Minggu, 13 Desember 2015

Time Management (or so)

Aku gak bakal menjabarkan keseharianku ya, karna pengaturan waktuku juga masih buruk huhu. Jadi di sini aku mau bagi bagi tips kehidupan deh. Topiknya tentang kebiasaan kebiasaan biar sukses, yang tentunya juga berhubungan dengan manajemen waktu. Curated from one of the articles here : enterpreneur.com

  1. Meditasi secara rutin. Buset, meditasi di sini gak kayak yang di novel novelnya Dewi Lestari yang aku juga gak ngerti maksudnya itu ya. Meditasi ini maksudnya melakukan hal hal ini : rileks, gak grasak grusuk, berolahraga (saat berolahraga, pikiran kita memang layaknya meditasi, bikin tenang gitu), makan sehat (you can actually achieve that!! You can!! *ini ceritanya motivasi diri sendiri juga, tapi aku pernah membuktikannya beneran loh*) dan tidur cukup (8 jam sehari adalah kewajiban).
  2. Bangun lebih awal. Poin ini penting banget. Jadi aku pernah ngobrol dengan Mama dan acilku dan kami membahas soal kebiasaan bangun pagi mama dan abahku. For sure, they are the true success people I know in my life and I couldn't be more proud. Aku tau banget perjalanan karir orang tuaku dari orang yang biasa aja sampai alhamdulillah bisa punya kemampuan finansial seperti sekarang. They do like to wake up early. Mengutip mamaku, bangun paginya aja dulu, akan selalu ada yang bisa kamu kerjakan.
  3. Bergaulah. Kuncinya ada empat. Pertama, bicara dengan banyak orang. Kalo menurutku ya, gak ada samasekali batasan moral siapa yang seharusnya jadi lawan bicara kita. Be it Obama, Rhoma Irama or even that weird girl in class. Talking to people open up many things to you, and of you. Kedua, be sincere and emphatetic. Ini agak susah sih, buat sebagian orang (khususnya pemilik blog ini hehehe). Tapi bisa diasah terus kali ya kemampuan menjadi tulus ini dengan lebih banyak membuka telinga dan mata dan hati :)) Ketiga, jaga trus kontak. On daily basis. This is the main reason why I open Facebook every night, check BBM Timeline every three hours, even I also use Path now! And comment a lot (gak fisikly atau hal hal personal lainnya juga ya. Akan selalu ada topik yang lebih penting kok)! Buat aku yang gak terlalu suka ngobrol, ini bisa jadi peer banget. Tapi aku percaya membangun "kehadiran" kita sama orang orang itu penting, biar gak disangka cuma hadir kalo ada maunya doang hehe. Oh iya, perbanyak ketemuan langsung juga. Ini juga peer banget buat aku yang gak pedean (!!!) Tapi aku percaya deh, dengan ketemu langsung, ngobrol langsung, hubungan dua individu bakal lebih erat. Keempat, stay up to date about current issues around the world. Ini akan membantu banget saat kita bergaul karna meningkatkan perbendaharaan topik dan menghindari kita membahas hal hal yang gak seharusnya dibahas.
  4. Kalo bahasa Inggrisnya sih keep yourself busy, tapi kalo versi Dahlan Iskan ya "Kerja! Kerja! Kerja!" Jangan manja kerja apa, pasti ada yang bisa dikerjain deh. Ya intinya jangan banyak ngelamun dan terlalu banyak buang waktu kali yaaa *pecut diri sendiri*
  5. Tahu kapan harus bilang tidak. Menjadi orang yang gak enakan itu pada suatu masa bisa jadi racun banget loh. Ingat, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Bahkan di saat badan kita udah rontok, kita gak akan pernah bisa. Jadi know yourself first ya. Tau kondisi diri dan kemampuan dan percaya deh sama diri sendiri. Believe your own guts.
  6. Jangan nonton TV! Baca aja yang banyak. Ini kedengaran sangat menyerang ya buat yang hobinya memang nonton TV. Tapi menurutku, media yang sudah terkurasi seperti televisi, radio dan koran itu memang lebih rentan disalahgunakan banyak pihak. You know, banyak iklan, trus cara pandang kita kan bisa diputar habis habisan. Belum lagi di negara kita ini industri TV kebanyakan dipegang sama pejabat pejabat parpol gitu. Netral, my ass. Memang gak semua acara di televisi jelek, tapi kita harus benar benar menyaring semua yang kita tonton deh.
  7. Membuat to-do-list per hari setiap malam. Di aku, ada tiga kunci tambahan. Sesuaikan kondisi (kamu pasti tau kondisi kamu sendiri. Awal awal memang masih meraba, tapi setelah berhari hari pasti makin jago aja), pakai nomor (ini penting banget, untuk mengatur mana yang prioritas dan mana yang enggak) dan patuhi!!!
  8. We have to set goals, plan, and visualize! Nah ini nih yang masih jadi peer banget buat aku. Kadang masih bingung tujuan aku buat beberapa tahun ke depan itu apa. Jadi seperti yang udah aku tulis di sini, musti secepatnya bikin mind map mengenai rencana setahun ke depan, lima tahun ke depan, dan seterusnya. Investasi waktu sehari atau seminggu buat semedi, biar langkah ke depan lebih jelas dan terarah :)
  9. Musti pintar pintar mengatur keuangan. Gak bisa dipungkiri ya, sukses selalu identik dengan banyak uang. Gak usah sok idealis deh asal bisa berkarya, jadi gak mikirin bayaran. Kenyataannya, dengan kita punya banyak uang, langkah kita dalam melakukan kebaikan bakal lebih lapang juga. Dari artikel itu, ada empat kunci utama untuk poin ini. Pertama, investasikan uang dengan bijak. Beli tanah, main saham, berdagang, ada banyak cara dan hitungan plus minusnya bisa kita pelajari sendiri dari hari ke hari. Aku cocoknya invest ke mana, di daerahku ada peluang bisnis apa, gitu gitu emang pelajaran sehari hari, yang mana kita harus paksa otak untuk selalu berpikir. Kedua, selalu cari peluang baru. Karena dunia ini sangat dinamis, jadi kita juga gak boleh terus statis di zona nyaman. Jatuh? Bangkit lagi! *pecut diri lagi*. Ketiga, selalu sedia simpanan darurat. Dan keempat, selalu sempatkan untuk berbagi kepada sesama. Yang terakhir itu, selain memang sudah menjadi kewajiban di agama, juga bisa membuat hati kita lebih terpacu untuk trus menghasilkan uang. Karna gak ada yang lebih membahagiakan selain bikin bahagia orang lain, even strangers (makanya poin nomor 5 susah banget ya dilakukan hehe).

See you next week from Pare!

Cerita #LifeinPare #DitainPare dan lain lain nanti aja kalo udah pulang hihi. Baru juga empat hari di sini :P

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar