
1. 1 Kakak 7 Ponakan
Sutradara : Yandy Laurens
Perusahaan Produksi : Cerita Films, Mandela Pictures, Legacy Pictures, Visual Media Studio, Volix Pictures, INFIA, Stick Earn, Masih Belajar Pictures, Rhaya Flicks
Genre : Drama, Family
Tersedia di layanan streaming : Netflix
2. Keadilan
Sutradara : Lee Changhee, Yusron Fuadi
Perusahaan Produksi : JNC Media Group, MD Pictures, Innikor Pictures
Genre : Action, Drama, Crime, Thriller
Tersedia di layanan streaming : Netflix
3. Agak Laen : Menyala Pantiku!
Sutradara : Muhadkly Acho
Perusahaan Produksi : Imajinari, Jagartha, Trinity Entertainment Network, Legacy Pictures, Navvaros, A&Z Films, Agak Laen
Genre : Drama, Mystery, Crime, Comedy
Tersedia di layanan streaming : -
4. Patah Hati Yang Kupilih
Sutradara : Danial Rifki
Perusahaan Produksi : Sinemaku Pictures, Legacy Pictures, Masih Belajar Pictures, Applause Entertainment, Kuy! Studios, NextG Investment
Genre : Drama, Romance
Tersedia di layanan streaming : -
5. Sore : Istri dari Masa Depan
Sutradara : Yandy Laurens
Perusahaan Produksi : Cerita Films, Imajinari, Miles Films, Jagartha, Trinity Entertainment Network, Studio Artemis, Slingshot Pictures, Dwidaya Amadeo Gemintang
Genre : Science Fiction, Drama, Fantasy, Romance
Tersedia di layanan streaming : Netflix
6. Tinggal Meninggal
Sutradara : Kristo Immanuel
Perusahaan Produksi : Imajinari, Legacy Pictures, Jagartha, Trinity Entertainment Network, TIX ID
Genre : Drama, Comedy
Tersedia di layanan streaming : Netflix
7. Dopamin
Sutradara : Teddy Soeriaatmadja
Perusahaan Produksi : Starvision Plus, Karuna Pictures
Genre : Romance, Drama, Crime, Thriller
Tersedia di layanan streaming : Netflix
8. Dia Bukan Ibu
Sutradara : Randolph Zaini
Perusahaan Produksi : MVP Pictures
Genre : Drama, Horror
Tersedia di layanan streaming : Netflix
9. Jumbo
Sutradara : Ryan Adriandhy
Perusahaan Produksi : Visinema Studios, Anami Films, Springboard Entertainment
Genre : Family, Animation, Drama, Comedy, Fantasy
Tersedia di layanan streaming : Netflix
10. Pangku
Sutradara : Reza Rahadian
Perusahaan Produksi : Gambar Gerak, Red Sea Fund, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, White Light Awards, JAFF Market
Genre : Drama
Tersedia di layanan streaming : Netflix
Honorable mentions :
Sah! Katanya.... (Loeloe Hendra) tersedia di Vidio
Maryam : Janji dan Jiwa yang Terikat (Azhar Kinoi Lubis) tersedia di Netflix
Tumbal Darah (Charles Gozali)
Pesugihan Sate Gagak (Etienne Caesar, Dono Pradana) tersedia di Netflix
Samsara (Garin Nugroho) tersedia di Netflix
Sabtu, 31 Januari 2026
Life is Far From Boring
Untuk memperingati ultah ke-30, aku bikin proyek seru seruan sendiri yang judulnya seperti di atas. Life is far from boring. Terinspirasi dari video kolase kecantikan Han Sohee dan Adinia Wirasti dengan latar lagu Gemintang Hatiku, Fradita mikir "mau juga ih dibikinin begitu". Tapi karna sadar diri ga akan ada juga yang mau bikinin, jadi aku bikin sendiri deh hehe. Hidup itu simple, kalau ga ada yang akan melakukan hal itu buat kamu, ya udah kamu lakuin sendiri aja :P
Di perjalanan, ngumpulin video dan foto untuk template itu malah jadi momen refleksi aku 30 tahun ke belakang. Aku merasa aku sangaaaat disayang Allah :') Dikelilingi keluarga dan teman-teman baik, dikasih rejeki stabil finansial, sesekali traveling ke luar kota dan nonton konser, lancar dalam berkarir, punya hobi dan komunitas yang sehat. Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah. Mau aku tulis memento juga di sini untuk foto dan video yang akhirnya aku pilih biar ada kenangan arti dari momen-momen itu lebih dalam lagi :)
Disclaimer, tentu tidak ada hidup yang sempurna ya karna kisah cintaku ampas sekaliiiii :)))) Tapi ya literally cuma itu loh yang ampas jadi ya mana mungkin aku sedih berlarut karna itu aja ya kannn :))))
Oh iya, proyek ini menurutku menantang banget karna aku harus merangkum 30 tahun hidupku ke dalam template video yang cuma berdurasi 16 detik. Jadi sebenarnya banyaaak sekali bagian dari hidupku yang tidak tertuang, terutama soal "people". Padahal apalah arti hidupku tanpa orang-orang di dalamnya ya kannn? So, shoutout to my parents, my brothers and sister, my nephew, my friends and colleagues, even my crushes for being there for me throughout the last 30 years!
As a big big fans of Transum, tentu saja harus ada foto aku selfie dengan setelan ternyaman yaitu jaket, masker dan headset hehe. Selain soal transum, potret ini juga menangkap kecintaan aku sama traveling. Mau itu sendiri (yang bikin aku punya kebebasan melakukan apapun), sama keluarga, sama teman, sama strangers, ke city, ke alam, kulineran, dll dsb. Oh iya specifically juga traveling yang road trip ya lewat darat, yang mana kita bakal berhenti tiap makan dan sholat, dan jadinya punya waktu buat observing dari satu titik ke titik lain di Indonesia :D
Ini video BTS pas aku fotobox sendiri H-1 ultah ke-30. Udah lamaaaa banget punya keinginan mau fotobox sendiri, nah baru pas itu kejadian. Kebetulan ada 1 film menarik di bioskop dan ada Selfie Time yang baru buka di Big Mall, jadilah siang itu aku agendakan. My Salon Premiere juga baru buka, jadi sebelum fotobox kita cobain deh cuci catok di sana biar lebih paripurna. Tidak lupa dress up centil pakai baju seksi dikit (Fradita banget wkwk). Meskipun pas udah dijalani ternyata ga seseru itu fotobox sendiri ya wkwk. Aku masih prefer ramean lah kalau fotobox, yang penting udah ga penasaran lagi aja gimana rasanya fotobox sendirian.
Kalau disuruh milih salah satu pemotretan aku yang paling cantik tuh ya ini deh, waktu foto2 random di sebuah hostel di Balikpapan sama Ayuning. Paduan antara pencahayaan bagus, outfit ok dan karna Ayuning jago plus aku nyaman berada di dekat dia. Kegiatan ini juga lumayan Fradita core nih, suka bikin pemotretan ala ala. Bukan yang 1 background, 1 pose dan fotonya bejibun yaaa. Kalau aku tipikal yang suka eksplor set, eksplor gaya, hasilnya liat nanti aja. Thanks to my teenage years yang dihabiskan dengan bolak balik majalah Gogirl, Girlfriends dan Kawanku ^^
I loveeee this candid pic of mine taken by Mba Ani. Love how tiny I looked. Love the background (sinefil sekali bukaaaaan). Love the way I carried so much stuff at once (anak perempuan pertama sekali bukaaaan). Love how I sipped my favorite drink of all time. Sebuah foto yang sangat representatif untuk menggambarkan Fradita di kala weekend.
I'm not much of a beach person, tapi sekalinya ketemu yang bagus banget ya aku tentunya langsung jatuh cinta. Masalahnya kan pantai bagus di Indonesia itu menurutku harus effort ya hehe. Sejauh ini aku baru puas sama Kepulauan Derawan, Biduk-Biduk dan Bira. Mesti lebih sering berkelana sih ini artinya karna aku jarang wisata ke pantai ^^ Yang ke Biduk-Biduk terutama aku masukkan di proyekku karna itu salah satu jalan-jalan paling impulsif dan paling "ngepas", to the point kita ada tuh momen makannya Indomie aja dan di pinggir jalan. Tapi karna sama teman-teman juga itu aku paling lepas, tiap hari mandi ga pernah di kamar mandi, selalu nyebur wkwk. Terus di foto ini juga pose aku awkward banget tapi ga lepas dari ambisi aku untuk selalu memanfaatkan properti yang tersedia on the spot :)
Di suatu maghrib di Banjarbaru, aku nemu spot ini sama Rahmi pas lagi keluar jalan beli makan. Kebetulan palette warnanya itu mirip sama baju yang lagi aku pakai dan sebagai orang yang tumbuh besar mengidolakan Diana Rikasari, tentu saja aku tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk lagi-lagi bikin pemotretan ala-ala hehe. I really love colors (thanks to Diana's influence, and maybe SNSD too), dan foto ini menurutku sangat merepresentasikan kecintaan aku itu.
Beberapa tahun terakhir, aku tuh sangat into skincare. Kayaknya kembali lagi ke kesukaan aku sama warna di mana produk skincare sekarang kan packagingnya lucu-lucu banget ya. Makeup dan wewangian juga packagingnya lucu, tapi aku paling suka skincare karna urgensinya menurutku paling tinggi di antara tiga itu. Trus di-combine sama nasionalisme aku (yang sebenarnya ga pernah ga ada wkwk), aku ngerasa aku bisa all out dukung produk lokal tuh dari sini, karna industrinya kan lagi growing juga. Eh ndilalah sekarang isu ini pun makin dekat sama kerjaanku sehari hari. Tuhan baik sekali lah, ngaturin semuanya itu :))
Another photo from Biduk Biduk trip. Foto ini lumayan menggambarkan style aku sehari2 yaitu jeans dan kaus, trus kausnya juga sangat sinefil ya yaitu official merchandise Visinema. Trus juga representasi lagi lah aku tuh sesuka itu jalan jalan loh ^^
Definitely not a good cook, but I like to experiment in the kitchen. Dengan catatan harus sendirian aja bersama musikku, hence the headset :P Aku tuh jarang banget masak, tapi ini salah satu momen langka pas aku lagi pengen duplikasi resep nasi bakarnya Chef Devina hehe. Masih terus berdoa suatu hari aku bisa punya dapur yang bener-bener punyaku sendiri jadi aku bisa memaksimalkan kegemaranku ini bereksperimen dalam hal masak-memasak. Aku selalu berpikir kalau aku punya dapur sendiri aku bakal suka kegiatannya, dan kalau jam terbangku tinggi tuh aku beneran bisa masak yang enak gitu lohhhh.
Tipikal hidup Fradita di malam hari dengan buku-bukuku, hotpantsku, dan semua warna warni di kamarku :)
Foto diambil pas aku pertama kali ke event Big Bad Wolf dan happy sekali waktu itu liat satu GOR besar isinya buku semua. Ini foto candid dari Rahmi yang menurutku sangat representatif sama hidupku yang mostly dihabiskan dengan sok akrab sama anak-anak ini hehe. I'm awkward with babies, tapi anak-anak SD yang udah bisa diajak ngomong gitu aku sukaaaa. Pokoknya Fradita banget lah ini fotonya, hidup dikelilingi buku-buku :)
I love it when a single photo can capture so many things about me in a frame. Ada aku yang suka baca buku, yang suka colors, yang suka traveling.
