Minggu, 29 November 2015

My Favorite Month

It would be.... July!

Haha ini temanya cetek banget ya. Aku mending disuruh jelasin alasan warna kesukaan atau angka favorit deh. Kenapa harus bulaaaan? Aku mah gak terlalu peduli sama bulan. Aku memang suka suasana christmas, tapi gak segitunya juga bulan Desember jadi favorit. Atau aku senang banget sama film romantis, tapi pas Februari ya biasa aja walaupun saat itu film film romantis panen banget dimana mana.

Dan kenapa akhirnya aku memilih Juli?

Karena itu adalah bulan kelahiranku hehe. I love growing old (so far), thus I love being reminded of that fact.

Jadi, itu bulan favoritku. Apa bulan favoritmu?

Kamis, 26 November 2015

Samarinda dan Makan Makan

Seperti dijanjikan di beberapa post sebelumnya, aku mau ngedaftar tempat makan yang asik asik di Samarinda. Entah dari segi konsep tempatnya yang keren, presentasi makanan yang unik atau rasanya yang menggugah selera. Tempatnya juga bisa berupa kafe / resto / warung / rumah makan dan sebagainya.

Kalo aku sudah coba makan di sana, akan aku tambahkan pendapat aku juga. Personal ya, jadi bisa aja selera kita berbeda, pun pendapat kita berbeda. Rencananya akan rajin di-update deh, biar pendatang di kota ini jadi punya referensi hehe. Sekedar informasi, kebanyakan tempat makan asik itu kudapat infonya dari undas.co loh, situs favoritku untuk dibaca baca selain TheBrideDept hehe. Undas ini adalah situs web asli buatan orang Samarinda dan untuk orang Samarinda. Jadi isinya ya kebanyakan tentang Samarinda, tempat makan, artikel yang membahas kehidupan masyarakatnya, gitu gitu. Dari perspektif anak muda ya, jadi gak bakal kayak baca koran kok hehe.

Sekian prolog-nya. Langsung ke daftarnya aja ya.

1. Scoop
Jl. Gatot Subroto, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75117

Ini udah jadi tempat incaran aku sejak lama. Setauku selain cabang di Gatsu itu, dia juga ada cabang di Plaza Mulya dan SCP. Kalo di Instagram sih tempatnya bagus dan keliatannya makanannya yummy gitu. Spesialisasinya adalah taiwanese desserts, bubble tea dan beragam makanan seperti rice bowl, sushi dan lately, bento.

My thoughts :
Tempatnya sempit yaaa. Pokoknya gak seluas yang aku bayangkan. Kami datangnya habis dzuhur tapi tempatnya gak rame, pas banget lah buat nongkrong dan ngobrol. Bahkan kayaknya datang sendiri juga oke deh :D Makanannya sendiri gak terlalu mirip sama di gambar (ya menurut ngana aja ya hehe). Terutama dessert Taiwan yang dipesan Kak Sherly (Base Mango Ice with Mochi, Rainbow Jelly and Coconut Jelly (30k)), rasanya lumayan sih tapi isinya dikit. Sedangkan aku sendiri mesan Taro Milk Tea + Boba Mango (28k) dan Beef Noodle (34k). Baru kali ini pesan minuman rasa Taro dan ternyata enak, ditambah lagi pakai tambahan Boba Mango yang asem asem gimana gitu hehe. Trus untuk mienya juga porsinya dikit tapi bumbunya enak dan dagingnya banyak banget deh sukaaa. Oh iya di sini juga bayar parkir motor (2k)

Definitely will comeback (alone, maybe :P) for their sushi or burger.

2. Bakso Golf
Jl. Dr Cipto Mangunkusumo No. 1, Samarinda Seberang,Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75136

Nah kalo ini tempat makan sama keluarga dari jaman SD. Makanannya beragam mulai dari Bakso, Mie Ayam, Sate Ayam dan Nasi Campurnya yang punya beragam pilihan lauk dan sayur. Trus untuk minumannya dari yang standar seperti teh, kopi, jeruk sampai berbagai jus buah. Setelah dipugar beberapa tahun yang lalu, rumah makan ini jadi punya tiga area. Area pertama kalo mau makan di meja gitu, area kedua adalah area lesehan dan area ketiga adalah area yang letaknya di pinggir sungai dan terbuka (kedua area pertama dalam ruangan).

Pemandangan di Bakso Golf

My thoughts :
Makanan di sini menurut aku rada mahal sih, tapi memang enak enak semua dan porsinya pas. Yang terbaru itu aku makan Bakso (15k) dan minum Es Teh (4k)Parkir gratis. Poin plus dari tempat ini adalah lokasinya yang punya view sungai Mahakam dan jembatan Mahulu. Enak banget di bagian outdoor ini buat nongkrong dari habis ashar sampai menjelang sunset. Angin sepoi sepoi dan kita jadi bisa liat berbagai kapal yang lalu lalang.

NEXT PLACES ON MY MIND :

1. Zushioda Samarinda
2. The Pavilion
3. Lucky Sushi Samarinda
4. Ben Food Truck
5. Villa Tranz Cafe
6. Faveur Cakes and Desserts (IG SHOP only)
7. Semua gerai makanan di semua mall di Samarinda (ambisius ciiiin)

Ps, daftar ini akan selalu di-update. Rekomendasi dari pembaca juga ditunggu loh ^.^

UPDATED 24012016
Setelah berpikir lagi dan lagi, aku memutuskan untuk gak ngelanjutin daftar ini. Maaf ya tidak konsisten, tapi aku percaya keputusan akhir ini lebih banyak sisi positifnya daripada negatifnya :))

Minggu, 22 November 2015

Social Media Phenomenom

Pada awalnya mau buat satu artikel serius yang membahas salah satu fenomena media sosial, yaitu selebtwit : @amrazing alias Alexander Thian. Tujuannya ya apalagi kalau bukan belajar nulis serius dan decent untuk diumbar di koran atau media online yang keren. Bikin panjang portfolio gitu maksudnya :))

Tapi dipikir pikir gak jadi ah. Mau nulis lebih personal aja dengan memamerkan media media sosial yang aku punya (dan masih aktif aku gunakan). Jadi, kalo ada yang baca tag challenge di blog ini tuh kayak "membaca" aku gitu. Hehe. Pokoknya semua tentang Dita. Dari selera musik, nilai nilai aku dalam hidup, dan lain lain. Latihan menulis benernya nanti aja kapan kapan.

Anyway postingan jenis ini terinspirasi dari postingan Kak Maya (duh sok akrab banget ya, baru juga beberapa kali bacain blognya, as a silent reader pula :P) di blognya di sini.

Blogger
Aku makai platform ini dari Januari 2009 dan masih bertahan dibuka setiap hari sampai sekarang. Yay!!! *tebar confetti*

Alasannya jelas ya kenapa aku buka situs ini tiap hari. Aku suka membaca, dan ini difasilitasi sama blogger dimana kita bisa follow berbagai blog dan setiap ada postingan baru di blog itu bakal muncul di dasbor akun kita. Spesifiknya lagi, dibanding situs berita atau yang sejenisnya, aku tuh memang lebih suka membaca blog blog pribadi orang. Lebih personal aja rasanya, dan bahasanya juga lebih gampang diikuti buat aku. Alasan kedua aku rajin buka ini karna aku suka menulis. Jadi walaupun gak tiap hari aku post di blog, aku tetap menulis di draf atau mengedit draf yang udah udah. Dan alasan ketiganya adalah... aku suka bacain statistik blog! Hehe.

Twitter
Aku makai platform ini sejak Juni 2009. Sejak aku masih SMP hehe. Dari yang awalnya makai lu-gue (jijik banget yaaa, padahal tinggalnya di Loa Janan seumur umur :P) sampai sekarang cuma post dua-tiga tweet per hari.

Alasan kenapa aku menggunakan situs ini sehari hari juga sama seperti Blogger, karna aku suka membaca dan menulis.

Untuk sisi membaca, twitter menawarkan jauh lebih banyak manusia dibandingkan blogger. Manusia dengan moralitas, selera, keunikan dan pesonanya masing - masing. Ada yang aku follow karna suka nonton berbagai macam film dan insights-nya selalu menarik, ada yang karna dia lucunya random dan genuine (hey kak @imandita :)), ada yang karna sama sama suka MU, ada yang karna sama sama suka Running Man, ada yang pandangan politiknya sama, atau simply saat dia galau dia pintar bikin kalimat puitis. Di Twitter juga efektif belajar bahasa gaul masa kini yang ujung ujung digunakan pas nulis sendiri hehe. Trus Twitter itu sifatnya real time banget, jadi asal follow orang yang tepat nih, segala info dan gosip baru bakal dilahap semua. Penting banget memang menjadi manusia up to date.

Sedangkan untuk sisi menulis, twitter itu membatasi diri aku dengan 140 karakter. Dan aku suka dibatasi begitu. Karna ya, kalo gak dibatasi aku sukanya nuliiiis aja sampai topik utamanya itu kadang kabur. Teknik menulis yang buruk sekali, memang. Makanya blog gini gini aja, mau nulis fiksi juga gitu gitu aja #ehcurcol Trus dengan pembatasan itu, aku merasa nulis di twitter jadi jauh lebih mudah. Jadi aku memperlakukannya sebagai online diary gitu. Membahas perasaan aku (cencuuuu tidak frontal ya, Twitter rame banget, bahaya! :P), hal hal yang aku suka, value hidup, on daily basis.

Instagram
Bergabung dengan Instagram itu tepat saat aku pertama kali punya smart phone, yaitu tahun kedua kuliah. In fact, salah satu alasan aku pengen punya smart phone ya karna ada aplikasi ini. Biasa, kemakan buzzer di Twitter wkwk.

Instagram juga aku buka setiap hari, sama seperti dua platform di atas. Alasannya... cetek sih, aku jadi malu ah. Haha. Instagram ini aku buka terutama untuk follow up sama Diana Rikasari. Akunnya selalu aku cek tiap hari simply karna aku selalu suka fotonya. Mau yang warna warni, mau yang black and white, paling sering kukasih love pokoknya. Definisi kebahagiaanku juga salah duanya adalah #bidibidibongbong dan #mynameisshahmeer hehehe. Hardcore fan banget ya :P Trus Instagram juga satu satunya media sosial yang semua member (even the ex one) SNSD pakai, jadi aku update kehidupan mereka di situ. Apalagi IG-nya Taeyeon yang artsy-nya gak kalah sama Diana. Unnie jjang! :D Trus di IG aku juga bisa follow up beberapa blogger yang lebih aktif di sana, contohnya Mbak Woro (thepradonos nya udah vakum kan huhuhuhu) atau Dr. B (food blogger kesayangan). Trus aku update berita berita soal MU ya di IG juga (adminnya kece nih, akunnya informatif dan gambar gambarnya bagus!), dan banyak cewek kece maupun cowok ganteng yang aku follow just because I can (kalo cewek contohnya Shalom anaknya Wulan Guritno yang cantik banget itu. Kalo cowok contohnya Arnold Teja yang super ganteng!) :P

By the way, I rarely upload my photos there :P

Facebook
Nah ini dedengkot kedua setelah Blogger. Aku bergabung dengan Facebook gak lama setelah aku gabung sama Friendster, masih awal tahun 2009 juga. Hubungan aku on off sih sama media sosial satu ini. Aktif banget dari awal gabung sampai awal kuliah. Baru selama empat tahun kuliah cuma ngebuka grup buat update tugas aja. Nah setelah lulus, dalam seminggu bisa dua tiga kali buka.

Aku menggunakan Facebook buat catch up sama orang orangnya. Teman SD, teman SMP, teman SMA, teman kuliah, bahkan teman teman lain dari dunia maya. Ngobrol, entah itu melalui wall to wall atau chat. Atau komen di foto mereka. Mengucapkan ulang tahun. Kadang kalo iseng ya nulis di note-nya tentu aja. Membahas hal hal yang gak mungkin aku tulis di blog. Aku juga menganggap Facebook itu semacam drop box dengan banyak meng-upload foto di sana (biar sekalian pamer juga hehe).

Tumblr
Ah iya, hampir aja lupa sama media sosial kesayangan ini hehe. Aku gabungnya waktu SMA, lupa tepatnya. Tahun 2010 kali ya. Waktu lagi suka sukanya sama True Blood pokoknya hehe. Ini juga hubungannya on off kayak Facebook, dengan alasan untuk ngebuka Tumblr itu butuh internet cepat yang stabil. You know, isinya mostly jpeg dan gif ya jadi berat. Sekarang juga udah gak buka setiap hari, tapi dalam sebulan pasti ada buka. Trus kalo buka itu nagih, reblog, refresh, reblog, refresh gitu trussss.

Tumblr ini jenisnya sama kayak Blogger dan Twitter ya, kayak online diary buat aku. Blogger untuk tulisan tulisan panjang, twitter untuk ocehan sehari hari dan tumblr sejenis scrapbook yang isinya berwarna. Dan tumblr ini aku anggap sebagai alter egoku. Kalo sekilas ya isinya mirip lah sama blog dan twitter, aku sering share soal Kpop, quote keren, meme lucu, tapi ada banyak hal yang bisa lebih bebas aku bagi di tumblr dibanding dua diary aku yang lain. Bahkan aku punya prinsip "what's in tumblr, stays in tumblr". Makanya jujur aku gak terlalu suka memasarkan media sosial satu ini, karna aku suka sisi exclusive-nya :p Trus tumblr ini juga real time banget kayak Twitter. Lah Rebecca Black dulu juga kan meledaknya dari Tumblr ini :))

Keunikan dari Tumblr-ku, adalah aku memaksa diri sendiri untuk selalu menggunakan bahasa Inggris di sini. Entah untuk posting, komen atau nge-ask user lain. Gak ada alasan khusus, pengen aja hehe. Trus di Tumblr ini kontennya almost tanpa sensor. Jadi Fradita Wanda Sari tanpa pencitraan itu ya adanya di Tumblr *tutup mata*

Youtube, Indowebster Forum, Goodreads dan Asianfanfics
Keempat situs ini juga termasuk media sosial according to Wiki. Untuk Youtube, aku buka hampir tiap hari. Karna aku seringnya nonton apa apa ya di youtube ini. Nonton TV udah jarang banget hehe. Trus following aku juga banyak banget, terutama artis artis cover lagu ya hehe. Kalo forum Indowebster sendiri aku buka kalo lagi pengen aja. Seringnya nyari berbagai macam TV series atau variety show ya di sini. Di kedua media sosial ini, aku jadi passive user aja. Jarang berbagi konten, seringnya menikmati konten konten orang lain aja.

