Rabu, 09 September 2020

Kontemplasi

Mau pake lu-gue di post ini. Ga ngerti kenapa.

Gue tau lu ga mungkin kujuk kujuk baca ini.

Gue tau waktu ga mungkin keulang kembali.

Tapi ijinkan gue nulis ini, di sini, di platform yang bisa dibaca siapa aja sebagai pengingat kalau orang yang udah nembak lu 3 kali (atau mungkin lebih ya?) ini sebodoh itu soal relationship. Dia ga pernah pacaran, jarang sekali mau membuka hati. Dan naif sekali mikir kalau diajak makan bareng sekali = orang jatuh cinta dan suatu saat bakal ngajak nikah.

Sebodoh itu. Di usia 25 tahun.

Tapi ya, manusia belajar hal baru setiap hari. Dan di tahun 2020 yang busuk ini gue belajar hal itu.

Prosesnya menyakitkan banget lagi, udah beberapa minggu dari awal tahun gue habiskan weekend dengan nangis sambil on repeat lagu lagu Hanin Dhiya. Gue percaya proses jadi walau kedengarannya menyedihkan, ya gue jalanin aja semuanya circle patah hati ini. Gue yakin pasti sembuh kok. Been there done that.

Seperti yang udah disebut di atas, gue nembak lebih dari sekali. Karna hati gue selalu bergumam, “I can fix this, I can fix us,” padahal yaaaa, ada beberapa hal yang di luar kendali kita. That, another thing I learn from all this.

Gue heran aja ada orang yang gak suka tapi tidak lantas menjadi benci (dengan semua hal annoying yang gue lakukan ke elo). Itu membuat gue… makin suka. Wkwk. Tapi ya elo ga suka. Titik. Seharusnya gue berhenti di situ. It’s life. Tapi karna kenaifan gue, gue bener bener jatuh ke lumpur dan mempermalukan diri lebih lebih lagi haha. Sumpah naif banget gue memandang perasaan manusia sebagai hitam putih, padahal jenis manusia kayak lo memang mungkin. Dan lo ga salah, enggak.

Gue naifnya keterlaluan.

Sama dengan keterlaluan bodohnya gue di pertemuan terakhir kita. Yang pure lo minta tolong, gue provide. We could’ve started something totally new from that point. Or not really. Tapi gue bisa membuat sesuatu yang lebih dari apa yang udah gue lakuin pada saat itu. Kalau gue pengen memenangkan hati seseorang. Mungkin bukan elo (for now, or maybe ever), tapi akan gue jadikan pelajaran kalau suatu saat gue sayang sama orang lain.

- Waktu lu nanya “ga bawa jaket?” bakal bilang, “Iya ga bawa, lupa.” Siapa tau dipinjamin kan haha. That could lead to another thing 😉

- Gue bawain bekal pudding & buah buat dia. Instead mikir bekal itu buat dia di jalan, gue bakal buka tuh bekal dan makan bareng selama hampir sejam kita ngobrol saat itu. Makan bareng itu kunci dari banyak hal ya kan.

- Suruh dia sebut satu kata yang gue penasaran banget pronounce-nya karna selama ini cuma disebut di-chat. Gue bakal paksa manja manja gemeush wkwk.

- Nahan biar dia ga balik. Karna itu emang yang gue inginkan. Dan cowo mana sihhh yang ga senang kalau dibutuhkan ya kan 😊 I know he’d love it

- Pertama ketemu bakal nyemprot nyemprot dia pake hand sanitizer and you know what I'd do after hehehe


Ps, wow the old Dita is kinda back!!! Emang butuh proses ya dari yang sumuk galau sampai akhirnya nulis dan jadi punya kesimpulan gini. Ayoooo Ditaaaa, sedikit lagi pasti bisa suka sama sesuatu yang baru lagi dan dadanya ga sakit tiap liat gambar One Piece atau sekedar lewat pasar 😊

Selasa, 04 Agustus 2020

15 Video Kimbab Family Wajib Tonton!!!

Haloooo, apa kabarrrr???
Gimana Keluarga Online, keadaannya hari ini?? Semoga semua tetap sehat sehat aja ya dan kalau memang bisa di rumah, yuk kita di rumah aja. 

