Kamis, 13 Februari 2025

Menjaga Kewarasan

Dalam sehari-hari aku sebenarnya prinsipku STOP menanggapi Joko Widodo ini ya. Biarkan aja dia ga diherani gitu loh dianggap ga ada wkwk. Pasti akan sangat menyakiti egonya dan aku suka itu. Tapi ini pengecualian. Bismillah, aku nonton video ini benar-benar mau menghilangkan bias dan dengan pikiran seterbuka mungkin. Pure ingin tau saja jawaban-jawaban dia soal isu terkini di Masyarakat. Dan aku bakal bikin text reaction dari sepanjang aku nonton video ini.

- Dari cuplikan di depan aja udah bikin emosi bagian dia bilang "ekspresi karna kekalahan di Pilpres." Bro talks as if pilpres tuh ajang level tarkam yang mempertaruhkan gengsi antar petarung atau golongan yang mengasosiasikan diri dengan petarung. Pilpres itu ajang memilih a set of leaders yang akan memimpin Indonesia ya. Sebuah negara. Ga ada kalah/menang buat Rakyat, kita cuma pengen pemimpin untuk Negara ini berfungsi dengan sebaik-baiknya. That's what we deserve, karna kita ga gratis tinggal di Indonesia. Kita bayar pajak kendaraan, PBB, PPH, PPN. Ya walaupun ada Rakyat yang gak mikir kayak yang aku sebut ya, tapi Rakyat yang kayak gitu tuh ga pantas buat Indonesia, jadi mereka gak aku itung.

- Salah satu alasan aku pengen nonton video ini karna pengen tau reaksi dia soal narasi #AdiliJokowi yang banyak beredar. Kaget juga pertanyaan ini bisa lolos (karna keliatan sekali pertanyaannya disaring). Tapi jawaban pertamanya (yang aku komentarin di poin sebelumnya) sangat mengecewakan. Kalimat berikutnya yang dia ucapkan juga diplomatis. Ya silahkan ambil kesimpulan sendiri-sendiri lah dia orangnya gimana dari jawabannya itu.

Satu hal yang menurutku harus diluruskan ya, yang ga move on itu dia!!!!! Masih bahas Pilpres aja. Semua Rakyat udah ga peduli sama Pilpres. Semua Rakyat sekarang mikir soal hidup masing-masing, soal dapur mereka, soal sekolah anak-anak mereka, soal jenjang karir dan aktualisasi diri mereka. Kita mau Negara yang berfungsi dengan baik, salah satunya ditunjukkan dari penegakan hukum yang berlaku. Dan hukum ga pandang bulu kan? Sekalipun mantan Presiden, kalau memang ada indikasi pelanggaran hukum ya tentu kita minta adili.

Siapapun Presidennya, seorang Warga Negara yang baik mau Negara yang berfungsi dengan baik. Udah itu aja.

- Unpopular opinion, aku dari awal setuju sama konsep pemindahan Ibukota Negara. Yang bikin sakit hati di aku tuh eksekusinya, targetnya yang ga masuk akal dan pernyataan-pernyataan Pemerintah yang overclaim di awal. Jawaban dia di sini ya okoklah, tapi yang menarik kan memverifikasi omongan dia dengan apa yang dia lakukan di lapangan ya. Hehe. #YTTA

- Bagian paling menjengkelkan kedua adalah ketika bahas Efisiensi dan pas di poin SPJ yang jadi concern dia adalah okupansi hotel dan transportasi yang bakal terdampak. Sebuah pilihan menarik dalam usaha memindahkan gawang *geleng geleng pala

Padahal hal paling mengerikan dari efisiensi menurutku adalah jika sampai berdampak sama pelayanan day to day ke masyarakat. Itu dampaknya bener-bener luas loh, orang hotel, orang maskapai, dan semuanya juga terdampak kalau sampai day to day operasional ini acakadut. Terlalu naif kalau kita cuma bicara SPJ aja. Kalau orang kayak Ernest Prakasa mengeluarkan pernyataan begini ya ok lah karna emang rahasia umum kan dan emang susah menghapus citra yang udah ada. Tapi orang seperti dia yang pernah 10 tahun jadi Presiden harusnya cukup tau kalau pada akhirnya penghematan di SPJ itu cuma seujung kuku seandainya penghematan itu diterapkan dari struktur kabinet aja. Jadi mohon maaf aku berkesimpulan kalau dia secara sadar berusaha memindahkan gawang. Sama dengan Sri Mulyani yang mengeluhkan soal Anggaran Pensiunan PNS daripada menyoroti soal tidak efisiennya jumlah man power di Pemerintahan ataupun Pensiunan Anggota Legislatif, Menteri, dkk maupun peran Taspen (njir banyak kan masalahnya, dia malah bahas yang gampang dan ngenyek ke bawah. Kan aneh dan jahat).

***

Meskipun aku yakin ada 1001 isu yang harusnya lebih penting diangkat daripada sekedar wawancara mantan presiden satu ini, tapi aku juga punya keyakinan kalau intensi dari pembuatan konten ini tidak jahat. Narasi tidak sedang melacur, hanya memberikan perspektif baru. Semoga yaa, awas aja lu Narasi kalau ternyata anggapan aku ini salah. Kayaknya aku bakal kembali ke sini dan mencak-mencak deh kalau sampai kejadian.

Sabtu, 11 Januari 2025

Kaleidoskop Film Indonesia x Dita Tahun 2024

Aku menonton film Indonesia rilisan tahun 2024 sebanyak 43 film (1 buah lebih sedikit dibanding tahun lalu). Di antara jumlah yang sedikit itu, keinginan untuk membuat daftar akhir tahun tetap ada hehe. Maka izinkan aku membagikan 10 film pilihanku, seperti tahun-tahun sebelumnya :

10. The Shadow Strays

Sutradara : Timo Tjahjanto

Perusahaan Produksi : Frontier Pictures, XYZ Films 

Genre : Crime, Action, Thriller

Tersedia di layanan streaming : Netflix


9. Cinta Tak Seindah Drama Korea

Sutradara : Meira Anastasia

Perusahaan Produksi : Imajinari, Legacy Pictures, Jagartha, A&Z Films, Trinity Entertainment, Navvaros, Rhaya Flicks 

Genre : Drama, Romance

Tersedia di layanan streaming : -


8. Guna-Guna Istri Muda

Sutradara : Razka Robby Ertanto

Perusahaan Produksi : Falcon Black

Genre : Horror, Thriller, Drama

Tersedia di layanan streaming : -


7. Agak Laen

Sutradara : Muhadkly Acho

Perusahaan Produksi : Imajinari, Legacy Pictures, Jagartha, Trinity Entertainment, A&Z Films

Genre : Comedy

Tersedia di layanan streaming : Netflix


6. All Access to Rossa : 25 Shining Years

Sutradara : Ani Ema Susanti

Perusahaan Produksi : Sinemaku Pictures, Inspire Indonesia, Time International Pictures

Genre : Music, Documentary

Tersedia di layanan streaming : Netflix


5. Glenn Fredly : The Movie

Sutradara : Lukman Sardi

Perusahaan Produksi : Damn! I Love Indonesia Pictures, Adhya Pictures, Time International Pictures

Genre : Music, Drama

Tersedia di layanan streaming : Netflix


4. Dua Hati Biru

Sutradara : Gina S. Noer & Dinna Jasanti

Perusahaan Produksi : Starvision Plus, Wahana Kreator

Genre : Drama

Tersedia di layanan streaming : Netflix


3. Tuhan, Izinkan Aku Berdosa

Sutradara : Hanung Bramantyo

Perusahaan Produksi : MVP Pictures, Dapur Film

Genre : Drama, Thriller

Tersedia di layanan streaming : Netflix


2. Heartbreak Motel

Sutradara : Angga Dwimas Sasongko

Perusahaan Produksi : Visinema Pictures

Genre : Drama, Romance

Tersedia di layanan streaming : Netflix


1. Home Sweet Loan

Sutradara : Sabrina Rochelle Kalangie

Perusahaan Produksi : Visinema Pictures, Legacy Pictures

Genre : Family, Drama, Comedy

Tersedia di layanan streaming : Netflix

Kamis, 26 September 2024

25 Hospital Playlist Favorite Moments

Daftar ini dibuat agar jadi acuan Fradita kalau mau nonton ulang Hospital Playlist. Dari Fradita, oleh Fradita, untuk Fradita :P 


1. Praktik Dr Jungwon sebagai Dokter Anak (Ep 1)

Big level kiyowo energy

Sequence ini yang membuat aku mantap untuk lanjutin HP. Kalau orang yang kenal aku pasti tau ya kalau aku tuh pickyyyyy banget nonton Drakor dan aku semudah itu berhenti nonton kapan aja. Tapi karna di drama ini ada cerita tentang dokter anak jadi aku yakin aku bakal suka. Feel good banget waktu aku rewatch lagi ini scenenya huhu. Mana tempat praktiknya ucul banget lagi.

2. Ikjun's First Scene (Ep 1)

No caption needed moment

Mungkin ini sequence terkocak di episode pertama. Juga sebuah entrance yang grande untuk sebuah karakter yang juga grande seperti Ikjun. Oh iya shout out untuk Wang Ahjumma yang menurutku jadi scene stealer di sequence ini. Mungkin yang hampir mengalahkan lucunya untuk episode pertama ini pas adegan funeral Bapak Jungwon (tapi ini lucu setelah diulang beberapa kali karna TMI banget adegannya hehe).

3. Adegan pulang latihan band pertama (Ep 1)

Mobil Songhwa gagah banget

Ini adegan super singkat tapi penuh dengan personality. Dan itu hal yang paling aku hargai dari drama ini sih. Personality-nya detail dan konsisten!! Suka banget deretan parkir mobil mereka dan gimana mobil Songhwa jadi yang paling gede, Ikjun yang paling cerah dan Jeongwon yang kayaknya paling tua haha.

4. Best landscape shot (Ep 2)

Most favorite shot!

Ini bukan momen sih, tapi lebih ke shot yang menurutku paling oke dan favorit dan memorable sepanjang Hospital Playlist Season 1. Salah satu ciri shot shot di HP adalah banyak landscape shot di mana objek yang ngomong itu ditaruh di pojokan. Nah shot ini punya karakteristik itu dengan shot khas sinema Korea, sleek, neat and beautiful.

5. The cafeteria scene (Ep 2)

Just Ikjun being Ikjun

Adegan ini dimulai dengan duo Hongdo dan Yunbok beserta satu dokter residen pergi ke Kafeteria. Adegan ini seru banget karna memperlihatkan kehidupan di kafetaria, dan juga beberapa adegan komik yang memperkuat karakter Ikjun dan Seokhyung. Ada juga satu shot yang memperlihatkan Gyeoul, Seokhyung dan geng residen makan di saat bersamaan. Menurutku ini keren banget karna HP itu karakternya buanyaaak dan beneran konsisten dibikin komunitas gitu on the scene.

6. Kalguksu Dinner (Ep 2)

Selalu seru kalau ngumpul bareng

Dari adegan sebelum dinner aja udah asik pas lima sekawan jemput Songhwa di depan RS. Trus pas adegan makan juga seruuu. Ada pembahasan soal preferensi mereka dalam bekerja. Comic relief dari Seokhyung dan Ikjun (as always hehe). Trus ditutup dengan percakapan singkat Songhwa dan Junwan via chat yang sangat heartwarming dan friendship goals :")

7. Pemakaman Istri Jo Jungsu (Ep 2)

"Nyawanya" HP

Ini momen duka tapi di HP momen duka pun bisa jadi menarik dan penuh komedi. Selain itu aku juga suka sama kepadatan skrip di bagian ini, kayak, semua informasi tuh berharga jadi harus fokeusss nontonnya hehe.

8. Junwan, the man of principles (Ep 2)

"I bet you have no friends", quote favorit dari Junwan

Salah satu gebetan aku miriiiip banget sama Junwan, dan jujur nonton HP bikin frustasi karna aku tuh sangat jauuuuh dari Iksun jadi nonton ini tuh kayak diingatkan aja kalau kemungkinan aku ditaksir balik gebetan ya cukup tipis haha. Dan di sepanjang HP Season 1, adegan ini, terutama quote di atas yang paling aku suka dari sosok Junwan. Huhu dia bukan sosok yang sempurna, tapi jelas dia exceptional <3

9. The Karaoke Session (Ep 3)

Sing your heart outttt

Tidak perlu dijelaskan panjang lebar lah ya kalau iniii. Aku yakin 8 dari 10 orang yang nonton HP pasti juga akan memasukkan adegan ini di list favoritnya. Yang jelas adegan ini mengingatkan banyak sekali kenangan manis untuk mantan penggemar karaoke seperti aku. Ada juga adegan yang serupa tapi versi sedih di episode 11. Adegan yang bikin mendesis "been there done that" banget :')

10. First Dr Bong Session (Ep 4)

Dr Bong <3

Ini ga mungkin ga masuk list ya untuk aku si penggemar detil dan comic relief. Mau nyeritakan Junwan, Seokhyung, suka semuaaa.

11. Best Winter Garden momentttt (according to me lol) (Ep 4)

Adegan paling romantis di HP menurutku

Huwaaa kalian setuju gasiii?? Dari semua momen WG, yang emang manis manis banget kayak pisang aroma yang lagi kumakan, ini menurutku yang termanis. Walau sebenarnya yang lain juga manis, kecuali adegan ciuman sih karna jujur B aja haha. Kalau kalian apa adegan WG favoritnya?

12. How to handle a broken home kid (Ep 4)

My favorite Uju quote *mata berkaca2 huhu

Ada dua yang aku suka banget di adegan ini. Pertama, gimana Ikjun handle percakapan yang pasti ga mudah ini. Dan kedua, jawaban jujur Uju dan betapa dewasanya dia (walaupun bentukannya kayak upil dah Uju haha).

13. "Don't Leave Me Behind" Scene (Ep 5)

Chaos abis pokoknya scene ini haha

Atau bisa juga dibilang ini scene latihan band pas ultah Seokhyung. Lagu yang dimainkan? Jujur ga tau haha. Pengen sungkem sama kreator scene ini karna sukses menggabungkan kepadatan cerita (the whole sequence is about Seokhyung and his current struggle), trivia kehidupan dokter, lagu yang asik dan liriknya pas, serta comic relief yang HP banget. Huwaaa cinta pokoknya cinta!!

14. Mafia Game (Ep 5)

Song Mino menangis melihat ini

Sequence dimulai dari penjelasan Jeongwon mengenai game ini dan berakhir di ronde pertama yang berdarah wkwk. Serius deh, kebangetan bener kalau ada orang yang ngerti Mafia Game tapi ga menemukan lucunya adegan ini di mana (kalau ada).

15. Adegan telor (Ep 6)

Salah satu kekuatan komedi HP tuh bisa banget bikin adegan yang "I didn't see this coming"

Adegan komik paling fresh dan organik di sepanjang HP. Dan jangan salah ya, standar HP tuh tingiiiiii banget jauh melebihi Drakor lain, jadi kalau aku bilang ini yang paling oke ya bayangin sendiri lah pecahnya hehehe :)) Sequence ini dimulai dari adegan Junwan, Songhwa dan Ikjun mau lunch bareng dan.. the rest is history lah pokoknya. Won't spoil the twist, just see for yourself :)

16. Mobil baru Junwan (and the dinner scene after) (Ep 7)

Muka muka kepo maksimaaaal

Aku hitung scene ini dari Songhwa nunggu di lobi ya dan disusul sama anggota yang lain. Tapi puncak komedinya ya selama di mobil sih. Chaossss. Skripnya tight in a good way, dan dalam eksekusi pun cakeuppp. Puncak of another puncak yha tentunya pas Seokhyung nelpon Mamanya. Oh jangan lupa habis itu ada pendinginan yaitu adegan mereka makan. Pendinginan yang kaya detil banget untuk karakterisasi mereka berlima, terutama Jeongwon.

17. Penjelasan tentang jenis jenis operasi (Ep 9)

One of the surgery scenes

Ini kayak selingan dan sifatnya montage gitu tapi aku suka. Entah kenapa membekas aja gitu bagian ini karna ngasih liat gimana daily life-nya kehidupan dokter dan tenaga kesehatan lainnya terutama yang kerja di bagian surgery ya. Ada yang sehari harinya kepanasan, kedinginan, beragam pokoknya.

18. Parasite x HP (Ep 9)
If you know, you knowwww

I was like, crazyyyyy about Parasite so this one inside joke means a world to me. Haha udah lebay ga tuh kedengarannya. Tapi emang ya pas Parasite dulu tayang di bioskop kan CGV di Samarinda belum exist tuh, dan Fradita yang selalu ngaku cinta sama Bong Joon Ho ini bela belain ke kota sebelah dong. Pas nunggu di luar studionya kebetulan juga ketemu sama mba dari Bontang yang lagi liburan dan nyempetin ke bioskop karna mau nonton film ini juga. Btw, besok malamnya masih di kota yang sama, dan nonton lagi filmnya wkwk aneh banget ga siiii. Oh, life before pandemic, ketika mau impulsif gila, ya hayo ajaaa.
Anyway, menurut aku cara HP inkorporasi satu trend pop culture ke dalam ceritanya jadi joke yang masih in line sama cerita tuh gokil sih ga ada obat. Dan tentu saja shoutout untuk seorang Jo Jung Suk yang bisa membawakan skrip dengan begitu flawless dan natural *sembah

19. Getting off work (Ep 9)


Adegan aku hitung pertama dari Jeongwon x Junwan yang siap siap pulang. Sequence ini walaupun remeh banget tapi sangat kaya dengan personality dan yang paling seru adalah fashion statement kelima peran utama ditonjolkan. Duh Dita lemah banget emang kalau udah ngomongin karakter ya kan haha. Dan adegan ditutup dengan kamera yang zooming out itu keren bangettt, seakan mau bilang kalau 5 orang spesial itu pada akhirnya ya sama aja kayak orang orang lain di scene itu. 5 dari jutaan manusia di bumi yang punya ceritanya masing - masing.

20. "Met You by Chance" performance (Ep 9)

Mido & Falasol rocks!!

Arguably, performance ini adalah lagu upbeat terseru di Season 1. Udah sih untuk alasan itu aja kayaknya momen ini aku masukkan di list haha.

21. Wangsimni moment (Ep 10)

Ship favorit hehe

Ini gila sihhhh. Mungkin buat orang asli Seoul (atau at least pernah ke Seoul), bakal wajar nangkep lucunya adegan ini. Tapi bahkan aku pun bisa nangkep lucunyaaaa. Dan ini jadi salah satu momen terlucu menurutku di HP. Ingat banget pas pertama nonton aku ketawa ngakak ngakak sampai guling guling di lantai haha. Paduan Seokhyung dan Ikjun ini emang mujarab banget lucunya (padahal kalau di kehidupan nyata extro sama intro temenan yang ada saling stresss haha #eaaa #curcol)

22. Ikjun claiming his girl (Ep 11)

Liftnya besar tapi pada mepet2 wkwk

Aku tuh suka (atau lebih cocok dibilang tergila-gila) sama semua couple di Hospital Playlist, tapi di antara semua paling B aja sama Ikjun dan Songhwa. Karna menurutku apa yang terjadi sama mereka ga make sense. Mereka ga saling menemukan to the point Ikjun sampai nikah sama perempuan lain dulu. Tapi yaa, adalah satu dua momen yang bikin termehek-mehek juga untuk couple ini. Dan adegan lift di Ep 11 ini salah satunya. Padahal clue kalau Ikjun tuh "suka" keciiiiiilllll banget, tapi yang kecil-kecil ini kayaknya universally approved malah bikin kupu-kupu di dada beterbangan :)) Also love the way Ikjun got his priority right. Ga maksa ngintil karna dia memang ada tanggung jawab ke anaknya, tapi tetap make sure dengan nelpon malam itu juga :))

23. Somi's video (Ep 11)

Pemeran-pemeran di HP ini menurutku bagus semua, shoutout untuk mereka semua!

Nurse and moms are superheroes <3 Segmen ini adalah persembahan buat mereka.

24. Tragedi Gineokologi (Ep 12)
Seingatku ini adegan yang paling bikin nangis di Hospital Playlist. Honorable mention pas Ep 8 waktu pasien Junwan meninggal (kelemahanku emang liat orang tua yang kehilangan anak T_T)

Aku ingat nonton ini tuh pas banget karantina Covid, di mana dari awal suasana duka memang menyelimuti. Jadi deh diketuk dikit aku langsung banjirrr. Btw, ini segmen kepotong-potong sama cerita dari peran utama lain, tapi dari semuanya aku paling nyes sama Tragedi di Poli Ginekologi ini. Sampai sekarang masih keingat betapa perihnya pas pertama kali nonton.

25. Me To You, You To Me (Ep 12)

Mido and Falasol <3

It's Christmas, it's beautiful and we finally get to hear all five characters singing together in a song. Arti lagu ini menurutku tentang memaknai kehidupan, yang nafasnya sama dengan keseluruhan Hospital Playlist. It's truly a perfect song for the finale. Selain itu aku juga suka adegan sebelum dan sepanjang mereka ngeband. Ada momen kebersamaan mereka sebelum ngeband, dan ada juga momen daily life dokter di antaranya.

Senin, 20 Mei 2024

Q & A

Lagi butuh refresh otak, jadi mau main game seru-seruan aja di blog ini..

What is your idea of perfect happiness? Perfect dessert to accompany my white coffee

What is your greatest fear? Ga bisa memberikan hidup yang layak buat anak-anakku maupun anak-anak di sekitarku

What is the trait you most deplore in yourself? Moody

What is the trait you most deplore in others? Orang yang tebang pilih dalam menegakkan aturan

Which living person do you most admire? My parents

What is your greatest extravagance? Nonton film Indonesia

What is your current state of mind? Restless, harusnya ada satu hal yang bisa aku selesaikan tapi belum punya keberanian buat menghadapi konsekuensinya. Makanya aku alihkan dengan nulis blog post ini :(

What do you consider the most overrated virtue? Doing things fast :P

On what occasion do you lie? Ketika ditanya ortu keluar duit berapa buat beli beli wkwk

What do you most dislike about your appearance? Kalau harinya lagi buruk ya semua aja rasanya salah. Badan gendut, muka kusam dan bertekstur, rambut terlalu ikal dll. Tapi kalau hari baik tetap merasa cantik dan sempurna kok :)

Which living person do you most despise? Semua oknum di pemerintahan RI yang jahat-jahat, termasuk bystander nih ya. Sorry not sorry.

What is your favorite journey? So far, Jogja Solo Trip in 2022. 

What is the quality you most like in a man? Kindness

What is the quality you most like in a woman? Kindness

Which words or phrases do you most overuse? Sebagai anak yang menghindari konflik banget, kayaknya sih kata "OK" ini paling overused di aku haha.

What or who is the greatest love of your life? Allah SWT

When and where were you happiest? Today, insya Allah.

Which talent would you most like to have? Singing :")

If you could change one thing about yourself, what would it be? To be more fun as a human!!!

What do you consider your greatest achievement? Udah berhasil bikin budgeting!!! Butuh bertahun-tahun check up dan penyesuaian, tapi sekarang bisa dibilang udah settle banget buat sistemnya yayyy.

If you were to die and come back as a person or a thing, what would it be? Pengen hidup jadi kucing

Where would you most like to live? Balikpapan, with the love of my life

What is your most treasured possession? My books

What do you regard as the lowest depth of misery? Pas nganggur :(

What is your favorite occupation? Somewhere in the back office

What is your most marked characteristic? People pleaser and high achiever kind of person

What do you most value in your friends? Kejujuran

Who are your favorite writers? Almira Bastari

Who is your hero of fiction? Eli di Series 90 Hari Mencari Suami keren banget sihhh

Which historical figure do you most identify with? Hmmm siapa ya, ga ada kepikiran siapa siapa

Who are your heroes in real life? My parents.

What are your favorite names? Widuuuu. I think it's cool that my high school friends come up with this name to me

What is it that you most dislike? Injustice

What is your greatest regret? Not saying "I love you" enough

How would you like to die? Di masa-masa aku paling merasa sayang dan disayang Allah SWT

What is your motto? "Being the best in this moment puts you in the best place for the next moment."

Rabu, 15 Mei 2024

Ikhlas

Dulu aku pikir aku secegil itu karna aku Cancer dan lanji aja, tapi akhir-akhir ini aku menyadari kekuatan iri.

Aku jadi bisa segila ini karna aku pengen juga apa yang orang lain punya. Dan menurutku dibanding aku daydreaming bolak balik ya mending aku tuh usaha, turun langsung ke medan perang. Walau ada kemungkinan luka-luka, karna akhir-akhir ini iman aku juga kuat jadi aku merasa selalu dijaga Tuhan hehe. Tapi ya intinya itu, aku kejar dihalalkan karna gambaran berumah tangga buat aku indah. Ada prosesi pernikahan yang meriah, double income, bermesraan, dan keturunan yang akan kami wariskan hal-hal baik. Semuanya indah. Naif banget memang, mana mungkin ada hal sempurna di dunia.

Lucu banget karna sebenarnya ga sekali dua kali Tuhan kasih aku gambaran susahnya, tapi emang tenggelam sama indahnya hehe. Nah beberapa minggu ini, malah berkebalikan. Yang susah-susah itu kelihatan bertubi-tubi mengubur yang indah. Satu tonjokan terakhir rasanya begitu dekat. Dan akhirnya aku sadar, kadang masalah tidak perlu datang bertumpuk untuk meledak, kadang satu sentilan pun cukup buat kita menyerah. Dan itu menakutkan :(

Ya masa aku mau menjalani hal rapuh begitu sama orang yang dari awal aku paksa-paksa :(

Baru-baru ini aku pernah bercuit di Twitter kalau mau menikah itu harus yakin 100%. Tapi keyakinan bulat begitu aktualnya juga akan bernilai 50% karna 50% lagi adalah ketentuan Allah SWT. Atau ya mungkin persentasenya ga 50:50 tapi walau hanya 0,01%, ketentuan Allah itu ada dan ga bisa diingkari. That's why we pray and have faith. Bayangin kalau kamu (atau pasangan kamu) aja belum bulat, belum mengerjakan PR kalian sebelum nikah, takut ga sihhhh. Atau misalnya dia jahat jadi dia pura-pura. Atau dia ga enakan jadi dia urung menolak. Aku ga mauuu.

Aku maunya kita dua orang yang sama-sama dengan sadar melangkah ke arena Benteng Takeshi itu wkwk.

So for now, I let go.

I let go because I think I've done enough.

I let go because I have limit, and everyone should have limit, no?