Minggu, 10 Mei 2020

Shihab & Aku & Shihab Jilid 2

#DiRumahAja

Memaknai virus yang mewabah dengan humble dan penuh kasih. Ini nih alasan kenapa aku sukaaa sekali dengan program ini. Dan juga pandangan agama mengenai etika beribadah di mesjid alias rumah Allah. Karna itu rumah Allah, kita justru harus seribu kali lebih hati hati untuk beribadah ke sana (dalam hal kebersihan, kesehatan, dll). Jangan karna keegoisan diri untuk pahala pribadi, malah jadi merugikan banyak orang ceunah.





Aku Mencintaimu Lillahi Ta'ala

Menurutku sih ini click bait banget yaaa. Karna judul yang sesuai harusnya ya Kosakata Keagamaan. Dan my oh my, ini menurutku bahasan yang sangat menarik!!! Karna ini sesuatu yang sehari hari banget tapi kan karna ga kontroversial ya jadi jarang gitu dibahas di majelis majelis. Beberapa bagian favoritku : arti mencintai sesuatu semata mata karna Allah. Ya kalau mau mencintai sesuatu karna Allah harus disiplin, ga boleh berlebihan dan ga boleh juga berkekurangan. Plus, harus pada tempatnya. Penting banget ini buat aku yang punya kecenderungan bucin ya kaaan :') Trus kutipan ini juga favoritku "Mengucapkan sesuatu yang berkaitan dengan Allah harus disertai dengan ketulusan dan pengagungan." Huuu dalem banget ya ga sih :/ Sama pengertian hijrah juga yang menurutku humble sekali dan sesungguhnya ya sederhana aja ceunah. Which is meninggalkan yang buruk untuk sesuatu yang baik. Dengan prinsip meninggalkan yang buruk, lebih baik daripada melakukan yang baik (ini contoh ekstrim tentu saja). Also, I read this one already on Ummukh IG, tapi di sini ada disinggung lagi bahwa menegur orang itu, tegurlah jangan di depan umum, karna itu jadinya pelecehan. Kalau bisa tegurnya japri aja gitu sis.

Another favorite quote of mine (buset panjang bener ini tapi serius seru banget kan topiknya) : "Bahasa itu digunakan untuk memberi pengertian, bukan untuk dipamerkan." "Ada orang bicara bahasa Inggris, bahasa Perancis, gak ada yang ngerti. Bukan itu bahasa. Bahasa digunakan, kita mengerti artinya, baru kita sampaikan pada orang, secara mudah dan gampang diterima." Ih ini dalem banget ya kaaaan :') Dan bukan hanya tentang bahasa Arab ya, tapi semua bahasa di dunia.



Pajak, Uang dan Riba Menurut Al-Qur'an

Aku suka gimana di episode ini menjelaskan posisi harta di dalam agama Islam, yang menurutku tidak populer di Islam dewasa ini. Juga redefinisi ibadah. Love bangeeeet huhu. Sesi tanya jawab pun menurutku sangat kepakai di daily life. Wajib nonton untuk pengetahuan yang lebih luas.




Takut Corona Melebihi Takut pada Allah?

Ini pembahasan singkat tapi ngena banget di aku karna pendekatannya sederhana dan logis. Mengenai berbagai macam rasa takut dan bagaimana Islam memandang rasa takut itu sebagai salah satu dari sifat dasar yang pasti dimiliki seluruh manusia.



Jodoh Itu Rezeki, Bagaimana Menjemputnya?

Salah satu poin favoritku adalah di awal pembahasan mengenai cara menjemput rejeki menurut ketentuan yang disarankan Agama. Di sini Abi Quraish mengutip satu ayat Al Qur'an mengenai jaminan rejeki untuk setiap makhluk di bumi yang bergerak. Kemudian Abi underline kata bergerak, dan memberi perumpamaan dengan salah satu makhluk hidup lain yaitu burung. Ditutup dengan kesimpulan, yang sekali lagi terkait dengan tuntunan Islam. Pokoknya cara jelasinnya enak bangettt harus nonton.

Also, love this quote "Syukuri yang sedikit, supaya Allah memberi Anda yang banyak." "Tidak usah menuntun rizki hari esok untuk hari ini, karna Tuhan juga tidak menuntut kita beribadah yang harusnya dilakukan besok di hari ini." "Kurangi kebutuhan Anda, kecuali kepada Allah SWT."

Dan buat para jomblo, ada tips supaya bisa lebih percaya diri dalam menjemput rezeki dalam hal ini pasangan hidup kelak ;) Oh iya buat Mbak Kania, I feel you mbak, I feel you :')


Islam Wasathiyyah, Islam yang di Tengah

Penjelasan sederhana dan menyenangkan (khas Quraish Shihab) mengenai Islam moderat.

Penting. Wajib ditonton.



Klik di sini untuk baca jilid pertama :)

Minggu, 22 Maret 2020

Jatuh Cinta Sendirian

Sebenarnya udah bolak balik mendengarkan lagu ini dari dulu, baik versi Taeil maupun Luna. Tapi malam ini shuffle playlist nyetel lagi. Terus aku iseng cek translationnya di Youtube. Terus nangis sampai capek hehe.


Favorite part!

Tidak akan cerita panjang lebar karna memang ga mau cerita. Tapi akan meninggalkan jejak di sini sebagai pengingat untuk #SalahinZodiakAja


***

Nangis gapapa, sedih gapapa. Akan selalu ada orang orang baik yang bikin video parodi dan upload di Youtube trus bikin bahagia lagi deh. Terima kasih ya, orang orang baik! :)



Rabu, 18 Maret 2020

Bulan Film Nasional

Awalnya mau main di Instagram, tapi ujung ujungnya males karna aku emang bukan anak IG wkwk. Ribet aja musti bikin konten di IG tuh menurutku. Sekarang aku sukanya bikin di WA Story (audiensnya jelas ada), blog dan twitter (ini tanpa audiens juga gapapa) dan kadang Facebook.

Oke mari kita mulai aja challenge dari @cinemalinea ini.




Film Indonesia terakhir yang kamu tonton?
Teman Tapi Menikah 2. Nontonnya di bioskop, sendirian.

1 judul film berdasarkan huruf pertama namamu?
Fiksi. Tapi belum pernah nonton ini huhu sediiiii.

Film action favorit?
Tidak suka nonton action jadi hampir tidak ada referensi haha. Foxtrot Six mungkin karna ada Oka Antara di dalamnya.

Film horror favorit?
Keramat (Monty Tiwa, 2009). BEST EVER. Rumah Dara dan Sebelum Iblis Menjemput di bawahnya.

Film drama favorit?
Favorite genre!!! Hmmm musti berpikir panjang nih, tapi terutama untuk genre ini, aku suka banget kalau filmnya mau mengambil tema yang berani. Yang aku pikirkan : Arisan! (Nia Dinata), Sang Penari (Ifa Isfansyah) dan Mantan Manten (Farishad Latjuba)

Film komedi favorit?
My Stupid Boss, obviously

Film romantis favorit?
Eiffel, I'm in Love is a classic

Sutradara favorit?
Belum ada. Sampai sekarang aku selalu fokus ke karyanya aja, belum ada satu sutradara yang konsisten aku suka semua kerjanya.

Film yang membuatmu bahagia?
Aruna dan Lidahnya because all the foooodddssss. Dian Sastro's acting. Dan tentu saja, Oka Antara.

Film yang membuatmu menangis?
Keluarga Cemara dan Dua Garis Biru. Duo kombo dari tahun 2019 ini personal sekali.

Film masa kecil favorit?
Eiffel, I'm in Love hehe

Film animasi favorit?
Riki Rhino. Belum nonton tapi aku suka banget sama premisnya.

Adegan film favorit?
UKS scene di Dua Garis Biru

Quote film favorit?
"Kamu pikir gampang jadi orang tua? Mama aja gagal jadi orang tua!!" Ga tau ini nempel banget aja di hati aku. Terutama saat aku pikir aku mau nikah dan punya anak haha. Bikin jadi mawas diri aja gitu.

Film adaptasi buku favorit?
Buku yang pernah aku baca aja ya. Jomblo versi Hanung Bramantyo. They got the perfect cast, also love how raw it is. Belok Kanan : Barcelona di urutan kedua.

Film pendek favorit?
I have lotssss. Apalagi dulu pas jaman sering nongkrong di Viddsee. Satu yang paling membekas adalah film pendek yang aku tonton di Festival Film Samarinda. Judulnya Sendiri Diana Sendiri. Sutradaranya Kamila Andini, dibintangi Raihaanun. Bagus banget, ga boong.

Film Indonesia terbaik 2019?
Dua Garis Biru

Film Indonesia yang sangat mengecewakan?
Ayat Ayat Cinta 2. Doh.

Aktor favorit?
OKA ANTARA MY LOVE

Aktris favorit?
Cut Mini. Yang lagi growing di aku Mawar De Jongh, Indah Permatasari dan Dea Panendra.

Film yang banyak orang lain suka tapi kamu gak suka?
Laskar Pelangi

Film yang banyak orang gak suka tapi kamu suka?
Probably Queen Bee (ini ga terkenal banget wkwk) dan SIN

Karakter film favorit?
Arini (Love For Sale, Love For Sale 2) dan Tari (Wedding Agreement), dua karakter wanita panutanku.

Film yang memiliki sekuel terbaik?
Aku ga bisa nonton Teman Tapi Menikah 1 sampai selesai karna gumoh (dan nontonnya cuma streaming). Tapi aku bisa menghabiskan Teman Tapi Menikah 2 di bioskop, walau tetap biasa aja sih. Ga suka juga. Also, the second one has better theme song.

Film yang sangat kamu benci?
Jomblo reborn? Karna pointless aja, also terrible acting (judging from the trailer)

Film yang memiliki soundtrack terbaik?
Doremi & You is so underrated! Semua lagunya bagus huhu sayang Naura dkk banget.

Film klasik favorit?
Hmmm semua film Suzanna dan Warkop DKI aku suka.

Film yang kamu tonton berulang kali?
Keramat itu my to-go film kalau mau mengenalkan sinema Indonesia sama orang orang yang awam.

Film yang sangat personal?
Marlina : Si Pembunuh dalam Empat Babak, Mencari Hilal, Love For Sale dan Keluarga Cemara

Film terbaik sepanjang masa?
Semua film yang ada Oka Antaranya haha.

Jumat, 14 Februari 2020

20 Resolusi di 2020

Terinspirasi dari video Fathia Izzati yang iniiii


Aku buat versiku sendiri haha. Anjir udah setua ini masih bikin list aja ya, belum jelas pula bakal sepatuh apa dan ini pun udah Februari. Tapi menurut aku momen 2020 ini pas banget dengan aku yang.... pindah kerja!!! Setelah 3 tahun di tempat sebelumnya, yours truly akhirnya memberanikan diri melangkah memulai lembaran baru. Bukan yang banting setir samasekali, tapi ini kerjaan juga ga persis sama dengan kerjaan sebelumnya. Yang mana artinya adalah belajar lagi (and this is one important point) :P

Oke langsung aja aku mau note di sini resolusi resolusi aku yang aku rasa jauh banget berbeda dengan resolusi belasan tahun lalu (seingatku aku pertama bikin resolusi gini tuh 2007). Now, it's much more detailed and realistic imo.

1. Ga menunda skip Sholat 5 waktu

2. Beraktifitas langsung setelah Solat Subuh
Ada jeda cukup panjang antara habis Subuh dan jam masuk kerjaku di tempat baru jadi bisa santai kayak di pantai sebenarnya. Bandingkan sama tempat dulu yang harus udah standby depan bis jam 6 lewat 20 menit kalau ga mau ketinggalan dan dijulidin orang orang haha.
Beraktifitas ini dalam bentuk treadmill 10 menit, mandi dan menyiapkan bekal sendiri).

3. Minum jamu 1 kali seminggu (Kamis)

4. Ikut Majelis Taklim 1 kali seminggu (Selasa malam di mesjid dekat rumah)
Sebenarnya ada beberapa pilihan majelis, tapi aku sengaja pilih yang dekat rumah dengan beberapa alasan. Pertama, aku jadi bisa sholat berjamaah lagi (sesuatu yang akan selalu aku rindukan dari Damai), trus aku juga jadi jalan kaki dengan jarak yang lumayan (sesuatu yang juga aku kangenkan dari Damai). Dan yang paling utama... aku jadi bisa mampir ke Indomaret kalau mau jajan (aku kalau ga disengajakan gini ga mungkin sok jajan soalnya haha).

5. Ngaji 1 kali seminggu (Jumat malam)
Ga ada batas minimal atau maksimal, aku cuma mau punya rutinitas yang berfaedah haha

6. Stick to monthly budget
Aku udah punya blue print untuk pengeluaran monthly jadi yok rajin catat cashflow yok

7. Konsisten jualan pulsa (omset minimal 500 ribu sebulan)

8. Mulai jualan kaus kaki
Say it with me, tahun ini akan jadi tahun Dita mulai berjualan online. Masih dengan prinsip yang sama, jualan barang yang aku suka. Sungguh ga tau apakah strategi ini bisa relevan, tapi seperti Tokopedia bilang ya, mulai aja dulu (btw jualannya ga di Tokopedia, I'm planning to be very local about my business).

9. Masak resep baru 1 kali seminggu

10. Ngajar TOEFL preparation
I'm also being very specific about what I can offer to the studs. Tapi ini masih dalam tahap preparations banget sih, tapi aku targetkan tahun ini juga udah mulai eksekusi. AMIIIIN.

Ps, kerjaan baruku ini super santaiiiii. Makanya aku ga pernah permasalahkan gaji yang cuma setengah dari kerjaan lama haha. Dan maka dari itu juga aku WAJIB plan banyak hal untuk mengisi kekosongan waktu biar waktuku tidak terbuang sia sia ceunah.

11. Volunteer untuk baca membaca atau acara film Indonesia
Sebenarnya lebih oke sih kalau aku inisiatif bikin bikin yaaa. Tapi sungguh aku belum sampai ke arah sana. Tahun ini targetnya kalau bisa, wajib berpartisipasi. Udah itu aja dulu :P

12. Showing less skin and body shape
Meaning... no more belanja baju yang ga sesuai prinsip itu ya Dita haha. Tapi cari batik buat kerja yang panjang dan bagus kok susah ya di Samarinda hiks, need to work on this later.

13. Ngerjakan 20 soal CPNS + 10 soal TOEFL setiap malam

14. Konsisten sedekah
Aku punya 2 yang aku pengen jadikan rutinitas bulanan di tahun ini. Ga banyak samasekali, tapi aku mau rutinkan.

15. Bikin thread salon di Samarinda

16. No more nasi after 7 PM, unless eating out

17. Rutin skincare sama satu produk
So far, it's Emina yang Miss Pimple. Aku harap bisa rajin step by stepnya.

18. Belajar basic make up
Basic means eyeshadow, maskara, lip sama bedak aja. Haha basic banget yaaa, yang penting pengen lebih sering pakai tahun ini untuk naikin jam terbang. Same goes with jilbab :)

19. Treadmill 10 menit sepulang kerja

20. Konsisten invest di properti (monthly) dan emas (2 new item this year)


**

Sudah terlihat jelas kah betapa ambisnya sayaaaa???? Haha.

Jadi teringat percakapan sama seseorang yang aku ceritakan mimpi mimpi aku (I don't usually talk about this, so you know this one is special) dan dia bilang "wow kamu ambisius sekali yaaa". Haha. Emang ya. Tapi di satu sisi, semakin tua, aku sebenarnya semakin santai ketika gagal (nangisnya tetap sih haha). Tapi emang dari sananya kalau nyetting goal itu ga pernah santai :P

So yeah, let's embrace 2020!!! ;)

Ps, aku mau share juga video video Fathia yang aku suka dan menurutku penting untuk ditonton sama sebanyak mungkin orang.



Sabtu, 11 Januari 2020

Kaleidoskop Film Indonesia x Dita Tahun 2019

Film Indonesia x Dita adalah ship paling sahih dalam 5 tahun terakhir. Dan bahkan di tahun ini resmi menggeser Kpop, karna aku jelas lebih concern baca baca di bidang ini dibanding di Kpop. Sumber informasi mulai dari Film Twitter macam Cenayang, Watchmen, Kak Djay. Trus media online Provoke (by Candra Aditya) hingga merambah ke Youtube melalui Cine Crib. Yang terakhir beda banget karna basic-nya aku suka baca, tapi yaaaa, namanya udah cocok sama gaya informannya ya jadi seru seru aja haha. Shoutout to Razak yang SELALU berhasil buat ngakak bahkan di saat lagi ngerasa patah hati parah :P


Ini aku backtrack akun akun mereka untuk data lebih akurat mengenai industri perfilman Indonesia satu tahun belakangan ini.

***

Film film paling disayangkan karna dilewatkan di bioskop :

- Kucumbu Tubuh Indahku
- Ave Maryam
- Susi Susanti : Love All
- 99 Nama Cinta
- Darah Daging
- Ambu
- Love For Sale 2
- Bumi Manusia
- Pretty Boys
- Rumput Tetangga
- Doremi and You
- Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Top three paling disayangkan adalah... Ave Maryam, Susi Susanti dan Ambu T_T




Selain list di atas juga melewatkan 27 Steps of May, Terlalu Tampan, Bridezilla dan Mantan Manten tapi untungnya udah ada di streaming service aja jadi kalau sekarang udah ketonton (dan bagus!!)


Aku juga melewatkan Antologi Rasa yang sebenarnya aku suka banget novelnya, tapi yaaa lempeng aja. Karna ga suka sama aktris pemeran utamanya wkwk.

***

Surprises of the year :

1. Sheila Dara
Kalau diranking paling suka dia di Bridezilla, Ratu Ilmu Hitam baru Eggnoid. Sungguh kemajuan akting dia dibanding terakhir aku liat di Sabtu Bersama Bapak.


2. Gina S. Noer
Tahun ini sembah banget sama Gina karna selain super produktif, semua juga sungguh sungguh berkualitas. Mulai dari Keluarga Cemara (duet sama Yandy yang juga ga kalah impresif di bangku sutradara), Dua Garis Biru (debutnya sebagai sutradara) dan ditutup dengan Bebas (duet sama Mira Lesmana, yang lentur banget skripnya sukaaaa)




3. Tema
Tahun ini, mulai dari tema jawara, religi, LGBT, mental health, MBA, bahkan kisah perampokan di bank juga ada. Hell, even horror pun dari yang tradisional sampai komedi juga ada (kudos banget sama Benedion, Ghost Writer is so satisfying!). Genre absurd macam Terlalu Tampan dan Eggnoid juga dihadirkan (could have been better for this one tho). Pokoknya tahun ini beragam banget untuk film Indonesia, meski tetep mayoritas yang semi FTV macam Mahasiswi Baru dan Wedding Agreement haha.


***

Most Overrated :
Perempuan Tanah Jahanam
Saking ga sukanya, aku bahkan ga masukin di list hall of fame-ku di Twitter wkwk. The last 30 minutes is a TORTURE

Tapi harus aku akui opening Perempuan Tanah Jahanam itu terbaik di 2019



Most Underrated :
SIN
I know the story is really shit but 1000000 for Mawar De Jongh. She's gonna be big I swear. Line "Aku ga mau pisah, Ga," itu sungguh.... :')


***

Untuk 2020, yang sudah pasti aku tunggu tunggu :
Abracadabra
Mekkah I'm Coming
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
The Science of Fictions
Milea : Suara dari Dilan
Ali dan Ratu Ratu Queens

***

Dari total 100an lebih film Indonesia yang tayang tahun ini, total aku udah nonton 23 film. Jauhhhh banget ya haha. 15 film nonton bioskop langsung, 3 saat hari premier dan 1 film ditonton dua kali. Sebuah pencapaian wow banget untuk seorang Fradita Wanda Sari, anak rumahan yang tinggal di Loa Janan. Dari semua film yang ditonton itu, maka ijinkanlah aku bikin list top 10 film favorit versi aku.

No 1 tentu DUA GARIS BIRU (Gina S. Noer) yang berhasil bikin aku nangis nangis berlinang air mata hampir sepanjang filmnya. Now available on iflix. Sisanya sih bebas, in no particular order.



Orang Kaya Baru (Ody C. Harahap)


Available on iflix

Paling notable tuh ceritanya yang orisinal dan tektokan dialognya yang asik. Emang ya bener kata Joko Anwar, skenario itu sungguh tulang punggung suatu film. Trus yang aku suka juga tuh akting Cut Mini dan Fatih Unru di sini.

Keluarga Cemara (Yandy Laurens)

Available on iflix

The whole movie is so wholesome I love. Ensemble cast terbaik, tapi personal favorit adalah Zara. Di sini dia bisa banget menghidupkan Euis sebagai karakter yang ga sempurna sebagai manusia, tapi sungguh mengundang simpatik. Semua lagu latarnya suka banget, terutama Karna Kita Bersama, baik yang versi BCL maupun Mhala Numata. Aku ingat habis nonton ini aku nangis ngejer setengah jam haha. 

Wedding Agreement (Archie Hekagery)

Available on iflix

Film gemes favoritku tahun ini, yang bikin aku kepincut banget sama Indah Permatasari. Filmnya cantik, padat, singkat. Sebagai adaptasi dari novel, pembuatnya jeli banget mengambil yang bagus bagus aja yang ada di dalam novelnya.

Mantan Manten (Farishad Latjuba)

Available on iflix

Aktingnya Atiqah bagus banget di sini ya ampuuuun. Trus ceritanya unik banget banget menurutku, plus eksekusinya ga kacangan. Women empowerment yang bener bener ga butuh cowok gitu loh. Ini angin segar buat aku yang hopeless romantic biar terbiasa ga baperan mulu haha.

Gundala (Joko Anwar)


Tek tokan dialognya suka banget (emang selalu jadi andalan tulisan Joko ya ini, di PTJ yang aku ga suka banget pun, tektokan dialognya tetap juara). Aku bukan orang yang biasa nonton film ginian, tapi surprisingly aku suka ternyata genre ini hehe. Paling memorable pas adegan Gundala versus Yayan Ruhiyan duh itu seru dan creepy banget!!

27 Steps of May (Ravi Bharwani)

Available on GoPlay

Tiga aktor utama (Lukman Sardi, Raihaanun dan Verdi Solaiman. Sorry Ario Bayu :P)  di film ini yaaa hands down, bagus banget!!! Baik adegan ga ada dialog (di sisi Raihaanun), maupun adegan yang penuh dialog (di sisi Verdi) semuanya tuh emosinya tersampaikan. Suka juga gimana alur film ini, roller coaster-nya dari awal, trus tengah, trus endingnya yang sangat rapi menutup ceritanya. Satu hal lagi yang paling aku suka : after effect nonton film ini yang gokil banget di aku. Karna ceritanya relatable, aku sampai dua kali mimpi buruk di hari yang sama. Nangis? Enggak loh, tapi sakitnya teringat kembali aja. Sekeren itu.

Bebas (Riri Riza)


Feel good movie banget aku sukaaaaa. Tektokan dialognya lentur. Semua cast (utama maupun cameo) bagus bagusssss ga ada yang ganggu sumpah. Penempatan musik yang cantik dan ciamik, bikin senang aja gituh. Trus poin plus karna aku ga pernah nonton Sunny, jadi aku ga ada perbandingan. Oh sama kudos sama terciptanya karakter Jojo yang unik nan relatable untuk kita semua. Dan untuk Baskara Mahendra dan Baim Wong yang sukses memerankannya.

Ratu Ilmu Hitam (Kimo Sitamboel)



To be honest, filmnya paling so so di antara yang lain di daftar ini. Tapi after effectnya sih yang wow banget di aku. Yang paling mencuri perhatian aku karakter Zara (yang lenjeh banget suka haha) dan Sheila Dara (yang misterius serem). Beberapa scene tuh cara ambil gambarnya keren. Trus credit akhir filmnya keren.

Imperfect (Ernest)



Film yang mengakhiri tahun ini dengan gemes. Aku pikir Reza udah paling gemes di Twivortiare, tapi di sini dia lebih gemssss lagi. Ceritanya relatable. Sudut pandang yang diambil mengenai woman empowerment-nya suka (meski masih ada kesan mengkotak kotakkan cewek cewek imo). Sentuhan komedi melalu geng anak kos suka banget (!!!)

***

Akhir kata, terima kasih 2019 untuk semua hiburannya yang menyenangkan. Semoga tahun 2020 lebih menyenangkan lagi amin. HAPPY NEW YEAR, GAES!!!!