By the way, sampai per hari ini,video yang available di Channel Kimbab Family itu ada 170. Dan aku akan pilihkan 15 video yang aku paling suka dan aku akan jelaskan apa konten yg ada dalamnya. Kriteria pemilihan ini sendiri adalah  pure dari kontennya yang edukatif, baru dan disajikan menyenangkan menurut aku yaa. ^^

Yuk baca daftarnya, yuk yuuuuuk..

1. Bicara Bahasa Sunda Seharian


Judulnya udah jelas banget ya ini kontennya tentang apa? :)) Jadi Mama Gina teh di video ini bakal bicara bahasa Sunda seharian ke suami dan anak anaknya. Biasanya Mama Gina ngomong bahasa Indo dan Appa Jay bahasa Korea jadi ini sesuatu yang baru buat semua orang di keluarga mereka hehe.

2. Q&A Dari Anak- Anak


Kimbab Family beberapa kali bikin Q & A di videonya. Mostly pertanyaan dari netizen, dan dijawabnya sama duo Mama Gina Appa Jay atau sama anak anaknya sekalian. Nah kali ini berbeda karna pertanyaan yang diajukan itu dari anak anak. Seru aja liat jenis pertanyaan pertanyaan mereka huhu.

3. Pergi Ke Toko Mainan


Ini personal banget pilihannya ya karna aku sukaaaaa festive-nya toko mainan haha. Warna warni. Intinya ini ya mereka merayakan Hari Anak di Korea dengan ngebeliin anak anak mereka 1 anak 1 mainan.

4. Interview Anak Anak


Nah ini interview yang kebalikan dari no 2, karna di sini orang tua yang kasih pertanyaan untuk dijawab anak anak. Konten begini mungkin terasa sederhana, tapi aku selalu +777 untuk konten yang secara subtle bisa membuat kita jadi tau isi pikiran anak anak. Aku sukaaa bangetttt, terima kasih Kimbab Family!

5. Perkembangan Sekolah Anak Anak


Nah kali ini mereka sekeluarga berkunjung ke sekolah dua anak mereka yang lagi TK, Suji dan Yunji. Suka sih ini konsep TKnya, jadi ada semacam family day gitu di pertengahan semester jadi orang tua bisa liat hasil prakarya anak dan daily life mereka ngapain aja. Kalau aku punya TK sih aku pastinya bakal adopt bagian ini karna seru.

6. Ketika Pekebun Pemula Panen


Kimbab Family punya seri berkebun di tiap tahunnya, yang isinya perjalanan berkebun mereka dari nanam nanam di awal musim semi sampai panen di sepanjang musim panas dan gugur. Aku basically suka semua episode seri ini karna ini konten PENTING yang kalau bisa harus makin banyak di Youtube. Ini aku pilihkan yang pas mereka panen karna senang banget aja liatnya.

7. Toko Buku Bekas di Korea


Selain soal tanam menanam, konten lain yang aku harapkan lebih banyak ada di Youtube soal penumbuhan minat membaca. Kalau pernah baca post yang ini tau ya, menurutku tujuan terbesar hidupku adalah menumbuhkan minat membaca itu ke sebanyak - banyaknya orang. Nah video ini punya itu semua. Jadi ini ceritanya mereka lagi jalan jalan ke toko buku bekas gitu. Dan anak anak maupun orang tua browsing buku buat dibeli. Pokoknya gue banget ini mah.

8. Belanja dan Makan Snacks Korea


Salah satu konten eksperimen favoritku. Jadi di beberapa video, Appa Jay dan Mama Gina suka bikin eksperimen kecil kecilan untuk tau behaviour anak anaknya. Nah di video ini eksperimen itu adalah membebaskan anak anak untuk membeli semua jenis snack Korea tanpa distop. Mau tau outputnya gimana? Langsung klik videonya dan komen komen :D

9. Bagaimana Hasil Gambar Anak


Ini juga buat aku jatuhnya video eksperimen. Jadi di sini kita bisa liat bagaimana hasil gambar dan imajinasi dari anak anak sesuai dengan tingkatan umurnya. Ini lanjutan dari episode sebelumnya di mana keluarga ini jalan jalan ke akuarium. Suka banget karna ini ngasih ide kalau seru seruan itu lebih dari sekedar jalan - jalannya, tapi juga kontinu terus dengan diberikan aktivitas menarik yang berhubungan sesudahnya. Salut deh sama ide idenya Mama dan Appa huhu.

10. Mellow Di Hari Ulang Tahun Anak Sulung


This is such a beautiful episode, di mana Umma dan Appa refleksi mengenai anak sulungnya yang sudah berumur 7 tahun dan menurutku juga gambaran mereka yang sudah 7 tahun jadi orang tua. Trus keluarga ini redefinisi dari perayaan ulang tahun yang ga musti fancy atau gimana, tapi tetap berkesan karna ketulusan dan rasa sayang yang ada. Sama satu hal nih yang harus aku garis bawahi kalau cari calon bapak untuk anak anak kelak, harus yang ga malu untuk terlihat konyol di depan anak anak. Penting banget itu huhu.

11. Pertama Kali Masak Makanan Khas Malang


Ini episode kolab yang paling aku suka karna aku suka Mas Hansol yang suaranya Malang banget hehe. Trus pokoknya interaksi mereka ga artifisial, tetap sopan dan menyenangkan. Satu poin yang aku highlight juga adalah cara Kimbab Family nge-treat tamu di rumah mereka. Wow sungguh percontohan luar biasa. Noted banget pokoknya.

12. Anak Anak Menjawab Pertanyaan


Nah kalau ini setauku pertanyaan dari netizen. Pertanyaannya ringan ringan ya tapi selalu seru liat perspektif anak anak ^^

13. Challenge Potong Rambut Anak-Anak


Ini juga konten rutin buat Kimbab Family, isinya soal potong memotong rambut anak anak. Tidak pernah bosan nontonnya karna selain anaknya imut imut juga bisa melihat kekompakan Umma dan Appa. Dan teknik membujuk mereka yang menurutku ciamik sekali.

14. Membuat Kue Kering bersama Anak-Anak


Dari semua konten memasak mereka, ini favoritku. Sebenarnya yang dibuat kue kering aja ya, tapi suka aja gimana di video ini anak anak pun terlibat sangat aktif. Panutan banget konten ini tuh.

15. Menjawab Pertanyaan Lucu


Ini konten tergemassss (dalam artian romansa). Isinya Q&A Mama Gina dan Appa Jay dengan pertanyaan pertanyaan receh tapi mengena tentang hubungan suami istri. Kalau buat yang masih tahap mencari pasangan ini rekomen nih karna berisi poin poin penting apa aja yang perlu jadi perhatian dalam mencari pasangan. Eiya.

Hatur nuhun sudah dibaca postingannya ^^ Kalau Keluarga Online sendiri, mana yang paling favorit?? Kenapa?? Komen komen ^^

Kamis, 23 Juli 2020

Ending Film Indonesia Terbaik (Menurut Netizen)

 THIS WHOLE POST IS MAJOR SPOILER. READ AT YOUR OWN RISK.

Judul judul film diambil dari jawaban netizen di cuitan kak Alexander berikut. Go to his page to share your own favorite ending too :)


Ngomong ngomong aku cuma bicara film panjang ya di sini.

1. Sang Penari (Available on Netflix)


Setuju ini tuh bagus dan berasanya “sakitttt” banget. Dari semua jenis perasaan, entah kenapa aku paling suka jenis perasaan ini untuk ditaruh di ending haha. Perasaan menyengkan seperti ending Bebas atau Aruna dan Lidahnya juga bagus tapi aku tetap lebih suka yang sakit ini :P the way Srintil dancing and just doing what she likes best (even tho she likes Rasus too!) is so painful yet realistic :(

2. Ziarah


The moment Mbah Sri finally found what she’s searching for all this time *nangis darah* By the way aku percaya kalau timeline di film ini ga runut jadi ada satu adegan di pertengahan yang justru adalah adegan terakhir secara timeline. Ayo ayo ditonton filmnya biar bisa diskusi soal ini hehe.

3. Siti (Available on BioskopOnline, Goplay)


Sumpah ini masih jadi mimpi burukku, momen di mana akhirnya suami Siti ngomong dan yang dia ucapkan malah, “Lungo, Ti” dan Siti akhirnya bilang asu *suara hati hancur berkeping keeping* Final scene yang agak agak ethereal dan artsy gitu sih to be honest aku ga suka jadi agak ngehancurin vibenya huhu.

4. Turah (Available on BioskopOnline, Goplay)


The last 15 minutes is so gooooddd. The way he ended it is also perfect and fresh!! Dan vibe “sakit” yang ada di sepanjang film disempurnakan dengan ending ini, bahkan sampai detik terakhir. Pure genius move.

5. Ada Apa Dengan Cinta? (Available on Netflix)


A bit so so dan realistis untuk ukuran cinta jaman SMA haha. Nothing special going on here.

6. 27 Steps of May (Available on Goplay)


“Bukan salah bapak,” May setara sama “Lungo, Ti” buat aku. Bikin mimpi buruk huhu. Keseluruhan film ini pacenya cakep banget dan endingnya berada di tone yang sangat tepat. Adegan May akhirnya jalan keluar rumah on her own good will ituuuu :’)

7. Hari Untuk Amanda


Ingat banget pernah nonton ini sama Pak Firman dan dese langsung misuh pas selesai wkwk. Aku, on the other hand, sukaaaa sekali jenis ending yang begini. REALISTIS!! :P

8. Kulari Ke Pantai (Available on Goplay)


Sumpah lupa endingnya gimana haha. Happy ending deh kayaknya ya? :)

9. Cin(t)a


Dari tengah ke ujung kedodoran banget menurutku, pun endingnya ga memorable. Ga inget lagi bagaimana.

10. Posesif (Available on Netflix, Iflix)


Ini juga sakittt huhu. Dan memanfaatkan lagu latar yang sangat sesuai untuk scene scene akhir Yudhis dan Lala. So nice yet so painful.

11. Love For Sale (Available on Netflix)


Another painful ending yang buat aku dimusuhin sama teman teman karna ngajakin nonton ini haha. Tapi aku suka banget yaaa. Rasa sakit yang realistis.

12. Love For Sale 2 (Available on Netflix)


Well, we all see it coming ya mengenai nasib Arini tapi tetap aja hati rasanya mencelos pas dia beneran pergi. Dan closure soal Ibunya Ican menurutku ga believable jadi aku ga terlalu suka. Trus adegan Pak Richard dan anak buahnya bikin aku kangen banget sama film pertama. It was so gooood!

13. Fiksi (Available on Vidio)


Endingnya cukup jelas dan less emotional jadi tidak menimbulkan memori yang mendalam gitu. Not really a bad ending, tapi ya biasa banget aja.

14. Mencari Hilal (Available on Viu)


Lupa endingnya gimana wkwk. Yang keingat dari film ini mostly gambar gambarnya cakep. Udah itu aja.

15. Imperfect (Available on Netflix)


Just another happy ending I guess. Tapi aku suka banget sih sama hasil foto foto di akhir itu. Cakep cakep banget!!

Sabtu, 27 Juni 2020

Another Milestone

Sebenarnya detil2 Dita mengejar ini banyak banget yang bisa di-point out tapi jujur bahkan di diary ini pun aku malu ngejelasinnya wkwk. It’s pretty much a never ending cycle of me chasing him. Of me being needy to him. Of me being fully present to him. Of him not loving me back.

*** 

Dan kembali ke agama ya, salah banget kalau menyianyiakan waktu dengan aku yang meratapi hubungan sepihak ini, so let’s not disappoint Him. And let’s truly love yourself too this time. 

***

Itu yang aku harapkan dari diri aku kalau aku ingat dia (I won’t paint him as an evil one because he really is not) dan aku harap itu juga yang dia pikirkan kalau dia ingat aku. Sejijik jijiknya dia sama aku, semoga dia juga ingat aku orang yang menyenangkan to flirt around, yang tulus baik ngasih dia makanan bukan hanya karna aku suka, yang baik ke semua orang seperti apa yang dia mungkin ingat mengenai aku jaman kita masih jadi rekan kerja dulu. Tapi ya setiap ada pertemuan PASTI ada perpisahan dan perpisahan kita dalam hal flirting maupun dalam hal harapan harus diakhiri sesegera mungkin. 

***

Like a sunset
I want to be a beautiful memory to you
I hope you can always remember
Our memorable days
Like a beautiful painting
Without any regrets

To me, you were the sunlight
That warmed my lonely heart
Like the dazzling jewel, on your small fair hand
Our promise will be eternal

To me, you will always be remembered
As a lush yet sad song in my heart
In your beautiful shining eyes, I want to be the countless stars and shine forever

Like a sunset
I want to be a beautiful memory to you
I hope you can always remember
Our memorable days
Like a beautiful painting
Without any regrets

Kamis, 04 Juni 2020

Fangirl Talk #3

GG Galores

Halo halo.

Kali ini aku mau kasih liat konsep konsep favoritku di dunia kekoreaan.

1. What is Love - Twice

Kayaknya dari semua konsep live stage Twice, era ini yang paling aku suka. Dari hairdo aja, ga ada yang fail ya. Poin penting banget ini.


Jarang banget ada gg yang tampil dengan princess gown gini (kayaknya sih karna ribet dipakai dance), but Twice did it!! Ga semua rata cutting dan accessories-nya bagus sih ya, tapi lumayan lah. Paling suka tuh dressnya Momo dan Nayeon. Highlight di stage ini menurutku earrings yang lucu lucu banget.

Di era ini, mereka juga main main sama color palette. Jadi ga exactly seragaman gitu, tapi main di satu kesatuan warna.


Ini warnanya merah pink ungu. Top 3 outfit di sini menurutku Mina, Nayeon, Chaeyoung. Pengen banget take over blazernya Dahyun sama Jeongyeon huhu.


Kali ini warnanya berbagai shade biru. Top 3 kali ini : Sana, Tzuyu (hairdonya lucuuuu) dan Dahyun. Dahyun padahal bajunya basic dan agak kuno gitu tapi entah kenapa cerah ceria gitu dia di stage ini.

Lanjut ke tipe outfit selanjutnya yaitu yang paling aku suka.... student cosplay wkwk. I know ini downside-nya Kpop ya karna normalisasi underage entertainment gini rasanya, tapi gimana ya seragamnya cantik cantik trus dipakai sama orang yang cantik cantik juga T_T


Fave styling : Mina. Cutting dress-nya bagus banget huhu.


Fave styling : Tzuyu / Jihyo. To be honest, dua duanya basic af, tapiiii malah lebih realistis aja styling mereka dan sukaaa.


Fave styling : Dahyun. Suka warnanya dan bentuk potongan bajunya. Tapi secara keseluruhan stage ini tuh flawless banget suka semua. Momo pakai kacamata dan lucu banget juga.

Terakhir ini menurutku outfitnya Oh My Girl banget, seragaman, dan ethereal gitu vibe-nya. To be honest, Twice kurang cocok sih. Aku lebih suka Twice pakai vivid colors gitu. Tapi di stage ini not bad ya. Yang paling nonjol sih head piece-nya Nayeon. Suka banget, lucuuuu.


2. As If It's Your Last - Blackcpink

First of all, warna rambut rambut mereka di sini beragam tapi ga norak dan tetap bagussss. Paling suka rambutnya Jisoo, sumpah pengen banget kalau warnain rambut ya warna yang begitu please T_T


Blackpink ada pakai beberapa tema untuk era ini. Yang paling aku suka tentu aja yaaa, student cosplay wkwk. Sedikit banyak mengingatkan aku sama era Rum Pum Pum Pum-nya f(x).


Di sini merata banget kualitas stylingnya. Sukaaa. Jarang jarang loh BP bisa begini hehe.


Ini juga merata bagusnya. Plus lagi hairdo-nya walau sederhana tapi seperti ada personal touch gitu. Ay layyyyk.


CROP TOP FTW!!! Daisy earrings-nya Rose juga love banget.


Kalau ini agak beda sendiri karna member bawa warna yang berbeda beda, tapi tetap ya key pointsnya ituh : tennis skirt.

Selain outfit outfit dengan tema student cosplay yang basic banget itu (ehem), BP di era ini juga hadir dengan casual style yang ga kalah basic :P Ada juga tema elegant lady khas BP (dengan ciri khas korsetnya itu, iykwim), tapi males aku bahas karna eleeeek, aku ga suka hehe.

Tapi ya walau casual style-nya basic, ada beberapa personal touch yang cukup YG jadi lumayan oke lah. Terutama ke Lisa Jennie. Kalau Rose Jisoo entah kenapa sering dikasih baju aneh aneh zzz. Beberapa ini favoritku.


Paling suka jaketnya Lisa dan keseluruhan styling-nya Jennie.


Lagi lagi favoritku adalah overall gayanya Jennie, dan juga Lisa kali ini. Outfitnya Jisoo B banget.


Nah sebagai pecinta crop top, ini merata styling-nya karna aku suka semuaaa. Shoutout untuk pom pom earrings-nya Rose karna ucul bingit :')

3. Rum Pum Pum Pum - f(x)

Oke kita mundur jauhhhh ke belakang, mengenang legend yang mempopulerkan trend tennis skirt di dunia perkipopan, siapa lagi kalau bukan... f(x)!!! ALL HAIL QUEEN!!!





Salah satu poin penting adalah... si Krystal entah gimana caranya fitting banget dengan tennis skirt iniiiii. Selain Krystal, no doubt anggota f(x) cantik cantik semua, especially Victoria dan Sulli, tapi ga ada yang pake tennis skirt sesempurna Krystal gitu loh. Dan satu hal gila yang aku perhatikan lagi ya tentang fit-nya tennis skirt ini ke Krystal, dia bahkan ga perlu kekuatan tambahan macam crop top untuk keliatan powerful dengan styling ini.


Dari semua outfit Rum Pum Pum Pum ini personal favorite karna PINKKK!!! Hehehe.


Eh tapi di sini Victoria dan Sulli outdid Krystal!! Suka banget stylingnya huhu.



Kalau ini highlight-nya bukan tennis skirt, tapi Krystalllll (maaf emang bias aku Krystal makanya daritadi ga nyantai banget bawaannya haha).

Ps, postingan ini hanya menyertakan stage stage yang ada di regular music show ya. No award show, no special stage, even though special episode maybe included.

Ohiya kalian kalau ada favorit girl group stage yang mau dikulik bareng bareng, infoin di komen yaaa. Dengan senang hati bakal aku kulik kulik deh karna dari duluuuuu banget pengen nulis soal tema ini cuma sempat bingung mau di platform mana, apakah di Tumblr atau di Twitter aja bikin thread. Tapi akhirnya memutuskan kembali ke Blogger karna aku butuh ngoceh banyak haha. Gapapa deh ya walau berat dibukanya :P