Rabu, 06 Juli 2011

If you think you know me, think again!

Karena bahkan aku sendiri pun gak tau aku ini apa.

Maunya apa.
Hidup karena apa.
Ingin kehidupan yang seperti apa.

Yang aku tau cuma satu.
I always choose the hard way.
And I'd like to do anything to know how far my limit is. Or to prove that I'm actually limitless :P

Dua kebiasaan yang mengerikan memang. Setiap menjalaninya juga aku sering kok memaki diri sendiri. Tapi ga pernah sekali pun aku berani memaki Tuhan, atau mama abahku, atau siapapun. I am always up there on my own. Itu pun aku selalu berusaha memaki diri sendiri dalam pikiran. Kalo udah gak kuat, aku bunuh diri juga dalam pikiran. Kamu pikir aku aneh? Nah itu baru sebagian dari diriku loh, yang mau aku bagi untuk saat ini :p

But I will never do regret.
Karena aku tidak boleh menyesal atas apa yang aku pilih sendiri.
Terdengar ekstrim?
Gak juga kok. Aku tetap boleh nangis, aku tetap boleh maki. Tapi ya itu, ga boleh nyesal. Karena nyesal biasanya berujung pada berhenti berjuang.
Dan aku ga pernah mau berhenti berjuang :))

Choosing the hard way is not easy at all, anyway.
Tapi aku percaya semua effort, semua tangis, semua makian itu worth it at the end.
Dan karena aku pada dasarnya emang drama queen ya, jadilah proses itu menghasilkan suatu emosi yang besar untuk ditulis.
And btw, aku suka banget tulisanku di saat saat galau. Hehe.
Karena emang dari dulu aku nulis buat diri sendiri, jadi pendapatku tentang tulisanku itu yang paling penting dibanding apapun. Hehehe.

Okay kembali ke poin utama postingan ini aja deh.

I love to push myself.
I love to be out of my comfort zone.
I love to be lost in new places.
I love to learn anything new.

It's not easy but I won't stop and I won't regret.

Nah, kalo udah baca postingan ini lengkap kan jadi tambah ngerti aku. Kalo udah ngerti tentu akan lebih mudah komunikasinya ya kan? Hehe. Keep in touch, readers! I'm nothing without you :p

Ps, apakah pattern tulisan di postingan ini mengingatkan kalian ke orang lain? Kalo kamu jawab jenis tulisanku ini mirip tulisannya Pandji, maka bisa jadi kamu benar. Karena akhir akhir ini aku emang baca blognya ulang dari awal dan banyak terinspirasi. Dan semakin baca, akupun jadi larut ke gaya tulisannya dan jadilah deh postingan ini! Huhuhu maklum masih penulis pemula nah, jadi kalau ada gaya tulis yang oke dikit langsung kejebak. Dooo I want my own style!!

5 komentar:

  1. semua isi hati manusia itu cuma tuhan dan orang itu sendiri yang tau :D makanya human are interseting dita., semua tentang manusia itu unik dan menarik.

    BalasHapus
  2. Setuju mbak. That's why menjadi life observer adalah kegiatan sehari hari saya :p

    BalasHapus
  3. Setuju dengan pendapat yang menyatakan, yang sudah terjadi ya sudahlah jangan menyesal. Tapi sebagai manusia tidak bisa dipungkiri kesel dan sebelnya kepada diri sendiri. hehehe.

    :D

    BalasHapus
  4. want your own style? lagi berusaha mencari jati diri ya? good good... :D
    kalau dilihat2 sih sepertinya adventurer ya? :D
    selamat menemukan warna sendiri ya... memang mengenali diri sendiri itu penting... ^^,

    BalasHapus
  5. @andhakp Hehe ya sama dong. Masih wajar kok kalau kesel sama diri sendiri. Yang nyebelin itu ya kalau kesalnya dibawa ke orang lain aja :p

    @3sna Wah iya nih masih labil. Adventurer? Bisa jadi deh. Tp masih banyak lg sisi diri saya yg sepertinya belum terungkap *tsaaah

    BalasHapus