Kamis, 01 Januari 2015

Happy New Year!

2014 adalah salah satu tahun yang spesial.

Di tahun ini aku tepat berumur 20 tahun. Di tahun ini aku merayakan ulang tahun saat bulan puasa, di perantauan, bersama teman teman yang udah aku anggap keluarga.

Di tahun ini aku jalan jalan ke tempat baru. Mencoba banyak hal baru. Mulai dari nginap di losmen di Cilegon, hotel abal abal di tengah kota Jakarta sampai resort dengan pantai pribadi di Anyer. Menginap sendirian di hotel menyeramkan di Palangkaraya.

Menghabiskan dua tengah malam di Balikpapan. Nonton di Blitz untuk pertama kalinya.

Pertama kali terlibat dalam kepanitiaan event skala nasional (dan tentunya menjadi senewen!!!). Pertama kali tinggal sebulanan sama seseorang dalam satu kamar. Pertama kali tampil di depan puluhan orang, menjadi Cinta abal abal. Pertama kali dibuat jatuh cinta habis habisan sama satu perusahaan, tempatnya dan para pekerjanya :D Jatuh cinta ke Santan sama seperti  jatuh cinta ke Bali.

Kembali memenangkan kuis menulis. Kembali mencoba berenang secara rutin. Keluar lab di awal tahun untuk kemudian kembali masuk lab di akhir tahun ini.

Kembali merasakan kupu kupu di perut :)

Masih tetap lebih senang sendiri. Masih tetap suka membaca. Masih suka Kpop walau sekarang Sunsun dan OT9 itu hanya angan angan.

Duh kalo nulis year in review gini rauwis uwis. Haha.

Akhir tahun ini, tanggal 31 Desember 2014 sendiri adalah salah satu hari paling spesial yang mau aku abadikan di blog ini. Dimulai dari ngelab sampai siang. Gagal. Kembali merasa nol dan aku gak suka itu. Trus makan siang di Andre bersama Ayu, Nurul dan Kendar. Sesiangan itu ada rencana mau jalan sama Lini atau Nelli atau apalah biar new year’s eve gak suram suram amat tapi akhirnya gak jadi juga haha.  Sampe rumah tidur. Sore bangun trus langsung beresin semua sudut kos, mandi, dandan cantik dan keluar cari makan.... sendirian :D Iya aku emang suka nekat dan random gitu. Aku cuma pengen menyenangkan diri sendiri dengan memberi warna cerah di hari terakhir ini. Biar menjadi salah satu kenangan indah dari 2014 :”

Sebelum berangkat aku nonton Net dulu buat update berita pesawat Air Asia yang hilang. Jujur dari awal ada kasus ini aku gak begitu mau terlalu tau, cukup mendoakan saja. Aku gampang banget nangis soalnya haha cengeng emang, nangisnya nangis ngejer gitu lagi. Dan bener aja kan aku nangissss. Nangis karna ada yang lebih menyedihkan hidupnya daripada aku jadi aku harus lebih banyak bersyukur dan berdoa untuk kebahagiaan dan ketabahan orang orang itu.

Anyway, akhirnya aku beneran keluar habis maghrib. Rencananya mau beli kebab dan mie goreng di Jaya. Tapi ujung ujungnya aku malah belok ke warung nasi goreng pinggir jalan dekat Azzahra. Aku anggap itu sebagai simbolisasi dari aku yang mau berubah dan mencoba lebih banyak hal baru di tahun 2015 (udah iyain aja). Makan sendirian? Wesbiyasa.  Tempat makan itu terdiri dari satu meja panjang. Saat itu selain aku, ada bapak bapak di ujung kiri, trus ada sepasang orang pacaran dan seorang mas mas di sebelah kananku. Nah pas selesai makan, mas di sebelahku itu ngeluarin uang 100 ribu dan malah ngebayarin semua orang yang makan di situ. Lol. Weird enough. Not that I complain :p Akhirnya setelah berterimakasih sama masnya aku pulang. Nonton Net Miliuner yang thrilling banget itu haha. Mengerjakan tugas PALI. Selfie akhir tahun. Minum Milo di awal tahun sebagai simbolis bahwa aku akan meminum lebih banyak kebahagiaan (for me, milo kaleng dingin = kebahagiaan) tahun depan. AMIN.

Resolusi 2015? Ngikut Raisa aja ya, makin rajin sholat! :D

Salah satu momen paling fun, waktu ikutan event Ice Cream yang chaos itu :p

Ini termasuk jalan jalan paling gak mutu tapi karna dilalui sama manusia manusia keren tetap menyenangkan :D

Satu lagi tempat baru didatangi di tahun ini :)

#Bestof2014

Rabu, 17 Desember 2014

Dibuang Sayang

What would I do in South Korea? Running Man has given me so many answers :D

Suwon World Cup Stadium. Pengen ke Park Ji Sung corner terutama!!! Trus ngeliat kursi kursi di Suwon yang masing masing dikasih nama sesuai dengan residen Suwon. Keren banget kan? Trus ya wondering around aja mengenang PD pertama yang aku ikutin J
Gwacheon National Science Museum. Pertama, museum ini gedeeee banget jadi pasti puas banget ngelilinginnya. Berdasarkan yang aku liat di Running Man, ada beberapa spot yang pengen banget aku datangin. Salah duanya adalah Advanced Science and Technology Hall yang ada miniatur pesawat A380 dan Children Hall yang bakal lucu banget buat difoto foto.
Namsan Tower. Rasanya bangunan ini selevel sama Menara Eiffel di Paris maupun Monas di Jakarta. Must see tourist attraction. Sama seperti orang orang, aku juga pengen kesini sama that special someone trus naruh gembok deh di puncaknya hihi. Mainstream abis tapi gimana dong :D
Lotte Theme Park (Lotte World)I just love theme park to the moon and back. Enough said.
National Museum of Contemporary Art. Aku personally emang sangat suka seni kontemporer karna kadang randomnya kebangetan haha. Kan seru tuh buat jadi background foto foto (teteup).
SBS Broadcast CenterHaha ini keliatan banget ya subjektifnya. Tapi seriusan pengen banget kesiniii. Ngeliat spot spot yang beberapa kali aku liat di Running Man. Trus juga set set dari show yang selama ini cuma aku liat di layar laptop. Syukur kalo sekalian ketemu sama artis juga di sana :D
Boramae Safety Experience Center. Salah satu landmark di Running Man yang paling aku suka. Banyaaak banget hal yang bisa dieksplor di sini. Dan juga konsepnya edukatif jadi tambah pengen banget deh kesini.
Lotte Mart. Terutama di toko mainannya yang terbesar se-Korsel itu yaaa. Dan paling penting, wajib beli boneka Pororo kalo ke sini :D
Ansung Natural Resort. Simply karena aku kemakan banyak Kdrama kali ya, yang banyak memasukkan aktivitas sauna ini di dalam ceritanya. Tapi ya pengen juga deh merasakan aktivitas yang  udah jadi normal lifestyle buat masyarakat lokal. Biar bisa membaur gitu tentunya.
Hongdae StreetPengen strolling around aja. Nyobain tempat makan yang enyak enyak. Belanja barang barang lucu khas Korea.
Dongdaemun Night Market. Nah kalo di sini juga pengen strolling around aja semalaman sambil makan makanan jalanan yang gak sehat tapi enyak enyak.
Gapyeong’s French Culture Village. Yang udah nonton Man Who Came From The Stars pasti tau ya tempat ini ada di salah satu adegan legendaris di drama itu. Tempatnya lucu banget, banyak spot bagus buat foto foto hehe.
Paju’s English VillageSejenis sama French Village, tempat ini juga pasti perfect banget buat foto foto. Cetek sih, tapi pengen banget kesini ya buat foto foto aja.

Ps, kalo rajin dibuat lanjutannya. Kalo enggak ya udah sampe sini aja.

Senin, 15 Desember 2014

Dear

Kupu kupu brengsek yang akhir akhir ini sering muncul lagi....

Can you just, dissapear?

Sabtu, 13 Desember 2014

These Movies Define Me

Salah satu highlight tahun ini dalam kehidupan baca membacaku selain kehadiran buku Sabtu Bersama Bapak (this book is simply the best) adalah hadirnya Linimasa yang bikin tiap hari selalu ada materi untuk dimasukkan ke otak. Udah pada tau kan ya, jadi gak perlu kujelaskan lagi. Buat yang masih bingung silahkan klik di sini.

Nah kebetulan pas akhir tahun ini, Linimasa mengadakan kuis menulis berhadiah DVD film original. Wih. Mau juga dong ya aku ikutan dengan alasan :

1. Lumayan jadi ada bahan nulis blog dan jadi 'kewajiban' biar blog ini gak kosong mulu :D
2. Hadiahnya bisa jadi kado ultah buat seseorang
3. Hadiah satunya, rencananya, mau dijadikan hadiah untuk seorang idola yang udah lama gak kedengaran kabarnya

Oke intinya saya gak modal ya, ngincar hadiahnya biar bisa dikasihkan lagi ke orang lain. Haha. Tapi ya udahlah kembali ke nomor satu aja, yang penting nulis :D

Oke jadi peraturannya kita disuruh menuliskan tentang dua film paling membekas yang ditonton di tahun ini. Hmmmm, I'm not a movie lover to begin with, jadi setahunan ini aku emang gak terlalu banyak nonton film. Tapi berhubung aku lagi ada project ini juga jadi adalah beberapa kali nonton film. Dan so far, yang paling gak terlupakan adalah dua film ini :

1. Like Father Like Son


Udah pernah mempersembahkan satu postingan khusus untuk membahas film ini aja. Haha. Langsung aja klik di sini. Jadi intinya ya, aku nonton film ini Ramadhan kemaren, tengah malam. Dan menjelang ending filmnya aku nangis ngejer. Gitu terus sampe tidur. Besok paginya pas bangun aku.... nangis lagi.

Di Linimasa juga pernah dibahas tuh film film mengenai sosok ayah. Kalo gak salah yang nulis Mas Nauval. Nah dari sekian film yang disebutkan, sebagian udah aku tonton. Sebagian lagi aku sekedar tahu premisnya. Tapi jujur, tidak ada satupun sosok ayah yang aku kenal sehari - hari (abahku sendiri tentunya) yang dapat digambarkan dalam deretan peran di film film itu. Cuma lewat pemeran utama di film ini aku menemukan "abah". Menemukan karakternya, pilihan hidupnya, cara mencintainya. Nyaris mirip banget deh. Makanya dari film ini aku sadar kalo suatu film itu bisa menjadi forever favorite mungkin karna unsur personalnya.

Di tahun ini jujur hubunganku sama Abah lagi diuji banget. We were mad at each other. We had TWO big fights in a year, dan itu bikin sakit banget. Tapi setiap kali nonton ulang film ini, aku diingatkan kembali untuk mengerti setiap keputusan yang dia ambil. Kalo aku dan beliau memang berbeda, tapi that's okay and it should be just fine. Aku gak harus menjadi dia, dan aku gak harus menganggapnya sempurna hanya karna dia ayahku. Again, film ini personal banget buat aku, jadi mungkin gak semua akan ngerti apa makna dari ocehanku barusan. Haha.

Dari segi teknis sendiri film ini udah bagus banget kok. Jadi tonton aja ya. Thank me later :D

2. Ada Apa Dengan Cinta?


Oke, aku akui ini aib.

Jadi seumur hidupku, aku baru serius nonton film ini dari awal sampai akhir tanpa hilang fokus itu ya baru baru ini aja. Ya kali waktu filmnya pertama booming kan aku masih SD dan mana peduli nonton TV. Taunya main di sungai aja haha. Ceritanya, semenjak iklan LINE Reuni AADC rame, aku dan teman teman pun kejangkit virusnya. Kita jadi mempertanyakan purnama di Jakarta dan New York itu bedanya di mana yaaaa. Trus ada si Ilham deh yang download filmnya dan ujung ujung kita nonton bareng di kosku :D

Trus ya sukaaaaa banget. Sama referensi 90-annya yang kental. Sama buku curhat (walaupun aku masih SD, tapi aku bikin ginian juga loh dulu. Sama Via dan Yuli :p). Sama puisi Rangga di akhir cerita. Sama karakter geng Cinta yang membumi banget. Sama semua lagu soundtrack-nya yang bagus (Melly Goeslaw at her best). Sama dialognya yang sampai sekarang pun masih jadi inside joke anak Chess (angkatan kuliahku).

Later, karna kecintaan kami sama AADC ini, kami buat parodinya pas Malam Keakraban Program Studi. Ilham sebagai penulis skenario dan sutradara (nah nyata kan siapa yang paling kena efeknya dari AADC haha), deretan para dubber yang casting-nya serius banget dan dipikirin seluruh Chess haha (Rahmi sebagai Cinta, Kendar sebagai Rangga, Noli sebagai Alya, Aku sebagai Maura, Meitha sebagai Milly, Brena sebagai Karmen), Brena sebagai asisten sutradara, Kendar sang sound engineer dan para pemeran pas hari H yang tinggal komat kamit aja. You guys are awesome *emot lope lope*

Ini link Soundcloud buat yang mau dengar versi dubbing-nya. Videonya nyusul kalo ada kuota haha.



Ps, jangan kaget sama twist-nya ya. Haha.

***

Yak segitu dulu kali ya postingan ini. Jangan lupa buat ikutan kuis Linimasa juga. Tinggal bikin postingan di blog/note FB tentang dua film paling membekas yang kalian tonton tahun ini trus taruh deh link postingannya di sini. Deadline-nya sampai tanggal 14 Desember 2014 jadi buruan jangan ketinggalan :D

Selasa, 02 Desember 2014

Selamat Datang, Desember

Okay, judulnya norak banget ya. Gak kalah sama bocah bocah Twitter yang biasa ngomong sama bulan di hari pertama tiap bulannya (dan aku termasuk bocah itu, dulu)

Tapi seriusan selamat datang, Desember. Selamat datang, musim hujan. Banjarbaru sekarang nyebelin banget. Lagaknya udah kayak Bon Temps, hampir gak ada matahari gitu tiap hari. Anyway, maaf banget ya diri sendiri, gak bisa nulis apa apa di bulan November. Gagal lagi deh target satu bulan satu post. Huhu.

Habis dua bulan kemaren itu asli sibuk banget. Ya sibuk fisik, hati sibuk juga. Oktober aku di Santan buat Kerja Praktek di Chevron Indonesia Company (what a great, great memory it is) :D November aku sibuk menyiapkan Seminar Proposal Penelitian, trus ngejar ketinggalan tugas maupun UTS, sibuk mempersiapkan penurunan jabatan Himpunan dan tentunya juga sibuk persiapan Seminar KP. Pusing cin.

Ini di Main Office. Duh kangen Santaaaan.

Tapi semakin dihajar deadline malah semakin suka ngabur buat cari kesenangan sendiri. Mulai dari seharian ngadem di salon menghabiskan uang (gak papa ya Dit, yang penting bahagia), jalan jalan ke Pelaihari (tepatnya ke Bukit Kahyangan), karaoke sampai dua kali dalam dua bulan aja, nge-mall, bikin pentas seni dan menjadi Cinta bersuara Maura (am so going to upload the video soon when I'm home :D), perpisahan Himatekkim (nginap di villa, api unggun, nge-labirin sampai outbound), main Get Rich. Duh anak Chess ini emang gak ada matinya dah.

Cinta dan Rangga

Hati juga sibuk. Terutama karna lagi proses kreatif bikin cerpen ya. Ya Allah kayaknya dulu waktu SMP gak serempong ini deh nulis cerita. Tapi karna ini niat banget nih pengen nulisnya dari hati jadi ya udah deh diikutin aja alurnya.

Cerita yang aku tulis kali ini sih mood-nya ya sama kayak beberapa cerita yang pernah aku tulis. Suram suram gloomy gaje gitu (lol genre macam apa ini haha). Secara dulu pernah coba nulis cerita cinta anak SMA gak berhasil juga kan huhu. Jadi ya udah tetap berpegang pada jati diri yang ada. Nah pas di ending bingung deh. Pengennya nulis happy ending, tapi feel-nya belum dapet. Terus stuck. Bete.

Membangun mood dengan lagu juga udah gak seampuh dulu. Dulu mah dapat lagu, dengerin, baru nulis sesuai feel lagu itu. Kalo sekarang alurnya balik. Udah tau mau nulis gimana, baru cari lagu yang pas buat membangun mood. Gak dapat lagu? Gak dapat mood. Bete deh. Udah bikin playlist sih, semoga dalam beberapa hari ke depan udah bisa dituliskan bener bener deh endingnya. Ngegantung gini kan sebel juga, ya walaupun cerpen ini juga bakal jadi konsumsi pribadi aja sih haha.

Ini isi playlist-nya :

1. Pemilik Hati
2. Malaikat Juga Tahu
3. Bodohnya Diriku
4. Barriers
5. XO
6. Not A Bad Thing
7. Next to You
8. Sometimes
9. Akal Sehat
10. Unbelievable
11. A Whole New World
12. Satu Yang Tak Bisa Lepas
13. You
14. Sepatu
15. All of Me

Kebayang cerita cerpennya gimana? Ada beberapa lagu yang irrelevant sih dan jatuhnya ganggu. Hehe.

Hati juga sibuk menetapkan pilihan. Cinta? Sayang? Egois? Ngayal? Kasian? Me being me? Hidup kembali lagi ke masa masa SMA. Tapi kayaknya ini bakal lebih menyakitkan deh. Kebayangnya sakit banget, makanya nulis cerpen happy ending aja jadi gak sanggup.

Trus apa ya? Oh iya, galau akademik. Ini tidak lebih menyakitkan dari galau hati sih, tapi sekali nusuk ya udah, tertusuk. Duh maafkan becandaan garing bertubi tubi itu ya. Lagi suka baca buku Adhitya Mulya jadi becandaannya kejangkit deh haha. Iya, galau akademik. Mikir gimana ngelakuin Penelitian (mulainya darimana yok laaaah), mikirin Seminar KP dengan pembimbing dewa yang kritis, mikir judul TA apa and how to do it in the shortest time possible. Again, pusing cin. Eh trus beberapa hari ini ada berhubungan sama teman SMP dan SD yang sama sama ambil Tekkim. Ih kangen kalian! Sekar sahabat sejak SD juga ambil Tekkim di ITK, Zai dan Novi ambil D4 dan D3 di Poltek. Lucu mengingat kita biasa ngobrol bego bego gak penting sekarang malah sharing hal hal berat. How time flies :"

See you soon, toodles! :D