Sedangkan Goodreads dan Asianfanfics ini adalah media sosial teranyar yang aku punya. Goodreads untuk ngedaftar buku buku apa aja yang sudah aku baca dan wishlist bacaan aku selanjutnya. Di sini aku gak aktif review, cuma aktif nge-rating aja setiap buku. Sedangkan Asianfanfics ini untuk channeling my inner Kpop self hehe. Jadi ya di sini bisa post fanfic atau yang random aja asal tentang Kpop. Aku gak pernah bikin fanfic english jadi gak pernah upload di sini huhu, pernahnya nulis random aja tentang artis Kpop favorit. Trus di sini ya paling berburu fanfic yang bagus bagus aja :)

Nah kalo kalian, seringnya aktif di media sosial yang mana? Dan kenapa?

Sabtu, 21 November 2015

Catatan Harian Pengangguran

Beberapa aktivitas di bawah ini jelas gak akan bisa aku lakukan dengan bebas lagi jika nanti aku sudah kerja. Atau mungkin lanjut kuliah. Jadi marilah kita abadikan satu satu ya.

- Bangun jam setengah 10 pagi di hari Selasa

- Menyusun wishlist buat liburan berupa nama tempatnya, prioritas dan atraksi apa yang menarik di sana. Aku nyusun untuk satu kota aja, padahal belum tau juga kapan bisa kesananya haha. Trus rencananya mau nyusun juga buat ke Batu, Malang, dan.... Jepang. Haha anjir ngayal abis yaaa. Tapi mumpung para blogger kesayangan (suami dan istri ini, serta ibu ini) lagi banyak yang report trip ke sana, jadi kan banyak dapat informasi macam macam. Anyway, ayo tebak yang udah kubikin itu untuk kota apa. Ini clue-nya.

Kota apa hayooo?

- Membaca teenlit seru dengan judul Being 17. Rame banget looooh. Walaupun teenlit tapi bahasanya gak menye menye (lebih menye Critical Eleven deh, tapi wajar lah ya kan konfliknya beda). Trus chemistry dua pemeran utamanya tuh manis sekaliii. Bukan manis yang cintanya meluap luap gitu sih. More like, I can imagine the girl saying, "He's a good guy, I like him... No, I LOVE HIM!". Nah gituuu.

- Nontonin video video live performance Red Velvet aja dong dan mengagumi fashion stylist dan hair stylistnya. Seriusan era Dumb Dumb ini keren semua loh outfitnya :'D

Ini salah satu favoritku. Suka banget sama one piece putih yang dipakai Seulgi, aksen sporty jacket yang dipakai Wendy dan Yeri, dan terlebih sama tutu yang dipakai Yeri (sayang di foto ini gak keliatan T.T)

- Berencana bikin panduan tempat makan asik atau sekedar hang out di Samarinda dan akan di-update berkala. Ya maklum ya, baru banget tinggal di Samarinda lagi setelah 4 tahun di kota orang. Jadi punya list yang panjang untuk warung / resto / cafe mana lagi yang mau dicoba. Nantikan di blog saya ya pemirsa :)

- Melahap dua blog wedding journal aja dong, dan bahkan udah punya folder di laptop dengan judul "wedding moodboard". Kurang ngarep apaaa. Haha. Oh iya buat bride to be yang mau cari inspirasi, seru banget nih wedding journal-nya Mbak Laila dan Kak Sarah. Or simply go to thebridedept.com aja ya, itu juga favoritku kalo mau baca cerita cerita wedding atau acara nikahan lain. Dan masukan nih dari baca blog kak Lynn, kalo mau cari berbagai macam color palette bisa cek ke colourhunt.co ya.

- Main blog challenge yang tiap minggu aja gitu musti update :D

Minggu, 15 November 2015

Music of My Heart

Sebagian musisi/penyanyi/idol atau apalah suka suka yang aku suka sering aku bahas di label favorit. Cek aja satu satu postingan di situ, aku suka berbagi kok jadi pasti banyak aja :) Playlist musik waktu jalan jalan perpisahan SMA bisa dilihat di sini. Aku juga kadang suka post lirik lagu yang aku suka dan cenderung bikin baper. Eaaa. Trus pernah juga bikin postingan tentang beberapa lagu dari satu genre tertentu contohnya di sini. Bahkan saking sukanya nulis tentang musik aku pernah buat permainan semacam ini. Hehe.

Nah kali ini aku mau cerita mengenai beberapa idola aku dalam dunia musik. Kalo yang ditulis di sini udah yang cinta mati yaaa. Semua lagunya suka, dia nyanyi lagu sampah juga tetap suka.

Peterpan
Jaman SD, setiap kali ditanya artis favorit aku pasti mantap menjawab Peterpan. They're the real legend for me. Aku mulai suka pas kelas 6 dari album Bintang Di Surga, but I'm fast to catch up, dengan ikut mendengarkan album sebelumnya yaitu Taman Langit. Udahlah jangan ditanya dua album itu, suka semuaaaa. Trus mereka ngisi OST Alexandria dan aku juga suka! Kemudian dua album terakhir Peterpan, Hari yang Cerah dan Sebuah Nama Sebuah Cerita, pun aku masih suka semua lagunya. Single single lain yang duet sama almarhum Chrisye sampai Titiek Puspa pun juga suka.

Dulu aku sempat mikir aku sukanya sama Ariel aja, jadi walau nanti ganti nama gak bakal ngaruh. Eh ternyata pas namanya jadi Noah, aku gak ngikutin lagi tuh. So I think maybe the name has its magic :))

Suatu malam ada satu following di Timeline yang dengan sempurna mendeskripsikan Peterpan saat masa jayanya. Lupa aku kata kata persisnya. Cuma yang paling membekas adalah dia yang mendewakan lirik lirik Peterpan yang jenius. And I couldn't agree more! Mulai dari Kukatakan Dengan Indah, Langit Tak Mendengar, Bintang di Surga, Menunggu Pagi, I can't even choose one favorite! ;)

Awww jadul amat ya, tapi aku sukaaaa

Christian Bautista

Aku suka lelaki maha ganteng ini dari single debutnya, The Way You Look at Me. Twelve years of loving, and still counting ;)

Semua lagunya dari semua albumnya masih aktif aku nikmatin sampai sekarang. Tapi forever favorite buat aku ya lagu lagu ini : My Heart Has a Mind of Its Own dan Now That You Are Here (dua lagu ini liriknya juwaraaa. Dan itu diciptakan sendiri sama doi, gimana gak tambah cinta). Walaupun lagu lain seperti Captured, Colour Everywhere, atau Since I Found You gak pernah absen ada di playlist HP.

Dan walaupun lagunya CB ini english semua (easy english sih) tapi aku hafal aja loh... dari awal SMP. Masih piyik cupu gitu, tapi demi nyanyi bareng sama abang aku kuat kuatin deh hapalin, sampai sekarang udah hafal mati. Trus yang aku suka dari CB tuh, live performance-nya keren parah. Selalu beda dari satu stage ke stage lainnya, kerasa banget raw-nya tapi juga selalu prima. And... he's very sweet, isn't he?

Ganteng banget ya abang!!! :")

Khusus abang ganteng, aku kasih bonus satu penampilannya di acara Sarah Sechan.


Sam Tsui

Nah kalo si ganteng yang satu ini adalah youtuber favorit akuuuu.

Padahal ya, following aku di Youtube ini banyak banget mulai dari Jason Chen, AJ Rafael, Alyssa Bernal, Tyler Ward, tapi kalo ditanya yang paling disayang ya tentu aja Sam ini. Dari lagu cover dia yang dulu dulu seperti Can I Have This Dance sampai yang kameranya udah modern macam Photograph. Dari yang cuma satu lagu doang dan live lagi sampai mash up entah berapa lagu. Dari yang cuma nebeng di akun Kurt sampe akhirnya punya akun sendiri (meski aku lebih suka kalo dia tetap kolaborasi sama Kurt, karna gabungan keduanya is magic). Dari yang cover lagu Justin Bieber sampai punya original song sendiri *senyum bangga*

Suara Sam Tsui inilah yang menemani aku belajar dari SMA sampai kuliah. Buat aku joget joget setiap dengerin Make It Up atau mash up Uptown Funk/Lips are Moving dan memompa semangat aku hampir di setiap pagi. Selalu siap sedia menyanyikan True Colors setiap aku membutuhkan semangat (ini halu aja sih, tapi matanya liat ke kamera trus aku kan jadi merasa :|). Bahkan aku pernah bilang, dunia bisa porak poranda tapi aku masih bisa bahagia asalkan ada suara Sam Tsui disajikan melalui headset volume paling kencang. That's how much I love him ;)

Channel youtube si ganteng bisa klik di sini.

My bae :*

Westlife

Kecintaan aku sama lima bule ganteng udah pernah dibahas di sini :))

Westlife formasi lengkap yang jadi kesayangan

Mengenai lagu favorit dari mereka, antara lain If I Let You Go, Flying Without Wings, I Lay My Love On You dan banyaaaak lagi deh. Hampir semua lagunya pokoknya aku suka :))

SM Artist

I don't even mind being called SM Slave. Lol.

Awalnya aku kira aku cuma suka sama Super Junior dan SNSD, tapi pada kenyataannya aku dengerin semua lagu artis SM dan aku suka. Asli, dari Dumb Dumb-nya Red Velvet sampai lagu jadul macam Number One-nya Boa, Hug-nya TVXQ bahkan beberapa lagu H.O.T seperti Hope dan Candy aku juga sukaaa. Meski kebanyakan aku cuma suka yang hits doang yah.

Trus dengan SM ini aku dapatin the whole package. Ya mulai dari lagunya, konsepnya, koreografinya, lengkap banget lah jadi aku suka. Baru pernah beli satu album dan nonton satu konser sih, tapi kayaknya aku gak masalah deh jadi ATM berjalan buat mereka. As long as the quality is equal.

Trus contrary to popular belief, lagu SM itu bagusnya gak melulu yang dance dance gitu. No no no no. Lagu ballad ballad-nya loh ya menggetarkan hati semua hehe. Mulai dari At Gwanghamun-nya Kyuhyun, Mistake-nya SNSD, What is Love-nya EXO, bagus semuaaa. Pokoknya cinta banget deh sama mereka semua dan terutama sama Lee Soo Man for building this fandom ;)

Family photo di airport menjelang SM Town New York


Honorable mentions : Ribas (album yang hitsnya Sebelah Hati itu bagus banget malih sealbuman!!), Kahitna (dari lagu ngebeat sampai yang manis bagus semua), Big Bang dan GD (lagu mereka asik semua padahal ya aku gak ngerti. Giliran tau lirik Loser langsung mewek hehe), Megan Nicole (youtuber juga seperti Sam dan aku sukaaa banget sama suaranya), David Archuleta (I have a lot of his songs on my playlist it feels like a sin not including him), Afgan (I love all his hits songs since debut, damn I even love Klise. Do people even know that song? :D). Sabrina (gak akan pernah malu untuk mengakui aku fans dari penyanyi yang disebelin satu juta umat ini. would like it if she's gonna be my wedding singer someday). Raisa (aku murni suka suaranya yang menurut aku kayak crystal clear, she's just perfect)

Jumat, 13 November 2015

Jalan Jalan Men!

Udah lamaaaaa banget ya sejak terakhir kali update tag wisata. Padahal mah diam diam udah mau menyaingi Jebraw. Hehe. Let the journey begins... (chronological order)

Sulawesi Barat - Sulawesi Selatan
Ini dah yang paling basi. Haha. Kejadiannya lebaran empat tahun lalu cuy tapi belum sempat diceritakan nah. Hehe. Jadi aku pada waktu itu mau ke Palopo, ke tempat adek Mamaku. Trus karna satu dan lain hal, malah dapat tiket kapal ke Mamuju yang ada di Sulawesi Barat aja gitu loh. Dan ujung ujungnya tentu aja, Road Trip!!! Yay! My daddy's style and my fave too! :)

Perjalanan lautnya sih gak seasik 10 tahun lalu waktu aku bisa liat ikan pas sore sore dari atas kapal (what a nice memory!). Ini kapalnya sempit, gelombangnya guncang banget, penuuuuuh banget sama para pemudik karna itu pas bulan puasa dan aku ujung ujungnya ngumpet aja sehari semalam di kamar ABK yang keluargaku sewa. Eh ada sih satu kali keluar (walaupun udah diperingatkan Abah dan Om aku supaya gak usah aja) dan males banget ngeliat penuhnya kapal. Kapalnya juga kecil jadi fasilitasnya gak asik trus gak terlalu bisa liat laut :( But then again, I have to be grateful for what I had, right?

Siang jam 11 gitu sampe di Kota Mamuju, ibukota Sulawesi Barat. Agenda hari itu adalah jalaaaaan terus sampai Polewali Mamasa (yang masih di Sulawesi Barat juga) tempat di mana kami bakal nginap di rumah keluarganya teman abahku :) Tempat itu juga yang dulu aku datangi, 10 tahun lalu :) Sepanjang jalan senang deh karena Sulawesi is much better than I expected. Ada yang jalanannya langsung berbatasan dengan pantai. Ada juga yang pemandangannya sebelah kiri gunung dan sebelah kanan pantai. Duhhhh itu jelas banget masih dalam ingatanku betapa indahnya! Terlalu indah sampe gak sempat difoto.

Sampai di Polmas, disambut sama keluarga Icha tadi. Pas buka puasa dikasih makan banyak dan enak enak. Ngobrol soal banyak hal. Trus rumahnya dekat sawah jadi main main kesana sama Dana, Zia dan Syifa (dua yang terakhir sepupuku, satu masih SD dan satunya umurnya 3 tahun) Menyenangkan deh :) Malamnya gak kemana mana karna emang ini kota kecil juga.

Besok pagi perjalanan lanjut trus sampe Palopo. Beberapa tempat yang aku ingat : pas mampir makan siang di rumah makan entah di daerah mana, yang jelas udah masuk Sulawesi Selatan. Makan Coto Makassar dan enaaaaak banget sumpah! Trus kan yang jual ibu ibu gitu, nah pas kami lagi makan ada anaknya datang dan pas aku numpang ke belakang eh aku liat anaknya cuci piring. Duhhh aku langsung membayangkan skenario kalo ibu itu single parent dan anaknya, yang masih SD, instead of main main habis pulang sekolah malah membantu ibunya mencari nafkah. Duh aku terhura :')

Trus juga di sepanjang jalan itu seru bisa liat kehidupan sehari hari orang sana. Ngelewatin sawah. Jalannya lurussss aja gak ada belok belok nyebelin gitu. Sebagian besar jalannya sempit. Ngelewatin beberapa kota kecil sampe akhirnya masuk ke Kota Palopo. Pertama disambut sama gerbang kotanya. Trus naik gunung dan dikasih pemandangan kece!! Ada beberapa pondok buat nongkrong gitu yang pemandangannya laut dan di tepi laut itu ada semacam tambak, yang ternyata kata acilku itu tempat pengolahan garam. Keren lah pokoknya.

Trus turun gunung dan nyampe deh di kotanya. Sekilas mirip banget suasananya kayak Banjarbaru. Langsung cus ke tempat acilku. Dan temu kangen secara udah lamaaaa rasanya gak ketemu :')

Di Palopo aku tinggal di tempat acilku itu di Pasar Lama. Rumahnya gede, tingkat dua tapi katanya biaya sewa murah aja. Alhamdulillah. Di Palopo ya aku jalan jalan ke Pelabuhan yang banyak tempat karaoke umumnya haha dan ada satu jalan terusan yang buntu gitu ke laut trus kanan kiri hutan bakau. Trus banyak juga kapal nelayan. Indah deh, dan pemandangannya asing jadi aku suka :D

Aku diajak makan di tempat tempat terkenal di sana. Beli sate yang paling rame (secara keluargaku penggila sate ya haha) dan bakso yang ramenya ampuuuun! Tapi kotor banget gitu deh, sampe kalo makan jangan liat ke bawah ntar gak berselera lagi :p Trus berhubung aku kesana pas lagi bulan puasa dan Idul Fitri jadi ya ngerasain juga gimana puasa di sana. Ke pasar Ramadhan dan liat jajanan lokal (PENTING!! HAHA) dan juga sholat di mesjid sana. Anyway, orang sana mau sholat aja, pakaian dan aksesorisnya hits banget deh. Kudos!

Ah iya, dua hal paling memorable di Palopo adalah langitnya indaaaah banget. Cerah dan awannya banyak gede gede. Trus ada ya satu daerah di mana tiga jenis kuburan (kuburan muslim, kristen dan tionghoa) berjejer sebelahan. 

Selain ke Palopo, tentunya aku juga jalan jalan ke kota sekitar. Apalagi ini khusus bawa mobil sendiri ya dari Kalimantan biar bisa puas jalan jalannya haha. Adek sepupuku aja ada yang langsung sakit saking gak bisa ngikutin flow-nya Abah jalan jalan :') Jadi kami ada ke Toraja yang mana sekitar 2 jam dari Palopo yang mana jalannya sangat sangat unforgettable. Jadi ngerasa kerdil deh sering ngeluh tiap ngelewatin Balikpapan-Samarinda karna jalan ke Toraja jauh lebih naik turun gunung, kanan kiri jurang, dan berkelak kelok kayak obat nyamuk. Tapi cantik banget sumpah. Jalannya dingin anyway, bahkan setelah kami gak pake AC lagi di mobil. Tapi begitu nyampe Toraja kota langsung panas menyengat. Ada beberapa ketemu bule. Ada banyak ketemu makanan berbahan baku babi :p

Ke Londa yang legendaris itu. Dengar sejarahnya. (Akhirnya!) ngeliat patung patung manusia yang lucu itu. Foto sama tengkorak (cuma abah sama aku yang berani ngelakuin ini haha). Pas pulang dari Toraja ini juga sempat sempatnya stop di rumah orang buat foto sama rumah adat mereka yang keren itu. Trus juga ada liat mereka ngangkut babi hitam buat ritual pemakaman mungkin, tapi gak singgah karna takut pulang kesorean.

Selain itu kami juga ke Masamba dan Belopa. Nah perjalanan ke Belopa ini yang paling memorable. Ada satu bagian jalanan yang kanan kirinya pohon gede jadi sepanjang jalanan itu bener bener rindang. Sukaaa banget. Trus kami juga mampir ke Kompleks Kantor Bupati yang berada di atas bukit gitu (enggak, gak segede kompleks Bukit Pelangi di Sengatta). Di perjalanan pulang mampir ke satu objek wisata. Gak ada ekspektasi secara cuma iseng aja liat plangnya di pinggir jalan. Tapi ternyata itu sungai pemandian dengan air yang jernih bangeeeet. Maaf norak tapi sungai yang begitu emang langka banget di Kalimantan :(

Dan... cerita selanjutnya juga dipending ya sampai ada keajaiban. Selain udah lupa, aku juga gak punya file foto foto di Sulawesi ini lagi. Hilang waktu laptop crash beberapa tahun lalu :/
***

Ps, ini postingan yang paling banyak debunya di draft. Daripada tetap dibiarin gak jelas di situ atau dibuang, lebih baik aku posting seadanya ya. Maaf gak bisa trip report selengkapnya (Madura, Bali, Tarakan, Nunukan, ceritanya kapan kapan aja lah ya kalo ada keajaiban :P).

Berhubung tampilan blog untuk gambar sudah kece, jadinya aku mau pamer foto foto aja aku udah ke mana selama beberapa tahun ini. Buat yang nyasar kesini untuk tau informasi mengenai daerahnya, bisa langsung komen aja apa yang mau ditanyain ya. I will gladly help you if I can :D

BALI

Mandatory photoshoot when in Bali

Me being silly

Flying Fish!!!

Typical penginapan di Kuta

Nasi goreng terenak sedunia

KALIMANTAN UTARA

Di kawasan konservasi hutan bakau dan bekantan di Tarakan

Di kapal dari Nunukan menuju Pulau Sebatik

Tapal Batas di Pulau Sebatik

Es krim Milooooo :9

Samarinda-Kelua-Palangkaraya-Banjarmasin-Samarinda

Mampir di Posko Operasi Ketupat di perbatasan Kaltim-Kalsel

Salah satu pasar di Palangkaraya

Nyari jodoh, pak? :D

Senin, 09 November 2015

On To Win a Million Dolar

Duh aku tuh beneran bukan tipe orang beruntung yang suatu saat bakal beli lotere dan tiba tiba menang satu juta dollar gitu aja. I really wish I could though, tapi nyadar diri aja lah, gak mungkin banget. Sifat pesimis ini mendasar banget sih menurut aku. Selama ini kalo ikut kuis yang hitungannya mengandalkan hoki gak pernah menang huhu.

Pernah menang kuis di dunia maya itu cuma tiga kali (itupun kuisnya segmented banget jadi pesertanya hampir pasti sedikit). Dan tiga tiganya dari hasil bertapa berjam jam di depan laptop buat nulis. Iya, tiga kuis itu lomba nulis semua dan nulisnya memeras otak banget.

Jadi kesimpulannya, menurutku kalopun suatu saat nanti aku punya uang satu juta dollar, itu pasti hasil kerja keras. Gak mungkin banget lagi jalan jalan ke Vegas, iseng main kasino dan menang. Gak ada tampang haha. Jadi itu caraku, bagaimana caramu? :D

Ps, ngomongin lotere gini jadi ingat film Singapura yang judulnya Ilo Ilo deh. Film yang bagusnya superrrr!!! Wajib nonton :D Anyway, karna ada kesalahan teknis sama sistem publikasi otomatis jadi telat sehari deh challenge ini huhu.

Sabtu, 07 November 2015

Bromo-Malang-Jogja Day 4

21 Februari 2015

Waks lama banget ya ini lanjutannya. Super basi haha. Gak peduli ah yang penting nyombong dan bikin kenang kenangan di blog tercinta ini :p

Candi Borobudur
Aku udah pernah ke Borobudur saat aku kelas 4 SD jadi aku gak terlalu excited. Ditambah dengan cuaca yang panas mampus! Asli, karna pohonnya minimalis di sepanjang track naik itu, panas mataharinya benar benar nusuk. Aku juga kijil pakai kaos lengan pendek sama rok doang, gimana gak kerasa panasnya.

Muka bete mbak mbak ber-sunglasses

Trus ya salah banget weekend gitu ke Borobudur karna manusia tumpah ruah!! Asli, foto di mana aja background-nya orang semua. Aku kan gak suka yang begitu :( :( :(

Selfie dengan relief just because I can :D

Beberapa highlight menyenangkan yang bisa aku ingat adalah aku bisa kembali liat relief relief keren di Borobudur. Sayang gak begitu hafal lagi ceritanya, beda waktu aku masih SD dulu. Saking sukanya sejarah dulu aku hafal loh beneran :D Trus aku suka deh track turun dari kawasan candi ke tempat parkir. Banyak pohon jadi adem. Trus di sepanjang jalan itu kan banyak orang jualan ya. Aku sih gak suka shopping, tapi aku suka liat barang barang unik yang dijajakan. Bahkan pas di akhir aku beli rambutan lagi yay.

Lucuuuu dream catcher nya warna warni

Rumah Makan Kangen Desa
Dari Borobudur kami langsung makan siang di Rumah Makan Kangen Desa. Makanannya biasa aja sih cuma karna laper berat ya ludes aja semua hehe. Seingat aku makanannya bisa beli per paket gitu kalo rombongan. Trus dalam satu paket tuh udah termasuk makanan, minuman bahkan dessert yang berupa buah. Makannya lesehan gitu dan di tengah ada kolam ikan plus rakit kecil yang bisa kita naikin. Aku pengen banget naik tapi gak kebayang aja kalo jatuh pasti drama abis. Jadi gak jadi deh :P

Tourist much, eh?

Gunung Merapi
Habis makan dan kenyang lanjutlah kita ke Gunung Merapi. Cuaca masih panas banget tapi aku excited karna ini adalah pertama kalinya aku ke sana. Dan.... beneran aja loh, Merapi ini adalah highlight dari liburan aku ke Jawa kali ini. Aku cintaaaa banget sama Merapi. Alasannya karna ini...

That happy face of mine though..

Yup yang bikin menyenangkan adalah tur di Merapi ini naik off road jeep dan tracknya gila gilaan, jauh banget pokoknya sama Bromo (yang pakai jeep juga). Yayness!!! Yang bikin semuanya tambah sempurna, satu mobil itu isinya kami 4 cewek ribut dan satu sopir yang kayaknya demen banget dengar teriakan kami hehe. Jadilah dikit dikit manuver. Lelah banget teriak tapi bahagiaaaa. Dan percaya deh, aku tuh naik permainan sejenis Moopy's Balloon Ride (di Amazon Big Mall Samarinda, more about this amazing place later hehe) yang "gitu doang" aja teriakannya lebay, apalagi ini ya. Tapi aku suka banget deh. Next time kalo ada kesempatan naik ginian lagi pasti aku jalanin.

Pemberhentian pertama kami ke Museum Sisa Hartaku yang isinya adalah berbagai macam barang dan semua kenangan mengenai Erupsi Gunung Merapi pada November 2010. Asli begetar gituuu pas di sini. Ngeliat semua sisa sisa kehidupan itu masih penuh abu. Ngebayangin gimana para warga bisa survive di saat tempat tinggalnya dihantam bencana alam begitu.

Barang barangnya detil banget, dari motor, sendok, baju, dll

Fave quote

Selanjutnya kami berhenti di lokasi bernama Batu Alien, yang juga punya lanskap pemandangan cantik. Nah si batu berbentuk muka alien ini aslinya biasa aja tau. Pas liat foto fotonya baru kok ya mirip. Yang mau liat batunya google aja ya *gak membantu haha* Karna aku maunya pamer foto foto gunung ajaaa. Aku suka pemandangan gunung (much better than pantai to me).

Mommy and daddy

Me and Merapi

Habis dari sana, lanjut naik mobil menuju bunker. Ini titik tertinggi yang bisa dicapai sama tour yang kami sewa. Bunker ini sendiri seharusnya jadi tempat evakuasi kalo kalo terjadi erupsi dan udah gak ada waktu lagi untuk turun gunung. Tapi di suatu waktu (aku lupa erupsi tahun berapa), ada orang berlindung di sini dan tetap meninggal karna abunya nembus aja loh. Isss sedih ya T_T Semenjak itu bunker ini gak difungsikan lagi dan menjadi saksi sejarah betapa dahsyatnya Merapi ini.

Di dalam bunker

Ini menurut kamu lagi ngapain cobaaa? Haha go figure :P

Habis itu turun lagi deh dan berakhirlah tournya. Ya sediiiih.

Biar gak sedih mau pamer foto jeep lagi haha. Posisi favoritku ya berdiri kayak gitu :D

:D

Candi Plaosan, Candi Prambanan dan Candi Ijo


Ya, seharian itu kami emang keliling ke berbagai candi aja. Candi Plaosan cuma sekedar mampir, gak masuk ke dalam.

Candi Plaosan

Selanjutnya kami langsung menuju ke Candi Prambanan. Nah aku juga belum pernah samasekali ke sini jadi excited. Tapi ternyata luas banget yaaa. Tracknya lebih jauh dibanding Borobudur hehe. Untung udah gak begitu panas, dan lebih banyak pohon juga di sini.

Candi Prambanan

Dan Candi Prambanan ini ternyata gede banget yaaa. Tinggi bok! Sampai nengadah terus aku selama keliling kompleknya *lebay* Aku gak banyak foto foto di sini karna udah kucel juga. Malah kerjaanku ngekor satu turis bule yang nyewa guide lokal, biar sedikit sedikit aku belajar soal candinya juga. Isss gak modal banget ya. Tapi aku berusaha smooth gitu ngekornya biar gak ganggu mereka. Toh bukan aku aja kok yang ngekor, banyak juga anak SMK Pariwisata gitu yang belajar dan ngekor (terang terangan) sama guide itu.

Setelah puas hampir satu jam di Prambanan, lanjut ke satu candi lagi yang juga belum pernah aku datangin. Nah beda dari candi candi sebelumnya yang berada di dataran biasa, candi satu ini ada di dataran tinggi yang jalannya jauh gitu dari jalan raya utama. Tanjakannya tinggi dan curam abis, jadi beberapa kali merasa kecil deh sepanjang perjalanan. Kata sopirnya, candi ini lagi jadi hot item masyarakat lokal Yogyakarta yang mau liat sunset.

Candi Ijo yang padang rumputnya luas dan asik banget gegulingan. Liat, orang udah banyak mau nunggu sunset.

I'm not a fan of sunset/sunrise, kesini malah jatuh cinta ya sama padang rumputnya yang luas itu. Tapi tetap nge-tag tempat strategis sih menjelang sunset, just because.

Sunset watching

Malioboro (lagi)
Ya, kembali lagi kita ke tempat favorit turis lokal di Jogjakarta. Aku lupa hari itu kami makan malam di mana, pokoknya yang aku ingat tuh kami ke Malioboro lagi. Semua orang shopping lagi, sedangkan aku keliling aja dan beberapa kali stop ngeliat pertunjukan musik yang ada di sepanjang jalan :D


Setelah capek ya duduk duduk aja deh di dekat Alun Alun, doing my favorite thing to do while travelling which is people watching. Hehehe. Gak lama kemudian pulang juga akhirnya yay.

Masih berlanjut ke Day 5 ya ;) Yang mau liat Day 1, Day 2 dan Day 3, monggo di klik link-nya.

Kamis, 05 November 2015

Iseng Iseng Resensi Vol. IV

Dari awal gak pernah nyangka kalo proyek iseng ini akhirnya berlanjut terus bahkan sampai edisi keempat. Jadi gak pernah buat judul yang konsisten juga. Dari Iseng Iseng Resensi, Gak Iseng Lagi Resensi sampai Iseng Iseng Resensi (Vol III). Random semuaaa :P

Ntar deh kalo udah 10 entri (yang berarti aku udah nonton 100 film dengan serius yay), akan diseragamkan semua judulnya dan bakal dibikinin tag khusus. Until then, let's just watch many movies, self!

***

It Follows
Hype film ini sejenis sama The Babadook dan beda sama film horror box office macam Insidious atau The Conjuring. Dan sebagai anak yang rada hipster tau dong yang lebih menarik perhatianku yang mana? Hehe. Begitu pulang kampung langsung minta film ini sama Deny dan langsung nonton. Di luar dari hypenya, aku emang udah ngebet nonton karna poster – posternya yang bagusss banget. Overall, film ini gak mengecewakan sama sekali. Konfliknya sederhana, teknik gambarnya bagus, script-nya standar tapi efektif, trus scoring-nya mantap. Dan film ini asli thrill abis, deg degan sepanjang nonton film (dan bahkan setelahnya pun). Dari segi akting lumayan lah ya, para pemeran utamanya gak gengges, kalo lagi bego ya normal aja mungkin deg degan (dikejar ntahapaapa gitu loh, gimana gak deg degan wkwk).  Hantunya juga beneran kayak hantu dan believable kan jadi takut sendiri biar siang bolong haha. Anyway, film Sundance ini recommended deh beneran J

Satu adegan yang bikin aku nahan nafas

When Harry Met Sally
Sebagai orang yang ngaku kesana kemari suka romcom, aku terhitung telat untuk nonton satu karya klasik ini. But better late than never kaaaan? Anywyay, I love this movie! Gak suka yang cinta mati banget gitu sih macam A Little Thing Called Love atau Before Sunset, tapi suka pokoknya *apaan sih Dit -.-* Konfliknya sederhana, mengalir tenang kayak di sungai Mahakam, skripnya daily banget tapi indah dan membekas gitu. Masalah teknis malas ngomentarin ah, secara ini film lawas jadi aspek itu ya terima aja apa adanya. Si Billie Crystal jelek banget (I can’t stand him really :() tapi Meg Ryan cantik ya. Banget! Oh iya, editingnya rapi, sukak. Trus transisi antar waktunya itu manis sekali. Film ini sendiri mengajarkan banyaaak sekali petuah cinta yang kayaknya bakal lama melekat di pikiran aku.

Would love to do this kind of thing with my future lover ;)

Han Gong-ju
Semenjak baca premisnya di blog ini, entah kenapa aku langsung pengen nonton. Selain itu, posternya yang bagus (biasanya sih kalo poster bagus ya filmnya juga bagus) dan embel embel kalo ini diangkat dari kisah nyata juga menambah minat aku. Akhirnya nonton ini di Bioskop Dita sama Ayu, Rahmi dan Nurul. Ekspektasi kami pengen nonton yang sedih sedih sampai ke luar air mata. Dan... beneran kejadian deh, meski sedih aja, gak sampai ke luar airmata juga. Film ini sih khas Korea lah, lambat lambat cantik gitu. Yang nyebelin, transisi antar waktunya rada kabur. Jadi seringnya kami bingung sendiri (atau kaminya aja yang oon :p). Aku suka sama kemampuannya mempermainkan emosi penonton sampai aku bisa dibikin simpati sama pemeran utamanya. Beneran simpati sampe pengen ngejotos satu satu yang jahat sama dia T_T

Perumpamaan gorila yang gak hanya cerdas tapi juga bikin miris

Cinderella
Gak terlalu nafsu nonton ini sih, tapi tetap minta filmnya sama Deny karna ada satu quote-nya yang bagus banget dan sampai sekarang jadi pedoman aku. “Have courage and be kind” *tanemin dalam dalam di kepala*. Secara cerita ya sama persis kayak kartunnya yang waktu kecil kuputar berulang ulang itu hehe. Skripnya biasa aja, sinematografinya juga. Trus nih sebagai film romantis, chemistry antara si Ella dan si pangeran ini nihil banget. Agak mengecewakan ya kalo menurut aku. Well, satu satunya adegan yang memorable ya pas transformasi Ella dkk yang dibantu sama Ibu Peri. Baju pestanya cantik banget, euy. Yah kayaknya itu aja sih yang asik, sisanya aku banyak ngantuk aja nonton ini.

Ini shot paling memorable. Kelihatan banget kan magical-nya :D

Wild Tales
3 menit pertama menonton film ini... and I’m sold.

Ini film gue banget niiiih dari segi cerita. Sebagai penggemar cerita Oh Mama Oh Papa di Majalah Kartini (oh yeah I am!!), cerita yang gloomy, unik dan agak agak unbelievable itu selalu jadi jenis cerita favoritku. Makanya jangan heran kalo aku nulis fiksi tuh pasti rada rada gak waras premisnya haha. Aku juga cinta sama semua ide film Kim Ki Duk dan menurutku Old Boy itu keren abis ceritanya. Nah kan, tau kan aku orangnya gimana sekarang :P

Sebagai film antologi dengan 6 cerita yang gak nyambung tapi punya nyawa serupa, bisa dibilang film ini sukses membuat aku suka sama semua segmennya. Tapi tentu ada yang menonjol ya. Favoritku adalah cerita pertama dan ketiga. Asli cerita yang ketiga itu nendang banget sampe aku maksa Dana nonton juga karna bagus buat mengajarkan manner sama dia. Dan memang semua ceritanya ini nilai moralnya adalah tentang perilaku manusia yang, at times, bisa lebih ganas dari binatang (hint ini juga digambarkan waktu opening. Very cool!). Dan di aku sih semua nilai moralnya tuh mudah banget ditangkap. Bikin evaluasi diri banget dah pokoknya.

Ps, baru nyadar review tadi gak ada bahas teknisnya samasekali ya? Haha. Aku mah kalo dikasih cerita bagus ya emang gak terlalu peduli masalah teknis ya, maafkeun :P

Satu dari sekian banyak scene favoritku, ini dari cerita pertama

The Hangover
Telat banget ya baru nonton ini, telat banget. Di Fox Movies juga udah diputar berkali kali sampai bego haha. No excuse really, cuma akunya aja yang malas :P Dan sekarang nyesal deh habisnya filmnya bagus. Dikira humornya bakal fisik banget, yang mana aku kurang suka, eh ternyata enggak. Pas banget kok racikannya dengan skrip yang lucu lucu cerdas. Trus untuk ukuran film haha hihi, gambar gambarnya cantik banget. Niat!! :D Cara penceritaan merunut ke belakang juga sukses buat aku yang ngantukan terjaga sepanjang film. Ya intinya aku nonton ini pas lagi galau parah tapi bisa tetap ketawa ketawa berarti bisa dibilang berhasil dong ya komedinya yang kadang keterlaluan randomnya.

Joke favoritku yang terjadi di lobby Caesar's Palace Las Vegas

Mean Girls
I love love love this movie! Sebenarnya udah pernah nonton sih, tapi ini lagi pengen nonton ulang dan sekalian deh direview biar serius nontonnya (alasan macam apa ini haha). This movie is very girly, very funny (aku ketawa tulus beberapa kali aja dong) and also can easily punch any ladies in the face. In a nice way though. Skenarionya mengalir lancar, banyak punchline yang sampai sekarang pun masih hidup di Tumblr karena emang timeless banget. Color filmnya juga aku suka deh. Ah iya sama pengumpamaan kehidupan sekolah dengan kehidupan safari, cerdas abisss. Trus pemeran utamanya ganteng banget ya oloooh. Haha maaf reviewnya random :P On a serious note, Rachel McAdams sama Amanda Seyfried sukses jadi scene stealer favorit aku di film ini. You go, beyotch!

Mean Girls jadi relatable ya karna gimmick gimmick sederhana ini

The Class of 92
Oke, review yang ini bakal subjektif banget karna aku cinta mati sama MU.

Sebagai film dokumenter, konten dari film ini sendiri sudah sangat kuat. Kisah tentang enam orang remaja gila bola, yang dipersatukan oleh salah satu klub terbaik dunia dan kelak membuktikan diri dengan raihan tiga gelar dalam satu musim. Seperti kata Eric Cantona, it’s romantic, it’s a perfect script. Masalah penyajian konten atau editingnya udahlah aku gak gitu peduli, aku terlalu sibuk menyaring semua nilai nilai yang ada. Nilai yang mengingatkan aku sekali lagi kenapa dulu aku mau menghabiskan puluhan weekend di depan TV untuk mereka. But I think it’s decent enough. Emosi terbangun dengan baik kok, dan itu juga didukung dengan musik pengiring yang sesuai.

Mengenai nilai nilai Manchester United, maupun nilai individual per pemain semua disampaikan dengan sempurna and I like it the most about this movie. Mentalitas juara MU, Sir Alex and all his values (semua yang beliau lakukan itu applicable banget dalam kehidupan, heart him so so so much!), disiplinnya David Beckham, sifat down to earth Scholes. Disampaikannya itu gak obvious dan menggurui, tapi aku sih nangkap banget. Oke untuk menutup, aku mau pamer satu quote dari Sir Alex waktu Beckham kembali dari Piala Dunia 1998 di mana dia dapat kartu merah dan jadi bahan bully seantero Inggris.

“Don’t worry son, it’s over. You’ll comeback, you’re a Manchester United player. We’ll look after you, everyone’s supporting you, don’t even worry about anything. Go away, have a few weeks holiday, get some rest, but when you come back to Manchester United, you know you’ve got the support of everyone.”

My favorite quote from the movie

Scandal Makers
Aku nonton cuma modal streaming di Youtube dan dapatnya bukan versi yang lengkap kayaknya huhu. Anyway, penasaran banget sama film ini karena dua pemeran utamanya adalah bintang bintang Korea yang aku suka. Cha Tae Hyun yang main di Hello Ghost dan Park Bo Young yang keren di drama Oh My Ghostess. Dan lumayan memenuhi ekspektasi ya. Semacam drama comedy gitu, dimana keberhasilannya berat sebelah ke komedi aja. Asli, adegan adegan komedinya itu orisinal dan absurd. Absurd banget tapi gak gengges. Untuk aktingnya sendiri, aku rasa si Park Bo Young masih kurang lentur di beberapa adegan. Yang jadi scene stealer malah Wang Seok Hyeon yang berperan jadi anaknya, he was so cuteee.

Tiga generasi dalam satu frame, beautifully and functionally shot

My Neighbor Totoro
Aku sudah sering mendengar sepak terjang Studio Ghibli sebagai salah satu studio animasi terbaik di dunia. Tapi gak pernah benar benar menonton filmnya. Anehnya, aku tetap nekat menyimpan banyak film Studio Ghibli (khususnya yang disutradai Hayao Miyazaki) dalam laptop, hanya karna aku yakin kalo suatu saat aku pasti nonton dan aku pasti bakal suka. Dan itu sekarang menjadi kenyataan. Dan Totoro inilah yang aku pilih jadi film pertama yang aku tonton. Yang paling aku suka tentu adalah gambarnya ya, yang cantik banget. And when I said cantik, it means cantiiiik. Kalo manusia kayak Chelsea Islan. Ceritanya yang sederhana pun membuat kecantikannya terasa lebih menyenangkan. Oh iya penggambaran Totoro-nya dewa banget, bikin pengen meluk banget gak siiih. Trus karakter Mei itu lucu deh kayak Sarang, terutama aksen dan bahasa Jepangnya ya. Mungkin dari sekarang aku akan lebih sering menonton film Ghibli lainnya seperti Ponyo atau The Wind Rises.

Gak ngerti lagi deh sama cantiknya

Minggu, 01 November 2015

My Biggest Pet Peeve

Kalo berdasarkan pengertian pet peeve di Wikipedia yang bisa dibaca di sini, maka aku rasa aku punya beberapa pet peeve.

Tapi yang mau aku bagi di sini adalah aku yang gak suka banget kalo ada orang yang minjam barang barangku untuk kemudian tidak mengembalikannya di tempat semula.

Padahal aku tuh orangnya gak rapi banget loh ya, jujur. Kamar kayak kandang babi juga aku santai aja bawa tidur, karna nature aku bukan yang anti rapi kayak Mama gitu. Tapi aku jadi super cranky kalo ada orang yang "mengacak" susunan barang di areaku, bahkan walau susunan itu berada dalam formasi yang super gak beraturan. Mukaku pasti berubah pundung kalo ada yang melakukan hal itu haha.

Trus walau berantakan gitu, untuk beberapa benda aku cukup konsisten sama letaknya. Buah dari ajaran disiplin yang diterapkan sama Mama dan Abah. Misalnya helmku ditaruh di atas meja ngadep kanan atau gunting kuku ditaruh di kantung pink dalam laci kedua di meja belajar. Detil banget ya :P Nah kan sering ada yang minjam trus naruhnya sembarangan aja gitu, asal ngembalikan. Aku loh sebel jadinya. Bahkan kadang helm udah ditaruh di tempatnya, tapi hadapnya salah, aku juga jadi emosi. Gak penting banget ya? :P

Sebagai makhluk Tuhan budiman yang selalu memperlakukan makhluk lainnya seperti aku ingin diperlakukan mereka, aku punya tendensi untuk menghafal si A biasa naruh panci di mana atau si B biasa naruh penggaris di mana. Jadi kalo suatu saat aku mengembalikan barangnya aku gak salah naruh. Kalaupun aku gak tau, aku akan langsung ngasih barang itu ke orangnya. 

Tapi walau begitu, aku paham gak semua orang seribet dan sesensi aku jadi mereka santai aja kalo ngembalikan barang. Yang penting kembali mungkin pikir mereka. Jadi paling aku cuma sebel bentar trus langsung buru buru membenarkan posisi barang itu, kadang malah saat orangnya masih ada :D