Selasa, 24 Agustus 2021

Ending Scene

We tried, but it just didn't work out :)

Sedih sih, tapi dipikir pikir, terharu juga ada orang yang mau nyoba sama aku meski ya, endingnya ga sesuai harapan.

Aku hidup udah bertahun tahun untuk menyaksikan sendiri puluhan kisah manis yang palsu, tapi aku yakin apa yang dulu kita jalanin bukan satu di antaranya. The moments are real, the feelings are real.

Kamu yang baik sekali, semoga selalu jadi orang baik dan jujur seperti yang selama ini aku kenal. Aku paham, tidak pernah ada satupun tindakan kamu yang berniat nyakitin perasaan aku bahkan sampai titik ini. We simply just didn't work out. Tapi kamu baik, semoga Tuhan juga selalu memberikan jalan yang baik untuk kita kemana pun kita melangkah.

With love,

M.

Selasa, 10 Agustus 2021

Soto Banjar Terenak....

di Banjarmasin :


Tentunya Soto Banjar Bang Amat yang letaknya agak di pinggiran Kota Banjarmasin. Jaman dulu sebelum aku tinggal di Banjarbaru dan kita liburan ke Banjarmasin tiap tahun, biasa kita random aja capcipcup kembang kuncup makan Soto Banjar, karna mikirnya kalau dah di Banjar kan pasti enak yaaa. Apalagi kalau Mamaku dah additional ayam bapukah, beh merem melek makannya. Hingga akhirnya aku tinggal di Banjar dan dikenalin sama Rumah Makan ini sama teman kuliah, wowwwww enak banget mejikkkk. Aku yang gak suka Soto Banjar ini pun suka. Selain makanan enak, experience makan di sini pun seru banget karna di hari tertentu ada Orkes Musik Banjar, trus bisa wisata susur sungai juga, dan cemilan khas Banjar juga dijual bahkan beberapa souvenir dan mainan anak juga ada!! Jadi one stop solution banget buat turis. Selain Soto Banjar, makanan andalannya Sate Banjar. Oh iya, Sotonya tuh bisa di-custom mau nambah telur itik, ayam bapukah dll.


di Banjarbaru / Martapura :


Andalan aku dan keluarga adalah Soto Anang Martapura yang lokasinya di jalan poros Martapura-Banjarbaru (secara lokasi masih masuk Kab Banjar imo). Ini sebenarnya pusatnya di Banjarmasin, tapi kita ga pernah coba yang di pusat karna dah cinta mati sama Bang Amat haha. Sama seperti Bang Amat, dia juga bisa di-custom. Selain jual Soto Banjar, dia juga jual Sate Banjar dan Bebek Panggang (semua kecintaan Fradita dan keluarga hehe).


di Samarinda :


Tiga besar yang paling terkenal tuh Soto Amado, Soto Banjar Nyaman Banar dan Soto Kuwin Banjar dan pilihan terenak menurut kami adalah... Soto Kuwin Banjar!! Sayang ini bukanya cuma pagi - menjelang siang aja, jadi sangat terbatas. Lokasinya di Samarinda Seberang di jalan poros, dekat Jembatan Mahakam Kembar. Dia setauku bisa nambah Ayam Bapukah juga.


di Tenggarong :


Soto Kuin Banjarmasin andalan kitaaa. Jujur ga nyoba banyak sih di Tenggarong ini, karna begitu kenal Soto Kuin ini langsung takjub. Dia tuh enak tapi murahhhh banget untuk ukuran Tenggarong. Lokasinya juga gampang dicari yaitu di Jalan Poros aja gitu, sederet sama Museum dan Kantor Bupati. Selain Soto Banjar, dia juga sedia Sate Banjar dan beberapa penganan lain. Porsinya yang kecil ga lebay pas buat standar keluarga kami. Dan tempat makannya pewe banget menurutku, terutama saat pandemi gini karna dia semi outdoor gitu dan luas.

---

Buat yang suka bumbu Soto Banjar tapi ga suka makan Soto dan segala toppingnya, seperti aku, andalanku adalah... makan Mie Bancir. Hehehe. Gurih gurihnya Soto Banjar dapat, isinya simple cuma mie, suwiran ayam kampung dan telur itik. Enak gilaaaa. Dulu sih andalanku Mie Bancir tuh di Resto punya Agus Sasirangan di Jalan Komet Banjarbaru, tapi terakhir kesana bumbu sotonya kok ga terlalu berasa lagi ya, ga kayak dulu huhu T_T Tapi tetap enak koook, topping tambahannya pun berbagai macam, favoritku Ayam Panggang dan Chicken Katsu.

Auto beliuran..

Nah sedihnya di Samarinda belum nemu orang jualan Mie Bancir. Kalau ada yang tau kasih info yaa. Trus kalau ada yang mau nambahin info Soto Banjar terenak di daerah masing masing juga boleh banget. Komen komen!

Ps, standar Mamaku (dan nurun ke aku) untuk topping Soto Banjar yang benar tuh adalah pakai telur itik, ayam kampung dan perkedel kentang. Di luar bumbu bumbu rempah, topping ini tuh hukumnya wajib kalau Soto Banjarnya mau diakui hehe. Trus lagi ciri khas Soto Banjar tuh mahaaaaallll T_T Paket lengkap sama minum tuh hampir bisa dipastikan sekitar 30 ribuan gitu. Jadi jangan lupa siapkan budget lebih ya dibanding makan soto soto lainnya hehe.

Kamis, 15 April 2021

Copywriting 101

Aku sadur dari thread berikut ya dari user @.iammarkwilliam di Twitter

https://twitter.com/immarkwilliam/status/1373651928404664324

Sebenarnya sih ini buat catatan aku pribadi karna aku lagi suka topik digital marketing, tapi sekalian aku tuliskan di sini ya hehe.


1. "Think about what your audince wants, NOT what you want"

Ini masalah terbesar dari aku pribadi sih, dan I learn it the hard way, karna aku tuh pernah udah keluar modal eh ternyata bisnis ga jalan ya karna mindset aku masih di apa yang AKU inginkan. Bukan apa yang CUSTOMER inginkan.


2. "Dumb down your writing"

Kalau di thread itu kuncinya adalah bikin copywriting kamu seakan bisa dimengerti anak kelas 5 SD. Yang lebih akurat lagi sebenarnya ya sesuai dengan target audience ya. Tapi bahkan aku yang umur 27 tahun ini pun suka kok baca copywriting dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti, jadi menurutku ya dumb down your writing is accurate indeed.


3. "Write as if you were solving a problem for someone right in front of you"

Or maybe, yourself.

Intinya harus bener bener ada skenario konkrit gimana produk kamu tuh bakal mengatasi problemnya orang lain. Buat aku yang hobi ngayal sih ini gampang banget yaa, ntah buat orang lain gimana untuk poin yang ini. Menurut kalian gimanaaa??


4. Copywriting yang secimit harus punya key ingredients yaitu...

Masalahnya

Solusinya

Mekanisme unik (yang bakal jadi pembeda produkmu dengan produk lain)

Janji janji manis kalau solusimu bakal akurat

Alasan kenapa jualanmu unik dan beda dari yang lain

Penawaran yang sulit diabaikan (freeong! diskon! dll)

Solid proof kalau solusi ini works

Buanyak yaaaa. Wkwk. Semakin sederhana kamu bisa mengemas ini semua, semakin mantapssss.


5. "Research is where you make the money, writing is just formality"

Riset, riset, riset, tulis, evaluasi, riset, riset.

Jujur ya untuk riset terbaik menurutku kamu harus "tenggelam" di platform yang kamu tuju. Buka 24/7, jadi paham nafasnya di pagi, siang, sore dan malam hari. Jam jam kritis, jam jam rame. Kamu harus bisa "berdiri" di sepatu customer. Pokoknya riset ini butuh waktuuuu tapi juga wajiiiib untuk menghasilkan copywriting yang tepat sasaran.

***

Ada 10 poin lagi tapi aku dah malas nulis dan jabarin jadi silahkan langsung ke thread aslinya ya sis (link di paragraf atas). Ciao!

Kamis, 01 April 2021

Laporan Keuangan Maret

 Bulan ketiga dan jujur mulai terasa malesnyaaa. Wkwk.



Ideally seperti di atas ya, tapi pada kenyataannya expense bulan ini membengkak to the point aku harus tarik tabungan darurat sebesar 700 ribu. Wow banget ya sissss.

Nah mari kita bedah kenapa jadi begitu.

Berdasarkan data Monefy, aku mulai keluar budget itu di minggu terakhir bulan Maret, tepatnya tanggal 27. Mari kita breakdown pengeluaran dari tanggal 27 itu mana yang esensial dan tidak.



Berdasarkan data ini, kesimpulanku :

1. Aku maksain beli album Seungyoon (!!!) Wkwk ya Tuhaaan this should be the last time aku maksain beli sesuatu yang non esential hanya karna ada duitnya (visually, padahal secara budget ya ga ada lagi duitnya) :')

2. Aku keluar 136.000 dalam 1 hari pas lagi jalan jalan ke Samarinda. The BIG question, seperlu itukah?? Well, I'd say yes, buat kewarasan aku. But it should have been in a better condition dan ga perlu menggores sistem keuangan yang ingin aku bangun dari nol ini. Caranya? BUDGETING OUTING OUT. I'll talk about this one later so stay tune.

3. Selain budgeting biaya foya foya untuk kewarasan, aku juga perlu sekali budgeting Communication alias biaya pulsa/paketan. Karna udah ke-setting aku beli paket tuh di akhir bulan, yang mana tentunya uang akhir bulan tuh pas pasan haha.

Oke kembali ke fitur bulanan, berikut Top 3 Expense bulan ini


Melihat trend ke belakang, budget Eating Out Fradita around 500-800 itu sebuah keniscayaan ya, jadi mari tidak berusaha naif dan menghindar dari angka sekian. Kalau kata Queen Mother mah, EMBRACE IT!! Selain itu, aku yakin section pengeluaran lain bisa dikontrol.

Nah mari kita masuk ke isu penting yaitu.. BUDGETING. Rencananya dari trend 3 bulan terakhir ini aku mau bikin secara garis besar untuk per bulan dan budgeting harian. Perhitungan rincinya ga aku bagi ya karna privacy issue tapi aku bakal tulisin budget harian aku di sini buat pengingat apakah sebulan ke depan budget ini terbukti masuk akal / tidak.

*brb, hitung2 dulu anggaran*

Budget harianku adalah.. jeng jeng jeng..

17.000/hari. Hmmm cukup challenging karna bulan lalu aku coba 15.1000/hari (trial & error ceritanya) dan gagal total di minggu kedua. Tapi apa boleh buat, mari kita coba di bulan ini.

Oh dan sebagai bagian dari recovery bulan ini yang kacaw balaw, maka budget menabung & investasiku akan langsung dipotong untuk menutupi hutang bulan Maret :')

Baiklah rekan - rekan, cukup sekian Laporan Keuangan bulan ini. Untuk bulan ini abstain dulu belajar financial-nya karna somehow lebih banyak prakteknya loh (cieee, mungkin akan cerita tentang ini kapan kapan). See you again next month!

Kamis, 25 Maret 2021

Satu Hari Bersama Dita (dan Dana)

Jadi Minggu kemarin ceritanya kita mau gegayaan yaaa. Kita mau cobain satu tempat makan baru di Samarinda Kota yaitu Good Quarter di Jalan Mulawarman. Ngomong ngomong, aku tuh anaknya suka banget cobain tempat makan dengan ambience yang oke dan ramah buat nongkrong sendirian. Plus, karna sekarang lagi pandemi, idealnya juga harus sepi (atau minimal memungkinkan untuk berjarak). DISCLAIMER : TAPI TETAP DINE IN GA DISARANKAN YA DI JAMAN PANDEMI. I HAVE NO EXCUSE, REALLY. Makanan dan harga bukan prioritas, makanya harga sudah hampir dipastikan lebih tinggi dari rata rata Samarinda dan makanan kadang B aja (atau porsi secimit haha). Nah aku punya beberapa rekomendasi nih buat teman teman yang tinggal di Samarinda dan sekitarnya. Aku bagiin rekomendasi aku dulu ya sebelum cerita tentang hari Minggu kemaren ngapain aja :


1. Satu Kata Coffee Co

Tapi terakhir kesini sih udah 2 tahun lalu jadi ga tau deh apa tulisan ini valid/gak haha. Yang jelas cinta banget ambience-nya pas pertama masuk. Langsung harum kopiiii huhu enak. Pilihan seatingnya beragam, ada yang outdoor juga jadi buat pandemi cocok. Kafe ini buka dari pagi jam 8 jadi aku sangat sarankan buat kesini pagi aja. Soalnya aku pernah nongkrong sore 2 kali dan selalu rame, agak ga nyaman kalau nongkrongnya sendirian.

Dua kali kesana selalu nongkrong indoor. Tp peer bawa laptop soalnya mejanya kecil


Ice Chocolate

Pilihan minumannya banyak baik kopi dan non kopi. Seingatku sih kopinya serius ya, pakai mesin mesin gitu. Aku pernah minum Red Velvet latte dan suka, kalau Ice Chocolate B aja. Nah untuk makanannya aku lupa. Seingatku aku cuma pernah beli french fries (kayaknya sih karna yang lain mahal deh huehehe). Di sini dua tahun lalu juga ga ada cake, padahal kalau ngopi kan enaknya sambil makan cake ya hehe. French fries sendiri oke, penyajiannya lucu dan spicy mayo-nya enak.

2. House of Chicken

Di Samarinda, HOC ini ada tiga cabang tapi my favorite would be the one in Juanda, karna ini yang paling dekat rumah hehe. Oh dan lebih lapang juga dari cabang di Gatsu, kalau selama Pandemi cocok lah karna jarak antar meja jauh dan konsep tempat makannya berdinding terbuka gitu. Kalau ngomongin ambience sebenarnya B aja tapi HOC jadi favoritku karna... MAKANANNYA ENAK!!! Best caramel chicken in town. Burgernya juga enak. Dan minumannya ada pilihan Milo. Plus harganya cukup reasonable menurut aku ya, ga yang bikin boncos gitu juga. Dia konsepnya standar fast food gitu jadi pengalaman makannya ya B aja, menang di rasa yang memang oke hehe.


Mungkin tampilannya B aja, tapi buat penggemar manis ini tuh ena bangetttt


3. XXI Cafe Samarinda Square

Dari semua Cafe XXI di Samarinda, menurutku yang di Samarinda Square ini paling oke buat nongkrong sendirian karna atriumnya luas dan sisi dining in-nya lumayan berjarak dari Counter. Plusss ini mall ga populer gitu jadi menurutku kemungkinan ketemu orang yang dikenal paling tipis hehe (pentiiiing). Harganya super duper pricey tentu saja, dan so far aku tuh belum pernah beli makanan khusus buat dimakan dari Cafe XXI ini jadi ga bisa kasih review hehe. Aku mentok cuma beli minum Premium Ice Chocolate & Milo Dinosaurs dan dua duanya mantap abissss (tapi harganya juga mantap, kakak).

Kalau ambience jelas ga dapat lah, standar nongkrong di mall aja. Tapi aku cinta banget sama es coklat Cafe XXI jadi ya udahlah ya haha.

Eh tapi semenjak pandemi aku belum pernah samasekali ke sini jadi mungkin tulisan ini ada bagian ga validnya hehe.

My loveeeee. Best Ice Chocolate in town!!

Nah atriumnya gede kaaan jadi lapang. Btw, kalau mau colokan duduk di meja paling kanan ya.

4. Citra Niaga

Seluruh sudut Citra Niaga adalah kecintaanku untuk nongkrong sendirian 😀

Terutama sudut yang di lorong lorong gitu ya, kalau yang di plazanya atau yang menghadap jalan raya asa kurang sreg untuk nongkrong menurutku, karna berasa diliatin haha. Selama pandemi, aku sudah beberapa kali ke Citra karna aku merasa aman dengan konsep outdoor-nya, daripada harus ke mall. Asal jangan malam aja ya, apalagi weekend, beuhhhh mengerikan gaes. Jam favoritku tentu aja pagi hari meski kalau pagi banyak kafe yang belum buka, tempat burger yang selalu jadi incaranku juga buka minimal siang. Kalau mau agak lebih lengkap bisa kesini jam 3-5 sore lah, masih belum terlalu rame dan tumpah ruah kok manusianya.

Aku baru ke beberapa tempat dan so far yang aku suka :

* Kopi Sajen

Pilihan seatingnya banyak dan tempatnya secluded. Dekat dengan gerai makanan enak kayak Roti Eggos dan Baron's Burger. Pilihan menu kopi dan nonkopi banyak dengan harga bersaing. Dia juga ada jual makanan dengan brand Cucuk kalau ga salah (love the brand btw). Oh iya mbak mbak dan mas mas di Sajen ini menurutku modis semua. Lumayan lah ya menyegarkan mata hehe. Kopi Sajen cocok buat nongkrong rame ataupun sendiri

Sudut favorit di Sajen tentu aja di balik kaca itu, ada pilihan seating dgn kursi super pendek

Makannya beli Roti Eggos yang seberang2an 😋

* Baron's Burger

Nah ini lumayan oke buat nongkrong sendiri karna tempatnya sempiiiit. Di Citra tempat dine in gini alamat ga laku karna sukanya kan nongkrong bergerombol. Jadi kebanyakan yang ke Baron takeaway atau makan di kafe lain. Kalau buat aku tentunya anugerah hehe. Walau sempit tapi tempatnya berkonsep oke banget dengan pilihan menu makanan yang enak dan harga reasonable. Beli minum? Bisa pesan dari gerai sebelah hehe.

Burgernya so yummm. Itu saosnya juga top banget dan jadi signature Baron's

Cuma ada dua meja dan 4 kursi jadi makan sendiripun nyaman

* Himalayan

Yang aku suka dari Himalayan ini dia wangi kopiii. Pilihan menu kopi dan nonkopi banyak dengan harga standar. Kalau dekor sih lumayan ya, tapi ga yang wow banget gitu. Dia seberangan dengan Jack's Burger makanya kemarin aku milih nongkrong di sini (Jack's ga terlalu oke tempat duduknya). Kemarin aku coba Drip on Ice dan kopinya enak (aku sampai tanya ini kopi dari mana sama kakaknya haha).

Tuh kalau makan Jack's Burger cuma outdoor sedangkan waktu itu masih sore dan ada matahari

5. Kokopi Samarinda

Aku udah tau kalau sepanjang Siradj Salman ini banyak tempat makan lucu dari lama, jadi di suatu sore, aku iseng lah jalan kaki menyusuri jalan itu. Awalnya mau ke Janji Jiwa, tapi ga sengaja nemu kafe ini baru buka (saat itu sekitar jam 3 sore). Dan tempatnya gue bangetttt. Tempatnya kecil dan ada pilihan indoor outdoor. Karna saat itu masih terlalu panas terpaksa aku pilih indoor. Walau kecil tapi terkonsep banget dengan pilihan furnitur dan tanaman hiasnya. Waktu itu aku pesan kopi lagi dan suka, sayang di sini ga ada pilihan cake/cookies untuk melengkapi sajian kopinya.

Oke banget pokoknya ini tempat buat nongkrong sore. Rekomeeen.

6. Sokyo

Sudah pernah dibahas di sini sebagian untuk makanannya.

Untuk tempatnya sendiri sangat nyaman, baik untuk makan sendiri maupun rame - rame (kalau makan sendiri bisa ambil seating yang di lorong, udah nyaman banget dah tuh). Harganya masuk akal dengan kualitas yang didapatkan.

Salmon Mentai Don yang juarak

Oke kita kembali ke cerita awal ya tentang aku dan Dana yang mau makan siang di Good Quarter. Kita datangnya pas banget di jam makan siang dan rameee. Kita udah pasrah aja duduk di meja dekat pintu, tapi kemudian aku ke WC dan menemukan kalau Good Quarter ini ada area semi outdoor dan outdoor dan kebetulan kosong dong. Langsung lah kita pindah ke area semi outdoor. Pilihan yang tepat karna ga lama kemudian hujan deras mengguyur Samarinda.

Tampak depan dgn parkiran yang lapang

Counter area.

Indoor seating area

Even WC-nya aja cute banget huhu monangesss

Outdoor seating area

Semi Outdoor, area kita duduk

Hari itu buat lunch kita pesan Fried Chicken Burger & Ice Matcha Latte (Dana) dan Dory with Creamy Lemon Sauce & Ovaltine Machiato (Dita). Makanannya oke tapi menurutku sih porsinya cimit. Setelah itu kita masih iseng pesen 1 dessert dan 1 kopi huehehehe ini buat gaya gayaan aja. Untungnya ini keputusan tepat karna porsi dessertnya gede dan enaaaak. Next time pengen deh kesini sore sore buat nge-dessert. Oke banget ambience dan makanannya tuh.





Keluar dari GQ masih sekitar jam setengah 3, kita memutuskan untuk jalan kaki ke Samarinda Central Plaza yang cuma berjarak sekitar 300 meter dari situ. Keliling toko lucu dari Ace Hardware, Stroberi sampai Miniso huhu senang bangat.

Jalan kaki dari GQ ke SCP

Selalu senang window shopping di ACE

Trus kita jalan kaki balik ke GQ buat ambil motor dan pulang deh ke Loa Janan. Sekian satu hari bersama Dita (dan Dana) kali ini 😊