Kamis, 12 November 2009

Tentang SPARKLE, LOA JANAN dan sepercik semangat

Well, seperti yang pembaca sekalian sudah tahu, aku kan anak aksel sekarang (ehem ehem). Dan aksel di SMA 1 SAMARINDA itu kan emang isinya cuma 23 orang gitu. Nahhhhhhhh. Oleh karena itu, ada beberapa perbedaan yang sangat BERBEDA dibanding aku yang di kelas X-2 menjadi minoritas dan disini yang menjadi biasa aja karena emang ga ada golongan mayoritasnya :DD Kami semua terbagi dari sekolah – sekolah yang berbeda. Ya, tetep lah ya mayoritas dari spansa. Tapi ada juga dari swasta, kayak Sunodia (Michael), Assisi (Debora), sama Cordova (Yumita dan L). Ada anak Mts juga yaitu Nimas dan Nabil. Dan tentunya anak kos – kosan yang berasal dari luar kota, Ganang dari Sebulu dan Intan dari Sangatta.

Jadi jelas dong ya, karena kenyataan itu, aku jadi jauh lebih cepat membaur. Lebih kelihatan gilanya. Dan (lagi – lagi) menjadi badut kelas :) ya aku si fine – fine aja. Mau diolokin sampai mampus ya aku ga merasa sakit hati ko :) Karena aku pikir semua itu ada harganya. Dengan pengorbananku itu, semua jadi kenal aku, tau aku dan bisa aku ajak ngobrol dan bisa yang lain – lain. Haha. Pokoknya aku udah nemuin comfort zone aku deh di kelas ini :D ndak nyangka ya, aku kira bakal lama banget aku bisa ketawa ketiwi di kelas, tapi ternyata secepat ini. Ya alhamdulillah :)) Walau ga sedikit masalah, tekanan dan cekcok yang tumpah ruah, aku tetap bisa bernafas dan tersenyum di akhir hari. I will when I believe. I know that sentence is true at the end :DD

Lucunya, ndak hanya sama orang – orang yang ‘kuincar’ aku jadi dekat. Tapi bahkan sama orang – orang yang kukira ga memasukkan aku sebagai kategori teman mereka, aku juga malah jadi akrab tuh X) doh, kalo ditanya gimana perasaan aku sama semua itu, aku cuma bisa bilang SENANG BANGET MAMEN :DD Kadang ndak nyangka juga kalo ternyata aku bisa sampai di titik ini. Dengan teman dan jaringan seperti sekarang. Duh, kalo ingat waktu MOS rasanya pengen nangis dengan panjangnya jalan perjuangan menuju kemapanan (alah alah). Dari yang ngekor ngekor orang, sok kenal sampe ketawa jayus. Thanks God, aku ndak tau lagi, pokoknya aku bisa sampai disini karena jalanMu. Sungguh :D

Oke, mungkin buat kalian ada yang merasa penasaran dengan gimana si tingkah laku anak Aksel itu. Gaya hidupnya dan sebagainya. I’ll share this one to you right here right now. Tapi klarifikasi bentar ya, aku dapat banyak banget tuduhan dari orang – orang sotoy kalo “anak aksel itu kerjanya belajar aja ya? Ndak bisa nonton lagi dong kamu Dit? Ndak bisa online?” huhuhu. Maap ya people, tapi kalo kamu nyangka gitu, KAMU SALAH BESAR! Ya gatau juga ya soal yang lain, tapi kalo aku si ndak ngaruh. Aku tetap bisa nonton (walau emang intensitasnya berkurang dibanding dulu), bisa online (semakin banyak tugas kayaknya aku malah harus semakin sering online. Biar ndak stres maksudnya. Hehe) dan melakukan banyak aktivitas lain. Kalo weekend ya aku juga nikmatin. Jalan kesana kesini atau malah cuma leyeh leyeh seharian di tempat tidur. Intinya, ya ndak banyak yang berubah.

Mungkin yang paling terasa bedanya adalah I AM NOT THE STAR ANYMORE. Mental yang udah terlanjur terbangun sejak SD dan menjadi jadi pas SMP ini emang benar – benar baru bisa aku jinakkan pas SMA di kelas X-10 ini. Aku ini siapa? Dibandingkan Debora yang amat sangat menonjol. Wanda yang diam diam menghanyutkan. Mey yang kreatif. Ika yang catatannya bagus bangeeeeeeeet. Dita yang selalu bisa diandalkan dan selalu berperan sebagai bendahara yang baik XP. Anjela yang pintar sana sini. Ibul yang ahli fisika. Shafwan yang kegiatannya setumpuk. Elsa si profesor eksak. Intan penguasa kimia. Dila yang ga nahaaaaaaan. Yumita si ratu hitung. Jane yang logatnya lucu banget tapi ga dibuat – dibuat. Grace yang pinter banget hapalan. Dan banyak lagi orang hebat yang ndak bisa aku sebutin satu satu. Bukan berarti aku tidak percaya diri jadinya dengan masuk aksel dan dikelilingi orang pintar. Tapi ya, rasanya aku lebih seperti manusia biasa. Yang dapat 30 pas ulangan MTK, yang mau nangis pas pelajaran Fisika dan mau tidur pas pelajaran PKN. Dan buat aku semua ini amat sangat bagus :D ini yang aku inginkan dari SMANSA. Aku ingin ditantang. Aku ingin dijegal. Aku ingin membuktikan kalau aku tuh tidak sepintar yang aku kira. Terimakasih teman teman, kalian adalah penyemangat aku untuk belajar. Persaingan (sehat) kita di kelas telah membuat aku tidak pernah capek untuk maju, untuk naik motor, untuk ke sekolah. Sekali lagi, terimakasih terimakasih XDD

Khusus untuk RT ku, RT 1, RT Bambung. Terimakasih ya sudah menyeimbangkan semua kegilaan dan tekanan yang aku terima di kelas ini. Sehingga aku tidak menjadi gila beneran. Kebambungan kita, membuat aku tetap waras, membuat aku tetap bisa tertawa disaat tugas numpuk. AAAAAAAAAAAAAAAAAAA. Ko tulisan ku jadi melankolis gini yak? Haha. Maklum pas nulis lagi dengerin lagu ‘WIDURI’ :p anyway, sekali lagi terima kasih. HIDUP RT 1! RT BAMBUNG! Hahaha.

Terakhir, walau sebenarnya ini gak penting penting banget, tapi tetap aku share ya :p Di titik ini juga, aku dengan bangga udah cerita tentang Loa Janan kemana mana. Tantangan dari Dewi dulu yang bilang kalo bingung mau promosiin Loa Janan soalnya ndak ada tempat menarik bisa sedikit aku patahkan. DEWI, sekarang LOA JANAN terkenal loh di KELASKU :DD even not in a good way actually, tapi yang penting terkenal dulu, ngurus image belakangan. Haha. Emang awalnya bikin sakit hati si waktu ada sebagian yang bilang, “hah? Loa janan dimana tuh? Masih masuk wilayah Samarinda kah?” zzzzzzzz. Tapi ya lama – lama mereka tertarik ko waktu aku bilang soal Mahulu, Palaran dan cerita membosankanku soal PON. Haha. Bahkan ada sebagian yang terang terangan bilang mau nyoba kesana. Uhuy. Loa Janan bakal kedatangan turis. Haha.

Ettttss, hampir lupa, ada sepenggal lirik lagu yang jadi penyemangat hidupku akhir akhir ini. Lagu ini kudedikasikan buat semua pelajar asing di muka bumi. Terutama untuk dua teman senasib seperjuangan ku, Kiki dan Nunuk. Makasi ya udah mau menumpang curhatku yang prustasi sebagai pelajar asing :DD

There's a hero
If you look inside your heart
You don't have to be afraid of what you are
There's an answer
If you reach into your soul
And the sorrow that you know will melt away

And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lives in you

It's a long road
When you face the world alone
No one reaches out a hand
For you to hold
You can find love
If you search within yourself
And the emptiness you felt will disappear

Lord knows
Dreams are hard to follow
But don't let anyone tear them away
Hold on
There will be tomorrow
In time you'll find the way

Percayalah teman, atas apa yang kita lakukan selama ini dengan ikhlas, Tuhan akan memberikan balasannya. Pada saatnya nanti. Percayalah :DD

3 komentar:

  1. aku salah satu yg pingin bgt ke Loa Janan,,katanya bisa dgn menyusuri Sungai Mahakam kesana ya...
    mungkin pertengahan 2010 aku mau susur sungai Mahakam termasuk menuju Loa Janan...mau ikut DX world????

    BalasHapus
  2. oh iya, objek seputaran Samarinda juga aku mau jelajahin kayak Islamic center dll...

    BalasHapus
  3. ya datang aja :)
    loa janan maupun samarinda keren semua ko. haha. disini perbedaan jadi indah :DD

    BalasHapus