Rabu, 07 April 2010

Lelaki Itu Bernama Edwin Van Der Sar




Adekku bilang dia bosan. Karena aku selalu bilang kalo MU beruntung punya Van Der Sar :P

Edwin Van Der Sar adalah kiper terhebat yang pernah aku tau. Orang boleh berseloroh kalau aku salah. Mereka akan mengatakan kalau Peter Schmeichel jauh lebih bagus atau Petr Cech lebih konsisten. Terserah. Aku belum suka bola waktu jamannya Peter dan Cech buat aku adalah seorang pecundang penalti. Sedangkan Van Der Sar? Dia ga hanya hebat penalti, tapi juga konsisten (kalo engga, mana bisa bikin rekor ga kebobolan :P), juga sangat tenang kalo one bay one sama striker lawan. Dia juga seorang pemimpin. Beberapa kali malah dijadiin kapten sama Sir Alex :D

Dan gambar yang diatas telah menjadi fakta ga terbantahkan betapa hebatnya dia.

Ya, dialah pahlawan MU sehingga bisa merajai eropa untuk ketiga kalinya. Dia telah menjadi bintang. Di malam itu, dia menjadi kunci utama kemenangan MU. Dan tidak hanya sekedar trofi UCL saja hadiahnya. Tapi juga kebanggaan karena telah mengalahkan Chelsea, sang musuh bebuyutan, dengan cara yang sangat indah, sehingga membuat kapten lawan menangis tersedu sedu xP

Semua orang mengangkat topi untuk dia. Para junior. Para senior. Kawan dan lawan. No doubt.

Malam itu, di negeri antah berantah bernama Rusia, dunia telah melihat satu lagi legenda ditelurkan klub terbaik di dunia, Manchester United Football Club. Dan malam itu juga, untuk kesekian kalinya aku berucap, “MU beruntung punya Van Der Sar” :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar