Minggu, 13 September 2015

My Favorite Things

Duh spektrum pembahasan topik ini bisa luas banget kalo semau mau aku aja haha. Jadi dari awal aku mau fokusin kalo "thing" di sini adalah buku ya. Jadi kita bakal membahas buku buku favoritkuuu. Ulalaaa belum pernah kan ya khusus membahas buku buku koleksiku? So, let's get it started.

***

Tetralogi Laskar Pelangi
Aku punya keempat bukunya (belinya satu satu dong ya, aku kan gak sekaya itu langsung borong semuanya :p) dan sempat nunggu berbulan bulan sampai dapat Maryamah Karpov. Aku sukaaa banget tetralogi ini. Aku tuh sebenarnya bukan penggemar bacaan berat, tapi aku pernah baca Salah Asuhan and I'm actually okay with it jadi aku beranikan aja beli LP. Tapi gak nyangka aja ternyata LP ini tidak seberat yang aku pikirkan. Buku ini ringan banget loh asliii, humornya juga banyak. Satu lagi yang bikin aku cinta, bukunya tebal tebal! Jadi puassss kalo baca rauwis uwis hehe. Oh iya, Andrea Hirata itu satu dari empat orang (only) di dunia yang aku suka karya karya puisinya.

Love, Hate and Hocus Pocus
Ini salah satu dari buku Metropop klasik yang bikin aku jatuh cinta mati matian sama genre ini. Dari segi konflik, narasi, diksi, cover, dll sih standar ya. Yang bikin aku suka tuh chemistry antara Troy dan Gadis itu looooh *lope lope bertaburan di udara*. Oh iya sama twist di ending juga bagus.

Dwilogi Alita
Dwilogi ini terdiri dari Alita @ First dan Alita @ Heart. Aku lebih suka buku pertamanya sih, tapi buku keduanya juga gak kalah bagus. Baca cerita Alita ini kayak baca hikayat, nyeritainnya lengkap banget dari masih SMP sampai dah kerja. Tapi gak draggy dan ganggu sumpah. Malah bikin bukunya tebal dan puas bacanya. Diksinya beragam banget dan humornya menyenangkan. Trus ceritanya tuh kayak real banget gitu.

Kicau Kacau
Buku kumpulan catatan dari Indra Herlambang. Ngomonginnya macam macam mulai dari life style, cinta cintaan, sampai hubungan keluarga. Banyaaak banget pelajaran hidup yang bisa diambil dari buku ini. Trus cara nulis Indra itu enak banget diikutin. Cinta banget deh sama buku ini pokoknya.

Marmut Merah Jambu
Aku salah satu fans berat tulisan Raditya Dika karena somehow, menurutku dia bisa nulis bacaan yang mengalir lancar dan menyenangkan. Tapi jujur aku lebih suka dia nulis yang dalem dalem gitu (ya sumur kali ya, dalam). Terutama tentang cinta ya (tapi bukan soal jomblo jombloan. Dia laku gitu. Gak akurat ah kalo Dika nulis tentang jomblo :p). Makanya aku suka banget buku ini karna banyak membahas tentang cinta. Terutama bab yang pertama itu loh ya. Laaffff.

Nasional.Is.Me
Saking cintanya buku ini, aku tetap beli bukunya walau aku dah punya versi ebooknya (yang sebelumnya dibagi bagikan gratis sama Pandji di blognya). See, penulis? Jangan takut kehilangan rezeki deh, karna buku bagus eventually will meet their readers and money will come to you too! Pandji ini dari dulu emang blogger favorit aku dan aku sukaaa banget sama tulisan tulisannya. Tulisannya bernas, berisi dan provokatif gitu deh. Buku ini semacam catatan harian dia juga. Buku non fiksi yang sejenis sama Kicau Kacau.

Dear Friend With Love
Aku sebenarnya dah jarang beli buku selain terbitan penerbit ternama. Berdasarkan pengalaman, kualitasnya agak meragukan juga gitu dan aku capek kecewa :| Tapi karna buku ini direkomendasikan langsung oleh The Great Ika Natassa, jadi aku beli deh dan gak kecewa yaaaay. Ceritanya ngalir, chemistry-nya not so bad, dan ending-nya yang ngehe aku sukaaa.

Join A Gang
Sama seperti buku Ken Terate yang lain, alur cerita maupun gaya bahasa buku ini semuanya sederhana, gak dibuat buat serta selalu membuat aku betah baca dari awal sampai akhir. Padahal dia ambil resiko mati matian kan, bikin cerita dari POV empat orang berbeda, cowok semua lagi! Yaaa, tentu aja ya pikiran cowok cowok itu menurut aku gak akurat banget, tapi ya okelah gak terlalu masalah kekurangan yang itu.

Divortiare
Sukaaaa banget sama buku ini. By far, this is my most favorite Metropop, ever! Beno Wicaksono, karakter utama cowoknya juga jadi "lelaki dalam buku" paling idaman sampai saat ini. Setiap detil dari buku ini aku suka. Opening-nya, alurnya, referensi kulturnya, ceritanya, endingnya. Sampai detil detil lain kayak covernya, font-nya, penempatan nomor halaman (ini penting loh buat aku hehehe). Seribu heartsss deh buat buku ini.

Lontong Sayur dalam Lembaran Fashion
Sebenarnya ini serian ya, tapi baru sempat baca buku pertama ini. Suka sama cara penulisan bung Syahmedi Dean yang ringan dan gak terlalu menye menye seperti banyak penulis Metropop (yang kebanyakan cewek) pada umumnya. Penyampaian konflik yang berlapis lapis pun membuat ilusi bahwa cerita di buku ini real dan aku makin asik ngikutinnya. Trus setiap karakter yang punya kekurangan juga membuat buku ini semakin menyenangkan.

The Naked Traveler Series
Aku punya mulai dari 1-4, RTW 1 dan 2, serta seri bahasa Inggrisnya. Aku sengaja belum beli yang Antologi soalnya kan bukan Trinity semua yang nulis jadi takut kecewa. Ngoleksi buku ini buat aku investasi jangka panjang karena semua ceritanya timeless, bisa aku baca berulang kali tanpa merasa bosan. Trus covernya yang catchy bagus buat pajangan (alasan cemen hehe).

Glam Girls Series
Sebenarnya cuma punya tiga sih yaitu Glam Girls (bukunya yang pertama), Outrageous dan Impossible. Tapi aku sih bertekad bakal ngumpulin semua bukunya. Masalahnya, nih serian susah bangeettttt dicari huhu. Kayaknya udah gak terlalu stock sih soalnya gak laku mungkin :( Tapi aku suka deh semua bukunya. Walau penulisnya beda beda, tapi feel seri ini menurut aku selalu dijaga. Aku suka sama deretan nama fashion brand yang bikin wawasan aku bertambah (penting banget ya tau soal ginian, pentiiing), cerita enaknya jadi anak orang kaya, sampai mengikuti kehidupan di Voltaire School itu gimana. Seru seru.

Cintaku antara Jakarta dan Kuala Lumpur
Ini salah satu gem tulisan yang aku temukan out of nowhere di Gramedia Samarinda. Penerbitnya aja (AddBooks) entah sekarang masih eksis atau enggak. Tapi buku ini bagus deh, seriusaaan. Cara penceritaannya lumayan mengalir. Karakkter Mas James itu cute cute berwibawa gimana gitu. Trus referensi mengenai pekerjaan tokoh utama juga kerasa real tapi gak menjemukan. Ending-nya pun nendang hehe.

Cerita Cinta Enrico
Cover buku ini bagus banget. Topik yang diangkat juga gak biasa dan gaya bahasanya lumayan asik. Perpaduan antara kisah cinta dan sejarah Indonesia bercampur lembut dan samasekali gak gengges. Buku ini semacam hikayak hidup Enrico, dari dia bayi sampai akhirnya menikah dengan A, penulis buku ini sendiri.

Four Seasons in Belgium
Ini juga Metropop klasik yang aku beli kira kira aja dulu di Samarinda Book Fair pas SMA. Eh ternyata gak rugi yayyy. Buku yang kental banget jiwa feminisnya ini juga merupakan buku pertama Fanny Hartanti (dan menurutku, buku terbaiknya juga, C'est La Vie is just okay and The Wedding Games is a bit boring). Ceritanya mengalir deras dan menyenangkan. Referensi kultur Belgianya gak usah diragukan lagi ya, secara dia udah tinggal di sana semenjak menikah dengan KangMasBul-nya hehe. Dan ending-nya yang sedikit unpredictable bagus banget dan kerasa pas :))

Three Weddings and Jane Austen
Metropop satu ini gak sebagus yang aku kira sih, tapi aku suka segala referensi Jane Austen. Momen romantisnya pun ada aja dan manis. Dan bukunya tebal, puas bacanya hehe. Covernya juga unik (pertama kali tertarik beli pun gara gara covernya ini). Twist kecil di ending yang rada rada bisa diprediksi pun cukup manis.

e-Love (Kisah Cinta Pertama Lewat Internet)
Jujur, niat awal beli buku ini jelek banget. Tapi karna kesalahpahaman konyol, niat itu syukurnya gak terpenuhi hehe. Buku billingual ini sebenarnya ceritanya sederhana banget, dan dibawakan dengan sederhana juga dan ringan. Trus berasanya raw dan real gitu, sukaaa. Oh iya, sebenarnya aku tuh kurang suka buku terjemahan karna menurut aku pasti kaku (padahal mungkin gak semua begitu sih). Tapi aku tetap suka deh buku ini, walau belinya gak sengaja juga :p

100 Pemimpin Dunia yang Berpengaruh di Dalam Sejarah Dunia
Believe it or not, aku tuh suka banget sama sejarah dan buku buku non fiksi macam gini pas SD. Buku ini masih kerawat sampai sekarang dan kadang kubaca ulang juga. Buku ini juga terjemahan dan pengarang aslinya adalah Kathleen Paparchontis. Dari buku ini aku kenal nama nama macam Ratu Victoria, Ratu Elizabeth I, Ottoman, sampai Benito Mussolini. Soekarno pun masuk dalam daftar ini loh.

100 Bencana Terbesar Sepanjang Masa
Aku ingat banget, aku udah incar buku ini dari kelas 4 SD tapi baru berani beli pas lulus SD hehe. Habis bukunya tebal dan mahal jadi takut gak worth it :3 Tapi asli ceritanya seru seru. Aku jadi tau mengenai Pompeii, trus penyakit Influenza yang sempat mewabah di Amerika, penyakit cacar yang menyerang suku Aztex dan menghilangkan hampir seluruh populasi Meksiko, dll. Kadang bencananya juga diiringi sama ilustrasi cerita yang bikin merinding disko gitu karna gak kebayang tersiksanya para korban.

Sabtu Bersama Bapak
Duh aku sampe bingung nih mau nulis apa, pokoknya buku ini bagus pake banget banget banget! Sama seperti Divortiare, aku suka buku ini mulai detail terkecil seperti font, cover, pemilihan nama karakter yang humble dan membumi. Humornya yang segar dan penempatannya brilian. Trus pesan moralnya yang asli nendang banget. Dan itu berkali kali, hampir di setiap halaman. Kudos deh sama kemampuan penulis untuk memasukkan prinsip prinsip hidupnya dalam bentuk cerita fiksi (itu gak mudah, aku tau banget karna kadang kadang aku nulis fiksi juga). Pokoknya suka banget sama buku ini!!!

Gege Mengejar Cinta
Secara cover dan alur penceritaan, ini buku Adhitya Mulya yang paling bikin frustasi hehe. Tapi, alhamdulillah semua itu tertutupi sama konten ceritanya yang benar benar mind-blowing. Nendang banget untuk cewek keras kepala macam aku yang sering menggampangkan kehidupan cowok. Eaaa jadi curhat. Buku ini isinya banyak aku stabilo warna warni saking pentingnya tauuukkk. Wkwk.

Antologi Rasa
Pas mau nulis ini, sambil main Twitter, dan menemukan satu courtesy dari pembaca Ika yang lain yang bilang, "habis baca buku Ika Natassa itu langsung merasa pintar".  Nah kayaknya memang itu deh yang paling cocok menggambarkan kenapa aku cinta banget sama buku ini. Dibaca berkali kali pun gak bosan. Padahal aku gak suka chemistry antar karakter (Harris itu overrated, Ruly lembek banget dan Pandji yang oke malah disia siakan kehadirannya sama penulis). Trus covernya bagussss (as expected of Ika lah).

All You Can Eat
Pertama nekat beli buku ini karna covernya yang bagus dan classy banget ituuuu. Sekalian mau coba tulisan Christian Simamora yang udah ngeluarkan banyak buku. Eh ternyata bagus loh. Konten ceritanya sih so so (cinta cintaan lah, favoritku seperti biasa :p Novel novel Christian itu 18+ juga ya jadi yang di bawah umur harap maklum), tapi gaya tulisannya enak. Bukunya tebal. Chemistry-nya dapat banget. Jadi makin penasaran sama buku buku Christian yang lain.

Marriagable
Anyway, sedih deh ngomongin buku ini. Bukunya udah raib entah kemana, aku lupa minjamin sama siapa :( Tapi buku ini bagus deh beneran. Chemistry-nya top markotop! Tau buku ini atas rekomendasi salah satu blog (suka deh ketemu book blogger yang seleranya mirip, kan jadi bisa referensi hehe). Penceritaannya ngalir, ceritanya pun nendang. Covernya punya arti yang dalem juga haha. Oh iya ini novel 18+ ya, jadi buat yang dibawah umur dilarang baca :p

Jomblo
Buku Adhitya Mulya yang pertama terbit maupun yang pertama aku baca. Gaya penceritaannya emang gak sedewasa buku bukunya selanjutnya, tapi menurut aku disitu kelebihannya. Buku ini berkesan "raw", muda banget, cowok banget, jujur dan fun. Humornya juga lagi hangat hangatnya, dan alhamdulillah gak se-absurd Gege. Endingnya pun aku suka banget karna gak terlalu memanjakan tapi realistis.

Catatan Mahasiswa Gila
Buku non fiksi yang didasarkan dari blog penulis sendiri. Bercerita mengenai lika liku kuliahnya. Sebagai sesama anak teknik, ya aku bisa relate banget dan itu menyenangkan. Ngomongin praktikum, asdos, KP, TA, walau dia Teknik Sipil dan aku Teknik Kimia tapi masih nyambung lah. Susahnya dapatin nilai trus petuah petuah dia mengenai hidup. Issss aku cinta banget lah sama tulisan tulisan Adhitya Mulya ini!! Love love.

Kambing Jantan
Kalo boleh dirunut ke akar, salah satu alasan utama aku nge-blog tentunya terinspirasi dari Raditya Dika. Aku ingat beli bukunya pas SMP kelas 3, dia gak sepopuler sekarang tapi masih lumayan aktif ngeblog. Suka sama buku ini karna platform nulis non fiksi yang slengean adalah pertama pas jamannya. Baca buku ini berasa ya dengerin Dika cerita langsung sebagai seorang teman. Humornya saat itu masih terasa segar, karna belum banyak yang nyamain. Buku ini klasik banget lah buat para blogger dimanapun anda berada :p

Petir
Gak bisa nulis Supernova Series karna aku kurang suka dua buku pertamanya (KPBJ dan Akar). Tapi aku sukaaaa deh Petir ini. Menurutku jauuuh lebih ringan dibanding dua buku sebelumnya. Trus Elektra itu weird weird loveable. Dan chemistry-nya dengan Mpret juga so sweet. Trus sindiran sindiran tentang agama yang tergambarkan dengan tokoh Wati cukup nendang walau keliatan ditulisnya dengan hati hati :p

Cinta Brontosaurus
Buku kedua Raditya Dika (yang formatnya masih sama, kumpulan catatan gitu. Sampai buku keenam formatnya juga masih sama :|) ini kembali hadir dengan humor humor yang masih segar pada masanya. Tapi satu hal yang membuat aku lebih suka buku ini dibanding Kambing Jantan adalah porsi cerita cintanya yang lebih besar. I loooove Raditya Dika's deep writing (eh kayaknya udah bilang ya :p).

Kedai 1001 Mimpi
Aku udah ngikutin #ArabianUndercover dari kapan tau, trus pas tiba tiba sang penulis bilang bakal nerbitin buku berdasarkan pengalamnnya jadi TKI di Arab selama setahun itu ya aku udah bertekad pasti beli. Dan emang beneran bagus banget. Gaya nulisnya Vabyo ini emang one of a kind deh. Perbendaharaan katanya juara banget! Bikin kata kata berima semudah ngupil (iri banget deh eik). Dan kebetulan kontennya emang udah menarik dari sananya. Rekomen deh pokoknya buku ini.

Yah kayaknya segini dulu deh ya, buku buku cerita rakyat itu juga banyak favoritku (dan buku cerita pahlawan, atau cerita para nabi) tapi kayaknya gak perlu direview haha. Doakan aku bisa beli lebih banyak buku lagi ya biar bisa lebih banyak lagi yang aku review (kapan kapan kalo niat).

2 komentar: