Sabtu, 23 April 2011

Seandainya Saja Kamu Bisa Mengerti

That all I wanted is you. Only you.

...
...
...
...
...

Haha itu taulah yang kejadian setiap kali aku mau tulis sesuatu tentang kamu. Kamu yang dapat julukan 'him' dari aku setiap kali aku mau mulai ngomongin kamu di Tumblr ku atau even kalo nulis curhatan biasa di dokumen Word.

Kamu yang mungkin cuma aku, Tuhan dan satu orang lagi di dunia ini yang tau.

Kamu yang...
Perasaan ini yang..

Gak akan pernah ada kata kata yang pas untuk apa yang udah aku lalui semenjak kejadian saat pertama kali aku ngerasa perasaan itu. Silahkan bilang aku kebanyakan ngeluh, cemen gak bisa ngomong langsung sama orangnya, and so on. I'm done with bersabar sabar ria things. Please, untuk sekali ini aja, aku pengen cerita tentang dia. Aku pengen make it clear sama diri sendiri tentang apa yang terjadi selama ini.

#nowplaying Take A Bow - Lea Michelle

Honestly, susah sekali menemukan lagu yang pas untuk bisa nemanin aku kalo lagi galau tentang him. Lagu yang di atas itu pun gak sepenuhnya bisa mewakili isi hatiku. Paling cuma reffnya. Dan bagian ini nih. Yang paling aku benciiiii tapi gak bisa gak dengerin. Bagian yang rasanya pengen aku nyanyikan ke kamu langsung. Haha tapi gak mungkin lah. Aku kan pengecut.

Bagian itu adalah : And the award for the best liar goes to you. For making me believe that you could be faithful to me.

Boleh ngomong kasar gak? Haha boleh aja gin ya. Intinya setiap aku denger bagian itu aku cuma mau guling guling. How stupid I could be this whole time? I fooled myself. Over and over and over again. For nothing. For him.

Intinya yang bodoh itu aku. Bukan kamu. Bukan dia.

Cuma aku T________T

Aku pernah ngetweet gini : My heart breaks everytime I see you. Itu sih kejadian sehari hari ya. Lama lama udah biasa :') Tapi entah kenapa aku rasa malam ini berbeda. Malam ini, hati aku seribu kali lebih hancur dari biasanya. Tau gak? Perjalanan aku pulang dari Rumah Ibul di tengah malam dengan jarak belasan kilometer itu bikin frustasi banget. Capek, capek fisik tentu dan juga capek batin. Capek mikirin apa aku bisa selamat apa enggak. Tapi itu semua gak ada apa apanya dengan capeknya hati aku untuk cuma bisa ngeliat kamu disana dan aku gak bisa ngelakuin apa apa.

Aku capek nangis untuk sesuatu yang gak jelas banget menurut aku. Untuk kamu.

Kamu adalah kesalahan terbesar masa SMAku. Tepat di atas Bandeng. Kamu mungkin adalah orang yang paling aku benci, tanpa aku sendiri tau kenapa. Dan di atas semua itu, I have to admit it, aku pengen sekali aja, punya kesempatan untuk bilang kalo aku suka sama kamu. Kalo aku sempat berharap sama kamu. Kalo aku diam diam sering memimpikan kamu.

Haha can't believe I told you that :))

Aku tau mungkin yang dulu itu aku cuma dijadikan cover.... Grrrrrrr. Fradita Wanda Sari!!! Kamu nulis apa sih? Gak penting banget kamu tuh ngingat yang dulu dulu. Bodoh kamu Dit, bodoh.....

Dari tujuh belas tahun umurku, baru kali ini aku ngerasa lemah banget dan malu banget cuma gara gara suka sama orang. Aku denial. Habis habisan. Dan aku gak berpikir ini akan berakhir selama aku masih dekat dekat dengan kamu. So I'd like to be far awayyyyy from you. Daripada lama lama mati dengan perasaan ini.

Daripada lama lama dikira gila karena kalo aku di dekat kamu, aku pasti melebay, nyari perhatian, like a bi*ch. Or maybe because I am? Haha gak tauuuu. Aku gak tau lagi siapa aku semenjak aku kenal kamu. Bangcat yah? Haha mulai lok keluar kata kata jeleknya? Sudah sudah Dit. Sudah...

:( :( :(

Sudah ya Dit? Lupakan. Kamu bisa kok. You always can do anything you want. Haha itu mantra kamu sehari hari kan? Tapi kenapa kamu gak bisa buat yang ini Dit?

You just fooled yourself, Dit!

But I want him. So bad. And I thought he wanted me too.

:( :( :(

Siapapun yang baca ini, ini jadi rahasia kita aja ya :)) Kalo aku menjijikkan, menyedihkan, pengecut, bi*ch, cemen, pengeluh dan can't put the past in the past. And please don't bother to judge. Percaya aja sama apa pun label yang udah aku berikan buat diriku sendiri. Tolong jangan nambah nambahin dan sok tau sama hidupku dan apa yang udah aku alami selama ini.

Aku tau kok banyak orang yang hidupnya lebih menyedihkan dari aku. Tapi aku gak tau aja. Malam ini aku cuma pengen ngeluh. Disini, di blog, biar bebas dibaca orang sekalian. Aku capek curhat di diary, gak ada yang dengerin. So here it is.

Udah ya, aku capek. Have a great weekend. Selamat Paskah buat yang merayakan. See you on the next post. Dan terima kasih sudah mau mendengarkan :))

2 komentar:

  1. Oyyy ive ever felt that way. im wit yu! Hahaha*ketawapasrah* *sigh*

    BalasHapus
  2. Haha sumpah dikira aku aja orang di dunia yg pernah selebay itu. Haha. Bener2 kayak tulisan orang mabuk :p

    BalasHapus