Minggu, 15 Februari 2015

Aku, Kanker dan Anak Indonesia

Aku punya kenangan pahit tersendiri mengenai sepak terjang penyakit mematikan itu.

Adik sepupuku, almarhum Abi, adalah satu dari anak Indonesia yang pernah mengidap kanker dan gak bisa bertahan. Dia meninggal di usia yang masih sangat muda, baru enam tahun. Adik sepupuku itu kebetulan cuma beda empat hari lahirnya sama adek aku si Dana. Jadi setiap mengenang dia selalu bikin hati aku ngilu. Kasus menyedihkan itu, bisa sedekat itu dan senyata itu :(

Belum lagi kenyataan kalau perjalanan Abi dan penyakitnya lumayan panjang. Satu hal yang membuat luka itu semakin menancap dalam di hati keluarga besar kami. Abi sempat dirawat di Balikpapan hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Dharmais Jakarta. Kami cukup beruntung waktu itu karna pamannya Abi berprofesi sebagai dokter juga di Jakarta dan cukup berada sehingga seluruh biaya perawatan beliau yang tanggung. Tapi bahkan untuk meng-cover biaya yang lain keluarga acilku cukup kewalahan :(

Dan itulah mengapa hati aku bisa tiba tiba merasa kosong kalo tau anak kecil ngidap kanker.

Dan itulah juga kenapa aku mendukung sekali sama gerakan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia atau disingkat YPKAI. Aku udah tau sepak terjang organisasi ini sebelum kasus Abi karena salah satu foundernya emang blogger idola aku gitu kan. Tapi jadi lebih aware lagi setelah adanya kasus Abi dan menyadari betapa "dekatnya" aku sama penyakit itu. Aku terutama suka sekali sama pesan yang dibawa, yaitu memberikan dukungan biaya maupun moril kepada korban dan keluarga serta sosialisasi mengenai betapa mahalnya penyakit ini (saking mahalnya sampai bisa memecahkan sebuah keluarga loh seriusan) kepada orang lain yang mampu dan mau membantu. Untuk lebih lengkapnya tentang yayasan ini dapat dilihat di sini. Sepak terjang, rangkaian kegiatan yayasan (salah satunya Shave For Hope yang lumayan dapat buzz dimana mana itu) sampai laporan keuangan dapat dilihat di situsnya.

Aku juga suka gimana yayasan ini memberikan beberapa pilihan membantu. Mulai dari membantu dana. Membantu tenaga untuk menemani adek adek itu di RS. Dharmais yang jadi pusat perawatan kanker di Indonesia. Hingga membantu waktu dengan menyebarkan awareness mengenai penyakit ini kepada orang orang terdekat, dari mulut ke mulut maupun melalui media blog seperti yang sedang aku lakukan ini.

Untuk yang punya niat membantu dana bisa menyetorkan uangnya langsung ke :

  • MANDIRI Cab. Rumah Sakit Kanker Dharmais a/n Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia No Rekening 117.000.160100.4
  • BCA Cab. Wisma Asia a/n Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia No Rekening 0844287778
Informasi lain mengenai yayasan ini bisa diakses melalui :

Sekretariat YPKAI
Pondok Pinang VII No.3B
Website: www.ypkai.or.id
Email : ypkai_c3@yahoo.com, Facebook : YPKAI Pita Kuning, Twitter : @ypkai_c3

Jadi, jangan ragu lagi dan pilih jalan kalian masing masing :)

Semoga dengan meningkatnya kewaspadaan kita sama penyakit ini membuat semua pengidap dapat terdeteksi sedini mungkin. Semoga dengan meningkatnya kepedulian banyak pihak juga membuat beban para penderita dan keluarga dapat sedikit terhapuskan, financially and mentally.

Selamat Hari Kanker Anak Internasional.

2 komentar:

  1. aku pernah ngadain acara sosial juga disini, waktu itu acara kampus. dan jujur ya waktu ngeliatin anak-anak kecil itu pada main, pada happy mukanya, kepikiran aja sih, anak-anak itu pada tau ga ya mereka punya sakit yang nyeremin?
    sedih banget waktu denger cerita orang tuanya, mereka abis abisan berjuang buat nyembuhin anaknya. klo kata dokter sih, kebanyakan kasus mereka semua telat dibawa ke RS, dan jadi ketika masuk udah pada stadium lanjut :((

    BalasHapus
  2. Duh sedih dengar cerita kakak. Emang awareness tentang penyakit ini buat anak2 agak kurang ya. Sepupu aku itu aja dulunya dikira gak sakit kanker, ketahuannya pas udah stadium lanjut :(

    BalasHapus