Selasa, 27 Januari 2026
One True Love
Kalau ada salah satu hal paling konsisten dalam hidupku, itu adalah rasa cinta yang mendalam sama SNSD. Kalau mau lebih spesifik sih, sama vokalnya SNSD OT9. Dari 2012 loh, dan sekarang sudah 2026. SNSD sendiri debut di tahun 2007, jadi aku bisa dibilang (sangat) telat mengenal mereka. Bahkan tahun 2012 itu menurutku udah bukan peak mereka lagi. Trus kalau dibilang terobsesi, kayaknya aku lebih gila gilaan waktu suka Winner, tapi yeah, ternyata sekarang kalau bosan ya balik ke lagu lagu OT9 hehe.
Semua rilisan OT8 aku lumayan suka, tapi lagu-lagu OT9 ga ada duanya T_T
Paduan Taengsic sih terutama. Aku tuh sampai di poin nontonin video kompilasi harmonisasi mereka dan ga sampai di akhir video aku pasti udah nangis karna KANGEN BANGET TAUUUUU. Trus aku suka banget gimana secara keseluruhan warna suara mereka itu setipe sama Jessica yang kuat banget. Jadi ketika nyanyi bersembilan tuh masih masuk aja. Gara-gara nulis ini juga aku jadi balik lebih dengerin lagu OT9 dan menurutku kekuatannya emang ketika nyanyi bersembilan, trus mereka kasih adlibs. Karna orangnya banyak dan (most of them) capable kasih adlib, jadi variasinya banyak dan kita sebagai pendengar ga bosen sama sound-nya SNSD. Selalu nunggu-nunggu apa yang mau dikasih di lagu selanjutnya gitu. Belum lagi once in a while mereka mengeluarkan senjata paling ampuhnya yaitu duet Taengsic (wkwk balik ke sini lagi). Selain di lagu The Great Escape, favoritku juga di lagu Girls's Generation (bisa didengarkan di sini). Trus most of the time, suara mereka in tunes, even bukan vocal line pun ngambil nada tinggi suaranya ga goyang. Btw, ini aku bicara sotoy aja ya cuma berdasarkan pendengaran aku yang tidak seberapa haha.
Trus di luar dari melodi, SNSD juga berpengaruh sama banyaaaaak sekali aspek di hidupku. Yang kelihatan jelas tentu dari pilihan baju, semua aksesoris, skincare, tata rambut dan makeup. Ada 1 item yang baru-baru ini aku beli tuh yaitu glitter di mata biar mau nyamain eye makeup Jessica waktu comeback Genie. Apa coba ya kan wkwk. Di luar itu aku juga banyak banget menerapkan value yang aku liat di SNSD ke hidupku sendiri. Dari cara mereka memperlakukan sesama girlgroup baik yang seangkatan, senior dan junior. Ga ada aura pick me samasekali imo. Pembawaan mereka ke boygroup juga, respectful tapi asik dan ga kaku. Trus etos kerja. Nah ini, at their peak, kita tau mereka tuh diforsir abisss ya kan. Mungkin kesempatan tidur sehari juga cuma 2-3 jam kali. Tapi ya on screen mereka tetap asik aja. Kalau kata Seohyun di Intimate Note sih ya palsu banget, tapi begitu masuk dunia kerja kan kita ngerti lah yaaaa wkwk.
Kebayang sih kalau suatu hari nanti OT9 tuh reuni lagi aku butuh cuti 1 hari cuma buat menangisi semua itu. Iya aku tau ini lebay banget, tapi sumpah every once in a while aku tuh mikirin ini dan berharap ini tuh beneran bisa kejadian.
Ya sekian tumpahan emosi malam ini yang super lebay tapi juga super aku banget hehe. Aku tau banget sih semua yang aku tulis di atas tuh penuh bias karna ya emang udah ngefans lama sama SNSD. Tapi tetap aku selalu ngerasa aku butuh outlet untuk menumpahkan semua rasa ini jadi ya aku tuliskan saja :)