Rabu, 19 Agustus 2009

Senangnya Jadi Anak SMA...

Well, masih agak - agak gak percaya kalo aku bakal berkata seperti itu. Karena pada masa - masa awal, semuanya terasa berat. Ya, berat banget. Sampe rasanya aku pengen stuck. Pengen kembali ke masa - masa dulu lagi. Ke perpus bareng Niken, ngobrol bola ma Edy atau curhat gak jelas sama Yaqut. I miss them all suddenly. Karenanya, terasa sangat sakit menyadari mereka dan aku sekarang berada di dunia yang berbeda. SMA yang berbeda.

Apalagi kenyataan kalau aku berada di lingkungan yang sama sekali baru. Dengan orang - orang yang sama sekali belum ku kenal. Dari lingkungan yang berbeda. Dari tingkat ekonomi, sosial, pendidikan dan hiburan yang berbeda. Semuanya berbeda. Yang mereka gak tau, aku tau. Dan gitu juga sebaliknya. Oke, oke, mungkin aku agak lebay. Tapi itu yang aku rasain. Sebuah jurang perbedaan yang dalam.

Lucky me, ternyata semua itu ga berlangsung lebih dari satu bulan. :D u don't know how happy me about that fact. Cause I mean, aku bakal rasain itu minimal 3 bulan. Dan aku (sebagai makhluk yang gampang putus asa dan samasekali ga pedean) pun udah mulai ancang - ancang untuk nyerah. Kelas aksel pun jadi pilihan pelarian. Sekalian bikin bangga orang tua :p lucu ya, aku daftar kesana buat nyerah, tapi masih bisa ngebanggain orang tua. Hehe.

Dan gilanya sih aku berhasil memenuhi semua kualifikasinya. Ga nyangka tau! Aku pikir,,,, cewek kampung norak kayak aku? Cewek yang menghabiskan waktunya dua jam di jalanan menuju sekolah. Cewe yang selalu nguap kalo di kelas. Cewe aneh yang ga bisa natap mata cowo. Cewe yang rumahnya paling jauh tapi datangnya paling pagi. Cewe yang invicible, ga dikenal, ga kayak Thomas, yaitu aku sendiri, Fradita Wanda Sari? Hufffft… There can be miracles when you believe. Mengutip lirik lagunya David Archuleta tadi, akupun jadi percaya sama keajaiban :) walaupun aku gak pengen merasa kepedean sekarang. Yaya, ada berapa anak pintar sih di smansa samarinda? Pasti banyak banget yang ngincar aksel kan? Dan yang bisa kepilih cuma 24! There are only 24 persons can get there!

Dan miracle itu benar - benar datang lagi.

Derengdeng…. Ga sampai satu minggu saat aku menyadari kalau masuk ke kelas x-2 benar - benar menyenangkan. Semuanya terjadi begitu aja. Kejadian yang membuat aku tersenyum. Kejadian yang membuat aku tertawa. Dan secara tidak sadar aku udah mengucapkan kalimat yang menjadi judul postingan ini. Senangnya jadi anak SMA...

Saat - saat kita olahraga tanpa Pak Buset, dimana kita diusir dari sekolah :p dan cuma duduk - duduk di LP plus ngobrol ketawa - ketawa bareng. Benar - benar semuanya gabung jadi satu, tanpa sekat. Saat kita sama - sama dibilangi goblok ama Pak Puguh :( Saat kita sama - sama diomelin Pak Zul gara - gara belum punya buku sejarah. Saat kita semua ngebohongin Pak Zakir, padahal doi guru agama gitu loo.. Saat kita lagi asik diskusi dengan dipimpin Febri atau Paula. Atau saat Ririn tiba - tiba teriak itu. Hahaha. Bukan, bukan sebuah kenangan yang menyenangkan sebenarnya, karena kami terlalu sering dimarahin guru :( tapi tetap aja itu berbekas. Thanks guys.. (hohoho. Belum juga sebulan :p)

Yang menyenangkan adalah saat aku akhirnya punya teman ngobrol pas pagi - pagi yaitu CITA!! Asik! Karena biasanya aku cuma gabung sama cowo - cowo. Huh. Tapi akhirnya dia, sebagai sesama anak yang rumahnya jauh (Sempaja) dan naik motor sendiri, mengikuti jejakku untuk ke sekolah pagi - pagi. Selain itu, momen yang menyenangkan lainnya saat aku mulai ngobrol sama Intan, Siti, Dhani, Annisa Nurul, Romi, Ade, Dennis, Emil, Tami, orang - orang yang kuanggap jauh dan ga masuk jangkauanku. Ternyata mereka baik - baik dan TIDAK AROGAN. Well, akhirnya aku menelan ludah sendiri deh. Maaf buat yang baca postingan sebelumnya dan udah merasa terombang - ambing. Aku emang bukan orang yang konsisten :(

Dan karena semua fakta itu, ditambah aku yang tambah dekat sama WAHdana, Bilqis (teman makan bakso bareng) Nisa (teman makan nasi goreng bareng) dan Windy (yang paling aku comfortable with), dengan jujur dan sadar aku ngerasa gak rela kalau harus ninggalin x-2. Ya,,, KALO aku diterima di aksel. Soalnya anaknya seru - seru sih.. Kebersamaannya kental. Dan aku ga pernah lagi merasa direndahin seperti yang pernah aku rasakan dulu waktu pertama kali disini. :D

Adoh doh, melankolis banget ya aku hari ini? Kayak yakin - yakinnya bakal diterima di aksel aja! Hohoho ;) tapi kalaupun iya, aku bakal kesana dan ninggalin x-2. I have to deal with it. Dan disini aku bakal negasin kalo aku pindah bukan lagi karena alasan aku malu dan ga betah disana, tapi karena aku pengen banggain orang tua aku! x-2 is the best class anyway. x-2 is cool, friendly, and smart at the same time.

Dan aku bangga masuk x-2! Bangga masuk SMA Negeri 1 Samarinda! Senang jadi anak SMA! ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar