Kamis, 09 Mei 2013

#thankyouSirAlex

Gak percaya artikel ini akhirnya bakal tertulis juga.

Sir Alex... bakal ninggalin MU. Huwaaa, shock banget waktu pertama dengar. Kan awalnya cuma baca di Twitter, kalo bakal ada press conference tentang nasib Sir untuk musim depan. Yah, dari tahun 2009-an juga isu Sir bakal pensiun kan emang santer, tapi gak pernah nyata juga. Jadi tahun ini, seperti tahun tahun sebelumnya, aku santai aja. Karna dikira gak bakal sekarang lah, masih ada dua atau tiga tahun lagi mungkin? Dan kira kira sejam kemudian di Facebook ada update dengan hashtag #thankyouSirAlex. Jleeeb. Gak enak banget deh hati. Buka Twitter juga si @jonathanend udah heboh pake hashtag itu. Omggg. The time has finally came T____T

Hati udah gak karuan, tapi ada banyak kerjaan. Jadi ditunda dulu deh galaunya sampai malam ini, sampai nulis postingan ini.

Pertama kali tau dan mulai nonton nonton MU itu awal 2007. Itu pun cuma mantengin pertandingan demi liat si ganteng Cristiano Ronaldo :P Trus menjelang akhir tahun itu, saat sudah memutuskan untuk setia jadi United, mulai ngeh sama Sir tapi gak sukaaa. Banyak banget pilihan pilihan Sir dalam menangani klub yang gak sesuai dengan keinginanku, terutama kalo menyangkut bursa transfer. Bisa sampai ngelempar TV pake bantal tiap liat berita. Lol. Sepanjang tahun 2008-2009 mulai mengenal MU luar dalam. Dan dari hasil baca sana sini, nonton sana sini, mulai sukaaaa sama Sir Alex.

Orang ini terlalu banyak kelebihannya dan sudah banyak juga orang orang lain yang membahasnya. Tapi ada satu hal dari perilakunya yang paling berkesan buat aku. Satu perilaku yang buat banyak orang underrated tapi buat aku bikin bangga. Sir Alex gak maruk dan terlalu banyak ngambil pemain dari negaranya sendiri. Aku gak begitu ngikutin bola yang sekarang, tapi aku ingat banget dulu gimana komposisi The Big Four waktu tahun 2007-2009. Chelsea yang dilatih Mourinho lumayan banyak orang Portugalnya. Rafael Benitez juga bawa beberapa nama Spanyol di Liverpool (yang aku ingat cuma Pepe dan Xabi sih), dan Arsenal juga ada beberapa nama Perancis. Di MU, setahuku yang dari Skotlandia cuma Fletcher (itupun pada waktu itu cuma pemain lapisan). Emang sih, ada kemungkinan ini dikarenakan gak banyak pemain jago di timnas negaranya. Tapi tetap aja, he's being thoughtful like that is awesomeee. Dan satu lagi nih ya, dia juga punya respect yang besar sama Inggris, dilihat dari pemainnya mayoritas orang Inggris (gak kayak tim yang itu tuuuuh :P). Mulai dari Paul Scholes, David Beckham, Rio Ferdinand, Wayne Rooney dan banyak lagi.

Another thing that I love the most about him is.... his focus!! Pandji pernah nulis ini kalo gak salah di blognya, tentang Sir Alex yang rela mengorbankan satu dua gelar gak penting untuk satu gelar bergengsi. Karna salah satu kunci sukses adalah tau apa yang tidak perlu dilakukan :)) Dan Sir Alex juga mengajarkan banget tentang apa itu proses dan bersabar dan surrender dan nikmatnya menjadi juara at the end of the day. Gak setiap musim MU dapat juara, gak setiap musim ada pemain bagus di MU, tapi dengan konsistensi, at the end of the day, kemenangan pada akhirnya akan tercapai. Dan kemenangan dengan proses (bukan dengan uang yang terlalu banyak hehe) rasanya manissss banget bikin melayang layang :')

I'm gonna miss him being scary. Dulu pernah nonton satu pertandingan EPL, lupa MU lawan apa. Pas babak pertama MU main payah, ketinggalan dari tim lawan. Trus pas babak kedua langsung jadi bagussss gitu mainnya. Lol. Kebayang deh gimana kerasnya semprotan Fergie di ruang ganti :'')

I used to hate him for selling Beckham, Tevez, Ronaldo, Ji Sung....

I always love anytime he's chewing his gum or having an interaction with Fred The Red or wearing his signature red tie.

Satu lagi yang bikin sayang Fergie, dia itu konservatif. Haha. Karna tua kali ya :P Benar benar kayak sosok kakek buat aku, makanya kadang aku manggil Opa juga :') Yang paling keingat pas baca biografi Rooney, di situ dia bilang kalo Fergie adalah orang yang paling ngedukung dia untuk settle dengan pasangannya so he can complete his life dan gak hura hura gak jelas. Bapak bapak banget kan??? :") Kalo ada pemain yang mulai keliatan songong pun langsung ditendang. Nyatanya, anak anak yang sempat berubah jadi songong pun (Ronaldo, Beckham), at the end of the day, mengakui kalo dia itu yang terbaik.

Ini beberapa artikel yang bikin pengen nangisss. Haha cengeng ya. But you don't know how much he means to me :') Dari awal suka MU yang diliat dia mulu. Klub lain ganti ganti tapi aku liatnya cuma dia :3





Mengutip kata kata dari Peter Schmeichel, "He's always said the day would come when something in his life wasn't right... Dissapointed, shocked, sad. Didn't think THAT day would be today."

Beberapa waktu lalu emang sempat terpikir kalo Fergie udah harus pensiun sih. Waktu itu gamenya pas winter, jadi dengan jaket tebal dan muka tuanya dia tetap ada di bench. Sedih gitu, Fergie kelihatan tua banget. Tapi jujur gak punya gambaran gimana ngeliat MU dengan manager selain Fergie. Takut kecewa, takut gak bisa sabar, takut gak bisa memahami. Tapi gak pengen bikin Fergie beban juga sih dengan berduka begini. Apapun keputusan Fergie, I'll gladly accept it. Aku yakin keputusan untuk pensiun tahun ini tuh benar benar udah dipikirin sama dia, dan alasannya juga pasti banyak banget and it matters. Enough is enough anyway. Cuma emang mau sedih sedihan aja, sehari aja ya Sir, mengenang yang dulu dulu :')

Bakal kangen Fergie yang anteeeeng banget tiap kali selebrasi (keseringan menang kali ya haha). Kalo foto foto juga seringnya nongol di belakang aja. Senyum karismatiknya yang kakek kakek banget. Hehe. The way he talks with the referee if there's something wrong, the way he talks with Mourinho (oh those good old days!), the way he greets the fans. Jahat ih, belum sempat ke Indonesia sebagai pelatih :((((

Sebanyak apa coba figure sepakpola di Inggris yang dapat gelar Sir? And he got it.

My favorite relationship in the history of football. LOL.

Personally, ini momen favorit aku sama Fergie

Aku selalu menganggap Rooney itu anak emasnya dan dulu gak ngerti kenapa, tapi sekarang ngerti

My two favorite people

His loveable smile

He loves wine too much :P

His signature tie. Love it!

Aku suka MU emang cuma dari 2007. Semenjak kuliah pun gak begitu ngikutin lagi. Ada jutaan orang yang punya memori lebih banyak tentang Fergie daripada aku, tapi memoriku pun cukup untuk aku respect gila gilaan sama dia.

Cuma ini yang bisa aku tulis di official facebook MU untuk official message buat pensiunnya Fergie.

It's really hard to express all my thoughts about the greatest manager in the world in just some sentences.

But to make it short, THANK YOU.

Thank you for giving me such a joy loving United (or even football, I might say)

Thank you for keeping me stay even many good players had gone already.

Thank you for being a very, very good role model with that much focus and determination.

Thank you for being loveable, scary, funny.

Thank you for being a grandfather who taught me everything in such distance :")

I will always love you, even without you being perfect. Keep healthy and live happily. United will always love you, forever legend!

Pensiunnya Fergie bikin kangen ngefans jungkir balik lagi. Menghabiskan malam Minggu dengan ESPN. Subuh subuh nonton Liga Champions. Ngoleksi segala hal tentang MU.

Still, and will always be a fan

Untuk menutup, sebuah quote dari Sir Alex yang pas banget dengan momen saat ini. Satu quote yang bisa bantu aku get over dari kepergian Ronaldo ke Madrid atau mungkin pensiunnya Fergie ini :))

"It doesn't matter who leaves, the name of Manchester United does not leave."
~Sir Alex Ferguson

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar